
JurnalPost.com – Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) menjadi wadah bagi para mahasiswa menyalurkan berbagai macam kegiatan positif pada masyarakat. PMM sendiri bertujuan untuk mengaplikasikan hasil penelitian Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Salah satunya yang dilakukan oleh kelompok 96 gelombang 06 pada hari Senin, 21 Agustus 2023. Dengan beranggotakan Zeinia Usman, Gadis Aulia, Elliyana, Misbah Hul Rachman Sialana, Steven Irawan Sugiharto yang berasal dari prodi Manajemen, Akuntansi dan Teknik Elektro.
Mereka melakukan kegiatan penanaman bibit kelor bersama beberapa ibu-ibu Kelsi dan dosen pengampu lapangan, yang berlokasikan di kantor kelurahan sukun. Kegiatan ini di lakukan dengan tujuan untuk memanfaatkan tanaman kelor yang kaya akan nutrisi dilihat bahwa daun kelor memiliki banyak nutrisi seperti zat besi, kalsium, vitamin A, dan vitamin C dan dapat ditanam di berbagai musim di kelurahan sukun, agar dapat diolah menjadi makanan dan minuman sehat, tak heran jika daun kelor dijadikan bahan untuk obat tradisional
Jika melihat banyaknya manfaat dari daun kelor ini, alangkah baiknya jika kita menanamnya sendiri, sehingga setiap saat kita dapat memperoleh manfaat dengan mengkonsumsi daun kelor ini dengan mudah.
Budidaya kelor ini cukup mudah dilakukan, selain dapat ditanam langsung pada lahan dapat pula ditanam dalam pot sehingga dapat dengan mudah dipindah-pindah tempat serta dapat diletakkan di pekarangan sekitar rumah.
Kegiatan yang dilakukan oleh 5 mahasiswa ini adalah dengan memberikan sosialisasi tentang pemanfaatan daun kelor sebagai salah satu bahan makanan dan minuman yang kaya nutrisi. Setelah melakukan sosialisasi, praktek dengan cara menanam bibit kelor dengan baik dan benar agar tanaman kelor bisa di manfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari.

Hal yang harus di perhatikan adalah pastikan bahwa polybag memiliki lubang berfungsi agar sisa air setelah menyiram agar tidak akar tidak terendam Media tanam yang di gunakan adalah campuran tanag gembur yang subur ,pupuk kendang/kompos dan arang sekam dengan skema perbandingan 1:1:1 ,campurkan bahan-bahan tersebut dengan mengaduknya hingga merata kemudian masukan mendia tanam yang sudah di siapkan ke dalam polybag dengan ukuran ¾ dari tinggi polybag ,setelah itu Siapkan batang kelor yang sudah dipotong dengan panjang 30 hingga 50 cm. Batang yang dipilih adalah tangkai yang tidak terlalu tua atau muda dengan diameter 3-5 cm.
Potonglah secara mendatar agar akar tumbuh menjadi semakin banyak. Potongan tangkai lalu dijadikan bibit dan tancapkan batang kelor ke dalam polybag namun jangan terlalu dalam dan bisa dengan menggunakan tiang penyangga agar batang kelor tidak rubuh, tunggu hingga muncul tunas dan ranting-ranting baru, kemudian siram tanaman kelor setiap lima sampai tujuh hari sekali hindari tanah yang becek dan tergenang air dalam waktu lama karena dapat mengakibatkan pembusukan akar