
JurnalPost.com – Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur yang sedang menjalani Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) SDG’s di Kelurahan Gunung Anyar Tambak, Kec. Gunung Anyar, Surabaya Salah satu progam kerjanya yaitu pemberdayaan UMKM yang dilaksanakan pada tanggal 26 November 2023 lalu. Mahasiswa dari kelompok 1 yang mulai melaksanakan kegiatan di Kelurahan Gunung Anyar Tambak, Kec.Gunung Anyar pada 4 November 2023 hingga satu bulan kedepan melakukan pengabdian masyarakat di kelurahan tersebut.
Saat tiba di kelurahan setempat para mahasiswa UPN Surabaya langsung bertemu dengan Kepala Kelurahan, yaitu Donny Ardyan. Dihadapan kepala dan pejabat kelurahan para mahasiswa KKNT SDG’s menyampaikan rencana program kerja dan berkoordinasi terkait rencana kegiatan di tingkat kelurahan. Bapak Donny Ardyan mengarahkan para mahasiswa untuk dapat menggali dan mengembangkan potensi-potensi yang ada didaerah RW 1 salah satunya yaitu Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Bapak Donny juga berpesan agar mahasiswa KKN UPN Surabaya ini dapat memberikan perubahan yang cukup signifikan terhadap kondisi usaha mikro yang ada di RW 1.
“Tentu saja ini sesuai dengan tema KKNT SDG’s dari kelompok 1 yaitu Skema Pemerataan Ekonomi,” ujar Donny.
Bapak Donny juga menyampaikan harapannya untuk mahasiswa KKN agar dapat sukses dan lancar dalam melaksanakan program kerja selama KKN.
Menurut salah satu anggota kelompok 1 KKNT SDG’s mengatakan, “tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengetahui potensi dan kendala yang ada pada Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kelurahan Gunung Anyar Tambak”.
Setelah menggali informasi dan data-data terkait UMKM yang ada di RW 1 melalui Ibu Ruli yang merupakan salah satu anggota PKK, kami mengetahui bahwa jenis usaha sebagian besar bergerak di bidang kuliner dimana jenis produk yang ditawarkan adalah hasil tambak dan laut.
Salah satunya adalah produk olahan terasi, kami mendapati bahwa beberapa usaha terasi masih belum memiliki atau belum ada niat untuk membuat label atau brand mereka sendiri. Mengingat bahwa label atau brand ini memeliki peranan yang cukup penting untuk memasuki pasar makro.
Oleh karena itu, kegiatan awal kami adalah membuatkan desain awal label untuk para pelaku usaha terasi, hal ini tentunya sudah mendapat persetujuan dan konsultasi terlebih dahulu dengan para pelaku usaha yang terkait.

Label-label tersebut berisi tentang merek, tanggal produksi, tanggal kedaluwarsa, komposisi, alamat, dan no. hp bagi yang menerima pesanan. Hal ini mendapat respon yang positif dari para pelaku usaha terasi di RW 1 Kelurahan Gunung Anyar Tambak.
Setelah memiliki label, Kegiatan selanjutnya adalah pendampingan pelaku usaha terkait pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB), dan pembuatan sertifikat izin Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT).
“Matur nuwun nggih mbak, mas, sudah dibantu membuatkan NIB sama PIRT usaha terasi saya, sebelumnya saya kurang begitu paham terkait fungsi NIB dan PIRT ini, berkat mbak-mbak sama masnya ini saya dadi sedikit luwih ngerti,” kata Ibu Anitah salah satu pelaku usaha terasi pada saat pendampingan UMKM pembuatan NIB dan PIRT.
Dengan adanya program kerja mahasiswa KKNT SDG’s ini, diharapkan bisa membantu dan menjembatani para pelaku UMKM yang ada di RW 1 Kelurahan Gunung Anyar Tambak untuk menuju ke ranah pasar makro.