
JurnalPost.com – Halo, perkenalkan saya Pinkki Dwi Oetami, mahasiswa Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta telah mengikuti proses MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka) di Signomic Creative.
Magang merupakan mata wajib yang harus ditempuh oleh mahasiswa semester 5, termasuk di kampus Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta. Dilaksanakan biasanya selama 2 sampai 4 bulan. Program magang ini bertujuan untuk memberi kesempatan pada mahasiswa untuk mengembangkan diri diluar aktivitas perkuliahan. Signomic Creative merupakan digital marketing agency dibawah naungan PT. Sakarya Wita Ananta yang telah berdiri sejak tahun 2019. Signomic Creative menyediakan berbagai layanan digital marketing seperti jasa layanan social media management, graphic design, photography, videography, pembuatan logo, serta seluruh kegiatan digital marketing lainnya.
Magang di Signomic Creative sebagai Strategic Planner telah menjadi babak baru dalam perjalanan karir saya. Agensi ini terkenal dengan inovasi kreatifnya, dan saya beruntung dapat merasakan langsung sebagai perencana strategis di dalamnya. Sebagai Strategic Planner di Signomic Creative saya belajar bagaimana mengumpulkan ide-ide kreatif dengan tujuan strategis perusahaan, menciptakan solusi yang tidak hanya inovatif tetapi juga relevan dengan visi jangka panjang. Industri kreatif seringkali cepat berubah, dan pengalaman magang saya di Signomic Creative memberikan wawasan tentang bagaimana seorang Strategic Planner harus cepat beradaptasi dengan dinamika ini. Pemahaman terhadap tren terkini dan kemampuan untuk merespons perubahan pasar adalah keterampilan yang sangat ditekankan selama magang.
Pengalaman magang sebagai Strategic Planner tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis saya dalam merencanakan strategi, tetapi juga mengasah keterampilan soft seperti kepemimpinan, komunikasi, dan adaptabilitas. Melalui tantangan, pembelajaran, dan kolaborasi pengalaman magang ini telah membentuk saya menjadi seorang profesional yang siap menghadapi dunia kerja dengan pemahaman mendalam tentang perencanaan strategis.
Oleh: Pinkki Dwi Oetami mahasiswa dari Universitas Slamet Riyadi Surakarta