Kembali
Mode hapus aktif. Klik paragraf, foto, judul, tabel, atau bagian lain yang tidak ingin masuk PDF.
JurnalPost.com

Pentingnya Analisis Mikroba Untuk Mencegah Keracunan Akibat Susu

Tim Editor: Redaksi · Tanggal: 12 Juni 2025

Oleh: Siti Fauziyah Nisa, Mahasiswa Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

JurnalPost.com – Susu kemasan merupakan produk susu segar susu segar siap saji yang dikemas dalam sebuah kemasan. Susu kemasan ini banyak beredar dan mudah untuk didapatkan. Susu ini banyak dikemas dalam bentuk kemasan botol, karton aseptik maupun kaleng. Sebelum dilakukan distribusi, susu kemasan telah melewati proses untuk memasatikan keamanannya telah terjamin.

Pernah terjadi sebuah kasus pada tahun 2024, dimana susu kemasan menjadi penyebab satu keluarga keracunan. Satu keluarga tersebut mengalami mual-mual dan muntah. Adanya keracunan ini, berarti telah terjadi pelanggaran keamanan pangan dari susu kemasan tersebut. Padahal, pada susu tersebut diketahui belum melewati tanggal kadarluarsa.

Susu yang mungkin menjadi penyebab keracunan ini ada dua hal. Kemungkinan pertama terjadi akibat kurangnya proses pemanasan ketika sebelum dikemas atau kemungkinan kedua kemasan karton aseptik yang tidak tertutup sempurna, sehingga terjadi kontaminasi ketika distribusi. Untuk itu, perlu dilakukan analisis terkait yang berhubungan dengan kedua kemungkinan tersebut.

Pentingnya analisis mikroba pada pangan?
Secara alami, susu segar mengandung bakteri yang berasal dari putting sapi yang meliputi bakteri Staphylococcus aureus, Escherichia coli, Enterococcus sp., bakteri tanah golongan gram negatif, dan bakteri yang berspora (Lestari et al., 2024). Dengan banyaknya bakteri yang ada pada susu, menjadikan susu sebagai produk yang mudah rusak dan dapat menjadi penyebab keracunan apabila tidak diolah secara baik.

Susu yang ingin didistribusikan perlu dilakukan analisis salah satu nya analisis mikroba. Analisis mikroba pada pangan terutama susu merupakan tahapan yang penting untuk memastikan keamanan pangan. Pada analisis mikroba bertujuan untuk memastikan bakteri-bakteri yang secara alami ada pada susu segar berada dibawah standar yang ditetapkan. Hal ini juga ditunjukan untuk melihat jumlah mikroba yang ada pada susu. Selain itu, analisis ini dilakukan untuk mencegah terjadinya keracunan makanan akibat adanya mikroba pada susu. Dengan begitu, keamanan pangan dari susu lebih terjamin dan aman.

Analisis mikroba susu didasarkan pada ISO 48331-1 tahun 2013. Analisis ini menggunakan metode Total Plate Count (TPC) dengan media pertumbuhan yaitu (Plate Count Agar) PCA. Sampel susu akan diinkubasi dalam media pertumbuhan PCA selama 72 jam dalam inkubator bersuhu 30°C. kemudian mikroba yang tumbuh dihitung berdasarkan koloni yang hidup dalam media pertumbuhan.

Berdasarkan SNI 3951:2018, batas mikroba yang diperbolehkan dalam susu pasteurisasi yaitu sebesar 10^5 koloni/ml. Apabila jumlah koloni yang ada lebih dari batas standar tersebut maka, dikatakan susu tersebut belum aman. Jumlah koloni ini dapat diturunkan dengan melalui proses pasteurisasi pada susu sebelum dikemas dan didistribusikan.

Maka dari itu, berdasarkan kasus keracunan susu yang pernah terjadi, dapat disimpulkan bahwa analisis mikroba pada susu sangatlah penting. Hal ini dikarenakan secara alami susu segar mengandung bakteri. Dengan dilakukannya analisis mikroba dapat diketahui jumlah bakteri yang ada pada susu dan mengetahui apakah produk tersebut telah sesuai dengan standar yang ada.

Referensi
Badan Standarisasi Nasional. 2018. SNI 3951:2018 susu pasteurisasi. BSN. Jakarta
International Organization for Standardization. 2013. ISO 4833-1:2013 Microbiology of the food chain — Horizontal method for the enumeration of microorganisms — part 1: colony count at 30°C by the pour plate technique. ISO. Switzerland
Lestari, R. A. N., Badriah, D. L., dan Iswarawanti, D. N. 2024. Higien pemerahan sebagai penentu kontaminasi bakteri staphylococcus aureus pada susu sapi di Kabupaten Kuningan. Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal. Vol 15(1): 178-185

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/read/pentingnya-analisis-mikroba-untuk-mencegah-keracunan-akibat-susu/19042/
Dicetak dari JurnalPost.com pada 08 November 2026 07:13.