JurnalPost.com – Pendagang kaki lima yang berada di universitas Muhammadiyah gresik,para pendagang kaki lima yang khususnya berada di area belakang kampus, setiap hari ramai oleh pembeli, Ahad (9/1/2024). Adapun dagangan yang mereka perjual belikan diantaranya,siomay,pentol,cilor,tahu bulat,es kelapa dan lain sebagainya.para pendagang berjualan di area sekitar kampus dari pagi hingga menjelang sholat magrib.dengan adanya pendagang kaki lima para mahasiswa bisa lebih menghemat waktu saat mereka lapar dengan membeli pentol maupun yang lainnya di bandingkan dengan membeli nasi yang memungkinkan menghabiskan waktu mereka untuk menuju kelas pembelajaran.
Kemudian saya bertanya kepada salah satu pendagang kaki lima yang biasa di kenal dengan sebutan pak gendut dengan nama asli(Dika Prastyo).”assalamualaikum, mau tanya pak, mulai berangkat jualan dari rumah ke lokasi tempat jualan dari jam berapa?. Pak gendut”saya berangkat dari rumah kira kira sekitar jam 9 mas”, saya bertanya”setiap jualan bahwa berapa tusuk cilor pak dan apakah setiap harinya selalu habis atau masih ada sisa saat pulang kerumah.
Pak gendut”stok cilor yang saya bawa sekitar 100 tusuk cilor mas dan setiap harinya pasti habis paling cepat sekitar habis ashar sudah habis dan paling lama habis isya’ baru habis mas. Pendagang kaki lima di area Universitas Muhammadiyah Gresik, harga makanan yang mereka perjual belikan bisa di bilang sangat terjangkau harganya, mulai dari lima ribu saja. Dari berbagai macam pekerjaan pada sektor informal, yang palingdominan dan menonjol aktivitasnya adalah pedagang kaki lima.

Kehadirannyadengan jumlah yang cukup besar begitu mendominasi pemenuhan kebutuhanmasyarakat perkotaan. Pedagang kaki lima cukup banyak hadir dan semakin tumbuh di daerah perkotaan. Selain itu pedagang kaki lima di perkotaan merupakan jenisusaha sektor informal yang banyak disentuh oleh kebijakan pemerintah di daerahdan jenis informal ini adalah paling monumental.” Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis gambarankehidupan sosial ekonomi pedagang kaki lima di sekitar area Universitas Muhammadiyah Gresik serta perkembangan dan kendala apa saja yang dihadapi mereka”, kata Tanjung. Semoga dengan adanya berita ini pendagang kaki lima semakin sukses kedepannya.
Penulis : Tanjung