Kembali
Mode hapus aktif. Klik paragraf, foto, judul, tabel, atau bagian lain yang tidak ingin masuk PDF.
JurnalPost.com

PERAN KEPEMIMPINAN PEREMPUAN DALAM PEMBANGUNAN NASIONAL DI ERA DIGITAL

Tim Editor: Redaksi · Tanggal: 9 November 2024

JurnalPost.com – Di era digital saat ini, transparansi informasi membuka peluang bagi kesetaraan perempuan terkait peran kepemimpinan perempuan dalam pembangunan nasional yang dinamis.

PERAN KEPEMIMPINAN PEREMPUAN DAN PEMBANGUNAN NASIONAL

Sosok perempuan sebagai pemimpin dalam pembangunan nasional bukan lagi menjadi hal yang tabu, saat ini pun banyak perempuan yang ber-multitalent dan multitasking dalam pembangunan nasional. Pemerintah telah menerbitkan Inpres No. 9/2000 tentang Pengarusutamaan Gender dalam Pembangunan Nasional, sebagai acuan memaksimalkan potensi perempuan dalam pembangunan. Dalam keluarga, kaum perempuan merupakan tiang keluarga, kaum perempuan akan melahirkan dan mendidik generasi penerus. Kualitas generasi penerus bangsa ditentukan oleh kualitas kaum perempuan sehingga mau tidak mau kaum perempuan harus meningkatkan kualitas pribadi masing-masing. Pembangunan nasional merupakan seluruh usaha dalam membangun bangsa yang berkesinambungan ke seluruh aspek kehidupan masyarakat dan bangsa dalam rangka mewujudkan tujuan nasional seperti yang tercantum dalam pancasila sila ke 5 yang berbunyi “keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia”.

KEPEMIMPINAN PEREMPUAN DAN ERA DIGITAL

Keterbukaan informasi di era digital membuka banyak peluang untuk kesetaraan perempuan. kemajuan teknologi informasi di era digital ini memberikan akses langsung bagi perempuan untuk mencari informasi, belajar keterampilan baru, dan mengembangkan karier tanpa terkendala batasan geografis. Melalui platform online seperti: kursus e-learning, bootcamp dan forum diskusi, perempuan dapat mengakses peluang pendidikan dan mengasah keterampilan yang relevan dengan lebih mudah. Siapa pun, dimana pun, bisa belajar apa pun.
Era ini juga membuka pintu untuk berbagai kesempatan pekerjaan yang dapat diakses dari rumah, sehingga perempuan bisa bekerja dengan waktu yang lebih fleksibel sesuai dengan tanggung jawab keluarga mereka. Dengan teknologi digital yang digunakan secara bijak, tentunya perempuan dapat meraih kesempatan, mengatasi berbagai tantangan, dan mewujudkan cita-citanyata di berbagai bidang.

perempuan berkarir, saat ini banyak sekali konten di media sosial yang mudah diakses mengenai paradigma berkarir. Untuk laki-laki dan perempuan, aksesnya sama-sama ada. Jika perempuan memilih untuk berdaya di rumah, banyak juga referensi yang bisa dipelajari mengenai cara-cara mengaktualisasikan diri di rumah, seperti berbisnis, mengajar, dan pilihan-pilihan lainnya.

Di era digital ini, perempuan dapat mengakses sumber daya pendidikan dan pelatihan secara online yang sebelumnya sulit dijangkau karena batasan geografis atau waktu. Tentu saja, ini membuka pintu bagi perempuan untuk memperoleh keterampilan baru. Teknologi informasi menurut saya tidak hanya memberikan akses terhadap peluang pendidikan, tetapi juga meningkatkan kemandirian ekonomi perempuan melalui kesempatan kerja dan kewirausahaan.

Selain itu, teknologi informasi juga memainkan peran penting untuk mendorong keterhubungan (connectedness). Melalui media sosial dan platform online, para perempuan dapat saling terhubung dengan jaringan yang luas, berbagi pengalaman, dan mendapatkan dukungan dari komunitas virtual.

Penulis
Diva Kagum Sadewa Mahasiswa semester 7 prodi Ilmu komunikasi Universitas 17 Agustus 1945 surabaya. Saat ini sedang menempuh mata kuliah Komunikasi gender dibawah bimbingan Dr. Merry Fridha Tri Palupi,M.Si.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/read/peran-kepemimpinan-perempuan-dalam-pembangunan-nasional-di-era-digital/17484/
Dicetak dari JurnalPost.com pada 08 November 2026 04:16.