Kembali
Mode hapus aktif. Klik paragraf, foto, judul, tabel, atau bagian lain yang tidak ingin masuk PDF.
JurnalPost.com

PERAN MAHASISWA ILMU KESEJAHATERAAN SOSIAL DALAM MEMBANGUN KEPERCAYAAN DIRI ANAK PANTI ASUHAN KEMULIAAN HATI IBU

Tim Editor: Redaksi · Tanggal: 7 Juni 2024

JurnalPost.com – Kurang percaya diri adalah masalah yang sering dialami oleh banyak anak.ketidak mampuan untuk pada diri sendiri dapat menghambat perkembangan mereka,baik hal dalam akademis,sosial,maupun emosional.Anak-anak kurang percaya diri mungkin merasa ragu-ragu untuk mengambil insiatif,takut gagal,atau khawatir tentang pandangan orang lain terhadap mereka.Tetapi Tentu ada solusi dalam mengatasinya, Fitri Handayani Mahasiswi Universitas sumatera utara (USU) mempunyai solusi untuk membangun kepercayaan diri pada anak tersebut.

Sebagai Mahasiswa Semester 6, Fitri Handayani Manalu (210902007), Melakukan PKL di Panti Asuhan Kemulian Hati Ibu Jl. Terompet No.88, Titi Rantai, Kec. Medan Baru, Kota Medan, Sumatera Utara. dengan supervisor sekolah Ibu Dra. Erni Asneli Asbi.M.Si dan Dosen Pengampu pada mata kuiah PKL 1 yaitu Bapak Fajar Utama Ritonga S.Sos.,M.Kesos.

Fitri Handayani sudah melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL), yang merupakan mata kuliah wajib para Mahasiswa/i Ilmu Kesejahteraan sosial Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara. Kegiatan PKL ini berlangsung selama kurang lebih 3 bulan dari pertengahan Maret sampai Akhir Mei.

Pada pratikum pertama ini saya melakukan mini projet guna menyelesaikan masalah pada klien dengan metode mikro. sebelum itu untuk mendekatkan diri kepada klien saya berbagi macam kegiatan di panti tersbut antara lain: bermain game, belajar bersama membuat kerajinan tangan (membuat gelang) dan mewarnai.

Dalam permainan yang saya lakukan ada beberapa hukuman yang diberikan guna memacu keseriusan dalam bermain, hukuman yang saya buat yaitu bernyanyi, Hukuman yang saya lakukan dapat memacu kepercayaan diri anak-anak panti asuhan untuk tampil di depan umum.

Selain bermain game, belajar membuat kerajinan tangan dan mewarnai saya memberikan beberapa materi tentang 5S senyum,sapa,salam santun dan sopan yang sesuai dengan poster yang tempelkan di panti.Untuk melaksanakan mini projett dalam PKL 1, saya mengambil satu klien yang berinisial HL.

HL merupakan anak Panti Asuhan Kemulian Hati Ibu yang berusia 9 tahun dan sekarang sedang duduk di kelas 2 SD.Setelah melakukan pendekatan dan berbincang-bincang kepada HL, diketahui bahwa HL mempunyai masalah dalam kepercayaan diri.

HL bercerita bahwa saat disekolah ia merasa tidak percaya diri untuk berbicara didepan kelas ataupun menjawab pertanyaan dari gurunya. Untuk membantu HL dalam meningkatkan kepercayan dirinya, saya menggunakan metode casework oleh Zastrow dengan tahapan-tahapan penyelesaian masalah berikut ini:

1.Intake dan Contract,
Pada tahap ini melakukan Perjanjian mengenai kontrak yang akan dilakukan,Dalam tahap ini berisi tentang pengenalan profesi pekerja sosial melalui pendekatan kepada klien disertai dengn perjanjian beberapa lama proses akan dilakukan.

2. Assement
Pada tahap ini pengenalan lebih dalam kepada klien, melakukan wawancara dan berusaha menggali informasi dengan tujuan mengetahui penyebab atau masalah yang di hadapi klien.sementara untuk tools, saya menggunakan tools ecomap

3.Planning atau perencanaan
Tahapan ini merupakan tahapan merencankan strategi apa yang dilakukan untuk masalah klien.Dalam tahap ini, saya bersama klien berdiskusi untuk mencari rencana apa yang tepat digunakan untuk membantu HL meningkatkan kepercayaan dirinya dan membuat HL tertarik membaca dan belajar.Setelah berdiskusi,rencana yang dijalankan ialah dengan membuat beberapa list kegiatan yang harus dilakukan oleh klien

Setelah itu di lanjutkan bermain game tebak kata untuk meningkata pola pikir dan kecapatan dalam berpikir. Pertemuan selanjutnya melakukan kerajinan tangan yaitu membuat gelang untuk meningkatkan kreativitas masing-masing.

4.Intervensi
pada tahapan ini merupakan tahapan penerapan strategi yang di berikan dan kumpulan metode yang telah di rencanakan sebelumnya.

5.Evaluasi
Pada tahap ini berisi monitoring terhadap klien ,saya memastikan apakah sasaran sudah tercapai sesuai tujuan yang di sepakati di awal.Saya mengulas kembali apakah kegiaatan sudah dilakukan dan berjalan dengan baik atau sebaliknya serta sekaligus melihat sudah sejauh mana perkembangan klien dalam mengatasi kepercayaan dirinya.Dari beberapa pertemuan HL sudah terlihat sedikit demi sedikit perubahan yang terjadi padanya.

6.Tahap Terminasi
Pada tahap ini merupakan tahap dalam penghentian proses pemberian bantuan oleh pekerja sosial dan klien, yang dimana ketika tujuan yang telah direncanakn sudah tercapai dengan baik yang di sepakati bersama sebelumnya, dan tidak menimbulkan ketergantungan klien dalam proses memberi bantuan untuk meningkat kepercayaan dirinya.

Setelah semua tahapan telah dilakukan,maka Pratikum yang dijalankan selama kurang lebih 3 bulan harus berakhir.saya sangat berterimah kasih kepada pihak Panti Asuhan Kemulian Hati Ibu karena telah menerima saya dengan baik untuk meakukan pratikum di Panti Asuhan ini.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/read/peran-mahasiswa-ilmu-kesejahateraan-sosial-dalam-membangun-kepercayaan-diri-anak-panti-asuhan-kemuliaan-hati-ibu/14744/
Dicetak dari JurnalPost.com pada 05 November 2026 02:13.