
JurnalPost.com – Pada tanggal 24 Juli 2023, seorang mahasiswa dari Universitas Diponegoro (Undip) bernama Ihsanudin Halim Fajrian yang sedang menjalani program kuliah kerja nyata (KKN) berhasil melakukan program kerja di lingkungan produksi pabrik pakan ternak CV Lembu Mulya yang berlokasi di Desa Lengking, Kecamatan Bulu, Kabupaten Sukoharjo. Alasan diadakan program ini karena dirasa lingkungan produksi CV Lembu Mulya kurang tertata sehingga memungkinkan terjadi inefisiensi dan menghambat performa pekerja.
Prinsip 5S merupakan metodologi manajemen visual yang berasal dari Jepang dan memiliki tujuan untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas di lingkungan kerja. Prinsip 5S meliputi:
1. Seiri (Sort): Memilah dan membuang semua barang yang tidak diperlukan di area kerja.
2. Seiton (Set in Order): Mengatur barang-barang yang tersisa dengan rapi dan efisien.
3. Seiso (Shine): Membersihkan area kerja secara teratur untuk menjaga kebersihan dan mencegah kerusakan.
4. Seiketsu (Standardize): Membuat standar operasional untuk menjaga prinsip 5S dan memastikan semua orang mengikutinya.
5. Shitsuke (Sustain): Mempertahankan dan terus menerus meningkatkan implementasi prinsip 5S.
Dalam proyek KKN ini, Ihsanudin Halim Fajrian memberikan bimbingan kepada para pekerja di pabrik pakan ternak CV Lembu Mulya untuk menerapkan prinsip-prinsip 5S dalam lingkungan kerja mereka. Dengan bekerja sama dengan manajemen pabrik untuk mengkoordinasikan pekerja agar selalu menerapkan 5S.
Hasil dari proyek ini sangat positif. Setelah penerapan prinsip 5S, efisiensi produksi meningkat secara signifikan. Pekerjaan menjadi lebih terstruktur dan lingkungan kerja lebih rapi, mengurangi risiko kecelakaan dan memudahkan pekerja dalam menemukan dan mengambil alat-alat kerja yang diperlukan. Selain itu, dibuat juga sebuah poster mengenai 5S dan ditempelkan di dinding pabik agar selalu mengingatkan pekerja untuk melakukan 5S.
Melalui dedikasinya dalam menerapkan prinsip 5S di lingkungan produksi pabrik pakan ternak CV Lembu Mulya, Ihsanudin Halim Fajrian telah membuktikan bahwa konsep manajemen modern dapat memberikan dampak yang nyata dalam meningkatkan kinerja dan efisiensi suatu perusahaan.