
JurnalPost.com – Generasi Z atau biasa disebut dengan Gen Z, merupakan sebutan bagi seseorang yang lahir pada rentang tahun 1995-2010, generasi ini lahir pada akhir abad ke 20 dan awal abad ke 21. Pada pemilihan Presiden tahun 2024, penyumbang suara terbanyak berasal dari golongan anak muda yaitu Millenials dan Gen Z. Oleh karena itu bisa dibilang bahwa pengaruh anak muda sangatlah vital bagi pemilu kali ini, apalagi pada era digital seperti saat ini segala bentuk informasi sangat mudah didapatkan melalui media sosial atau internet.
Dikancah sosial media, mayoritas penggunanya adalah anak muda, karena generasi millennial dan generasi Z tersebut selain dikenal melek teknologi informasi dan up to date, mereka juga memiliki pandangan yang inovatif terkait segala isu yang terjadi, termasuk tentang pembahasan lingkungan maupun kepentingan negara seperti pemilu kali ini. ini bisa menjadi sebuah boomerang terhadap para capres apabila terdapat opini-opini atau pembicaran yang tersebar di sosial media dan tidak sesuai dengan keinginan anak muda, namun ini juga bisa menjadi hal baik bagi capres untuk menyampaikan program kerja ataupun kampanye melalui sosial media. Pengemasan pesan kampanye juga bisa dibuat menarik, kekinian, dan bisa menyesuaikan dengan apa yang diinginkan oleh generasi muda.
Pada pesta pemilu kali ini, para generasi muda dituntut untuk melek politik dan tidak hanya sekedar teoritis atau bisa dibilang omong doang, sebagai generasi muda harus memiliki pemikiran kristis untuk menegaskan semangat mengembangkan negara Indonesia. Selain itu keterlibatan para anak muda yang melek dan sadar pemilu di dalam ekosistem digital ini bisa meminimalisir konten-konten yang berbau negative yang tersebar di sosial media. Kaum pemuda juga bisa ikut serta mengawasi agar tidak terjadi tindak kecurangan yang terjadi di TPS setempat.
Peran generasi muda sangtlah krusial dalam membentuk sistem yang baik untuk menciptakan negara yang ideal. Oleh karena itu melalui pemilu ini bisa menjadi langkah awal untuk membangun generasi muda yang kompeten, kritis, inovatif,adaptif, serta terbuka dengan segala bentuk opini maupun tindakan.
Penulis; Fardien Akmal Shevamajid
Jurusan : Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Malang / UMM