Oleh: Keysha Caroline F
JurnalPost.com – Selama hampir genap 1 bulan tahun 2024 dimulai, kita khususnya warga JABODETABEK kerap diterpa curah hujan yang ekstrem. Hal ini didorong dengan adanya pernyataan himbauan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta yang meminta warga untuk waspada terhadap cuaca ekstrem hingga 1 Februari 2024. BPBD mengatakan BMKG telah memperingatkan soal potensi peningkatan curah hujan sedang hingga lebat.
“Waspada cuaca ekstrem pada 29 Januari-1 Februari 2024. Berdasarkan siaran pers BMKG, hasil analisis terkini mengidentifikasi adanya potensi peningkatan curah hujan intensitas sedang-lebat pada 29 Januari-1 Februari 2024 di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya,” kata Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji dalam keterangan tertulis, Selasa (30/1/2024).
Dia mengatakan kondisi tersebut dipicu aktivitas Monsun Asia disertai potensi seruakan dingin. Hal itu disebut akan berpengaruh terhadap peningkatan massa udara basah di wilayah Indonesia bagian barat dan selatan ekuator.
Selain itu, masih aktifnya gelombang ekuator Rossby dan Kelvin di sekitar wilayah Indonesia bagian tengah turut memicu pembentukan awan hujan serta terbentuknya pola belokan dan pertemuan angin yang memanjang di selatan ekuator sebagai dampak dari penguatan angin Monsun Asia. Kabar ini tentu menjadi kabar yang tidak mengembirakan untuk para warga DKI Jakarta dan sekitarnya. Banyak aktivitas yang terhalang sebab curah hujan yang tinggi setiap harinya.
Kondisi yang dipicu aktivitas Monsun Asia disertai potensi seruakan dingin ini dapat memicu adanya keadaan berbahaya seperti rawan kecelakaan dan bencana alam. Tidak jarang kasus kecelakaan ditemukan selama cuaca ekstrem berlangsung. Adapun beberapa kasus yang dapat dipicu oleh cuaca curah hujan ekstrem, antara lain :
● Cuaca ekstrem ini dapat mengganggu pandangan sehingga banyak pengendara bermotor menjadi korban kecelakaan dijalan akibat dari angin dan curah hujan deras
● Pohon tumbang akibat dari angin yang kencang membahayakan orang sekitar
● Jalan yang berlubang tertutup genangan air dapat memicu kecelakaan dijalan
● Banjir dapat membawa banyak sumber penyakit, selain itu banjir dengan arus yang kuat dapat membawa keadaan berbahaya seperti mengahanyutkan seseorang
● Tanah longsor akibat pengikisan tanah oleh air hujan yang terus menerus
Kemungkinan-kemungkinan diatas tentu bukan tidak mungkin terjadi dengan adanya kondisi cuaca ekstrem. Maka dari itu, sebagai masyarakat sudah sepatutnya kita menjaga diri dengan selalu waspada dimana pun kita berada. Untuk bencana banjir sendiri sudah menjadi isu yang tak kunjung terselesaikan khususnya di DKI Jakarta. Adapun berita terbaru mengenai keadaan banjir di ibu kota kita berdasarkan Kompas.com yaitu 7 RT di Jakarta Barat terendam banjir sedalam 60 cm.
Sungguh miris memikirkan bahwa kejadian seperti ini menjadi sebuah hal yang selalu kita dengar setiap kali curah hujan meningkat. Sebaiknya terdapat dialog kerjasama antara pemerintah dan masyarakat untuk menanggulangi serta mencegah adanya bencana yang disebabkan cuaca ekstrem yang tidak dapat dicegah ini. Peran pemerintah dan masyarakat disini sama-sama penting. Pemerintah membutuhkan masyakarat untuk tetap menjaga diri dan waspada dimana pun mereka berada, sedangkan masyarakat membutuhkan pemerintah untuk mengeluarkan kebijakan yang dapat membantunya mendapatkan fasilitas yang nyaman.
Cuaca yang ekstrem memang tidak dapat kita cegah, namun banyak pencegahan yang dapat kita lakukan demi mengurangi adanya dampak dari cuaca ekstrem tersebut. Dalam beberapa hari ini, himbauan dari BPBD DKI dan BMKG sudah cukup untuk mendorong kita untuk lebih berhati-hati dalam menjalani keseharian dan sedia payung serta jas hujan kemanapun kita pergi.
Selagi menunggu adanya kebijakan pemerintah untuk menanggulangi banjir dan kemungkinan bencana lainnya, alangkah baiknya kita memanfaatkan fasilitas yang sudah ada. Banyak hal yang dapat kita manfaatkan saat ini, seperti :
1. Call center Jakarta Siaga 112 untuk membantu masyarakat dalam keadaan darurat
2. Laman BMKG untuk mengetahui prakiraan musim hujan di 2024
3. Situs informasi potensi banjir yaitu https://pantaubanjir.jakarta.go.id/peta-banjir-berbasiskan-rt, dengan adanya situs ini masyarakat dapat teredukasi mengenai keadaan saat ini dan dapat mempersiapkan diri apabila lingkungan sekitarnya akan dan terkena bencana banjir
Selain dari tiga hal diatas, penting juga untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesiapsiagaan dan penanganan darurat. Selain mengandalkan pemerintah, kita sebagai masyarakat juga memiliki peran penting dalam memperjuangkan kebijakan dan langkah-langkah perlindungan lingkungan. Dengan meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesiapsiagaan dan penanganan darurat di tingkat individu dan keluarga. Hal ini dapat dilakukan dengan menyusun rencana darurat, seperti menentukan titik evakuasi dan persiapan perlengkapan darurat, agar kita dapat bertindak dengan cepat dan efisien dalam situasi darurat. Dengan demikian, kita semua dapat berperan serta dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman dan berkelanjutan untuk generasi mendatang.