
A. Latar Belakang
Kesehatan mental / mental health merupakan suatu kondisi psikis atau kejiwaan pada seseorang yang patut diperhatikan saat ini. Kesehatan mental meliputi emosi, psikis, dan kesejahteraan sosial. Hal ini sangat berpengaruh bagi kita bagaimana cara menyikapi emosi, stress, psikis atau semua masalah yang kita hadapi. Semua orang mungkin tidak menyadari apakah Kesehatan psikisnya sedang tidak baik-baik saja atau biasa, tapi kita harus peduli bahwa Kesehatan mental itu sangat penting. Dampak bagi Kesehatan mental sendiri apabila buruk sangat mempengaruhi aktivitas yang biasa kita lakukan sehari-hari. Peristiwa negatif yang biasanya terjadi pun sangat banyak sekali.
Seluruh Masyarakat Indonesia diharapkan sangat memperhatikan Kesehatan mental saat ini, terlebih lagi untuk remaja/mahasiswa. Banyak remaja saat ini yang merasa Kesehatan mentalnya tidak baik-baik saja. Hal ini sangat berpengaruh negatif pada pendidikannya dan juga lifestyle remaja itu sendiri. Terlebih lagi, factor kerusakan mental pada remaja kebanyakan berasal dari teman atau lingkungan sekitar dan ekonomi. Sehingga, tidak jarang banyak remaja saat ini yang merasa banyak memikir beban yang pada akhirnya tidak kuat untuk ditahan dan menimbulkan beberapa perilaku negatif. Hal ini juga memungkinkan dikarenakan masa transisi mereka yang hendak dewasa. Proses olah pikir belum siap ditambah dengan kenyataan di luar dugaan yang membuat mereka tidak kuat menahan kondisi yang terjadi.
Tujuan saya menulis opini ini ialah sebagai edukasi pada kita semua, bahwasannya mental health remaja Gen Z saat ini perlu diperhatikan. Tidak hanya itu juga, peran apoteker atau tenaga Kesehatan yang lain juga sangat penting dalam menangani atau memperhatikan Kesehatan mental remaja/mahasiswa saat ini.
Tenaga Kesehatan di Indonesia saat ini sangat banyak pengaruhnya bagi Masyarakat. Tidak hanya itu, perkembangan teknologi masa kini juga memberikan banyak manfaat pada dunia Kesehatan. Obat-obatan yang dibantu teknologi masa kini disertai dengan pengetahuan racikan apoteker menjadikan modalitas utama pengobatan untuk banyak penyakit mental. Dalam hal ini, peran apoteker memiliki posisi yang ideal dalam menangani gejala penyakit mental yang diderita pasien. Peran apoteker dalam Kesehatan mental mulai dari apoteker komunis yang rutin menemui pasien hingga apoteker spesialis Kesehatan mental, meraka sudah sangat maksimal mengoptimalkan perawatan dan pemberian obat pada pasien Kesehatan mental yang dirawat di fasilitas klinik sesuai dengan pengetahuan diri mereka masing-masing.
Para apoteker juga tidak hanya menangani pasien tertentu saja, pasti dari mereka memiliki pengalaman dalam pemberian obat baik dari usia anak-anak, remaja, atau pun dewasa. Hal ini berarti apoteker sudah memiliki cukup banyak pengalaman bagi pasien Kesehatan mental. Dikutip dari beberapa jurnal internasional yang telah saya baca, bahwasannya terdapat beberapa peran apoteker dalam pelayanan Kesehatan mental salah satunya ialah ,Apoteker sebagai bagian dari Tim Multidisiplin. Apoteker diberi Amanah berkat bakat keprofesionalnya terkait farmakoterapi, hal ini dapat berguna bagi pasien remaja atau mahasiswa yang Kesehatan mentalnya tidak baik-baik saja. Adapun caranya dengan kontribusi tim layanan Kesehatan yang lain terkait pentingnya Kesehatan mental bagi remaja dengan cara promosi Kesehatan dan modifikasi gaya hidup mahasiswa atau remaja. Tidak hanya itu juga, apoteker harus selalu mengecek kualitas obat yang bagus kepada pasien Kesehatan mental apabila mendapatkan resep dari psikiater dan memastikan penggunaan obat yang aman dan mujarab kepada pasien.
Tidak hanya itu, apoteker juga harus bisa membaca lingkungan sekitar yang sedang terjadi saat-saat ini, dan selayaknya memberi edukasikepada remaja/mahasiwa bahwasannya mental kita masinng-masing perlu diperhatikan. Sehingga, apabila ada masalah apoteker bisa menjadi layanan bincang-bincang ringan atau curhat terkait masalah yang terjadi, apabila masalah sudah kompleks dan pasien sudah tidak kuat diharap konsul ke psikiater. Di era teknologi canggih saat ini, pemberian edukasi lewat promosi Kesehatan dapat dilakukan lewat media sosial. Hal ini dapat memberikan pengaruh positif terhadap remaja/mahasiswa di seluruh Indonesia. Promosinya dapat dilakukan lewat pembuatan artikel, konten edukasi, opini di media massa, dll. Hal ini diupayakan untuk remaja/mahasiswa yang sedang mengalami overthinking, stress, depresi, atau gangguan Kesehatan mental yang lain terkait masalahnya dapat ke-trigger¬ untuk lebih peduli terkait Kesehatan psikisnya. Tujuan dari hal ini juga untuk menghindari perilaku negatif yang dilakukan remaja/mahasiswa yang dapat menghambat masa depannya yang cerah juga sebagai penerus bangsa nanti.
TERIMA KASIH
IDENTITAS :
• Nama : Ismi Abida
• Prodi : Farmasi
• Fakultas : Fakultas Ilmu Kesehatan
• Perguruan Tinggi : Universitas Muhammadiyah Malang