JurnalPost.com – Sesuai dengan namanya, identification sign atau papan pengenal adalah sebuah media yang digunakan untuk menyampaikan informasi mengenai sesuatu benda, tempat, himbauan, informasi, atau suatu perintah kepada masyarakat. Papan ini dapat kita temui di sekitar kita seperti di tempat ibadah, tempat wisata, sekolah, kampus, dan lain sebagainya.
Begitu juga dengan Kampung Jajan Berbek yang merupakan sebuah umkm yang berisikan kumpulan warga pengrajin jajan tradisional, identification sign juga perlu untuk diterapkan Kampung Jajan ini. Identification sign yang diterapkan di Kampung Jajan Berbek ini berisi informasi tentang pengrajin serta jajan tradisional apa saja yang mereka buat di Kampung Jajan Berbek ini
Dalam pembuatan identification sign ini mahasiswa Bina Desa PKKM DKV UPN “Veteran” Jawa Timur bekerja sama dengan Ketua RT yang membawahi wilayah Kampung Jajan, para pengrajin, serta warga yang ada di sekitar wilayah Kampung Jajan untuk mengumpulkan data yang berisikan nama pengrajin serta jajan tradisional apa saja yang mereka buat sehari-hari
Setelah data-data tersebut sudah terkumpul, maka selanjutnya adalah menghitung berapa dimensi ukuran serta bahan apa saja yang cocok untuk penerapan identification sign ketika dipasang pada tembok-tembok pengrajin jajanan tradisional di Kampung Jajan Berbek ini.
Pembuatan identification sign ini memakan waktu selama tiga minggu terhitung dari pengumpulan data, pengerjaan desain identification sign, sampai dengan pemasangan pada tembok-tembok rumah warga.

Proses pemasangan identification sign pada tembok rumah pengrajin ini didampingi oleh Ketua RT, perangkat desa, serta dosen pembimbing untuk mengetahui lokasi dari rumah pengrajin yang rata-rata berada di bagian dalam dari wilayah Kampung Jajan sehingga cukup sulit untuk mengetahui dengan pasti lokasi dari rumah pengrajin tersebut.
Penerpan identification sign ini mendapatkan respon positif dari warga khusunya pengrajin jajanan tradisional. Salah satu warga sekaligus pengrajin Jajanan tradisional mengatakan “Penerapan plakat seperti identification sign ini sangat membantu warga khususnya pengrajin jajanan untuk lebih dikenal oleh masyarakat luar ketika ingin berkunjung di Kampung Jajan ini.
Ghaza, selaku ketua pelaksana program penerapan identification sign ini mengatakan “ Saya juga ikut senang melihat respon positif dari warga khusunya para pengrajin jajanan tradisional di Kampung Jajan ini terhadap penerapan identification sign oleh mahasiswa Bina desa PKKM DKV UPN “Veteran” Jawa timur ini yang bisa membantu para pengrajin serta Kampung Jajan ini untuk dikenal secara lebih luas oleh masyarakat”
Penerapan identification sign ini diharapkan dapat memberikan dampak yang signifikan terhadap para pengrajin jajanan tradisional di Kampung Jajan ini. Kedepannya mahasiswa Bina Desa PKKM DKV UPN “Veteran” Jawa Timur ini juga akan menerapkan papan selamat datang atau welcoming sign pada Kampung Jajan Berbek yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan keberadaan dari Kampung Jajan Berbek
Untuk informasi lebih lanjut mengenai program Bina Desa PKKM mahasiswa UPN “Veteran” Jawa Timur dan kegiatan serupa lainnya, dapat mengunjungi https://www.upnjatim.ac.id/, https://lppm.upnjatim.ac.id/, https://dkv.upnjatim.ac.id/.
Penulis: Herdito Kurniawan
Mahasiswa Bina Desa PKKM
Program Studi Desain Komunikasi Visual
UPN “Veteran” Jawa Timur