Kembali
Mode hapus aktif. Klik paragraf, foto, judul, tabel, atau bagian lain yang tidak ingin masuk PDF.
JurnalPost.com

PEMULIHAN EKONOMI DAN PSIKOSOSIAL MASYARAKAT PASCABANJIR MELALUI PEMANFAATAN LUMPUR SEBAGAI MEDIA TANAM DI KAMPUNG SIMPANG LHEE, KECAMATAN MANYAK PAYED

Tim Editor: Redaksi · Tanggal: 12 April 2026

JurnalPost.com – Bencana banjir yang melanda wilayah Kabupaten Aceh Tamiang beberapa waktu lalu telah memberikan dampak signifikan terhadap kehidupan masyarakat, khususnya di Kampung Simpang Lhee, Kecamatan Manyak Payed. Selain merusak infrastruktur dan permukiman warga, banjir juga berdampak pada sektor ekonomi masyarakat serta kondisi psikososial, seperti menurunnya semangat dan produktivitas akibat kehilangan sumber mata pencaharian.

Dalam upaya mendukung proses pemulihan pascabencana, tim pengabdian kepada masyarakat tanggap bencana 2026 dari Universitas Samudra yang diketuai oleh M. Ari Fahril, M.Si dan anggota pengabdi yaitu mahasiswa prodi Geofisika melaksanakan kegiatan bertajuk Pemulihan Ekonomi dan Psikososial Masyarakat Pascabanjir melalui Pemanfaatan Lumpur sebagai Media Tanam. Kegiatan ini bertujuan untuk membagikan tanaman sebagai solusi inovatif pemulihan psikis pasca banjir dengan memanfaatkan lumpur sisa banjir sebagai media tanam yang berdaya guna, sekaligus sebagai sarana terapi aktivitas produktif bagi masyarakat terdampak.

Lumpur yang sebelumnya dianggap sebagai limbah pascabencana diolah dan dimanfaatkan sebagai media tanam alternatif setelah melalui proses pengeringan dan pencampuran dengan bahan organik lainnya. Melalui pelatihan dan pendampingan, masyarakat diperkenalkan teknik sederhana dalam mengolah lumpur menjadi media tanam yang dapat digunakan untuk budidaya tanaman.

Selain aspek ekonomi, kegiatan ini juga menitikberatkan pada pemulihan psikososial masyarakat. Keterlibatan aktif warga dalam kegiatan bercocok tanam terbukti dapat membantu mengurangi stres, meningkatkan rasa kebersamaan, serta membangun kembali semangat hidup pascabencana. Pendekatan partisipatif yang diterapkan membuat masyarakat merasa dilibatkan secara langsung dalam proses pemulihan lingkungan dan kehidupan mereka.

Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara terkoordinasi dengan aparatur desa dan tokoh masyarakat setempat, sehingga program dapat berjalan dengan baik dan tepat sasaran. Antusiasme masyarakat terlihat dari tingginya partisipasi dalam setiap tahapan kegiatan, mulai dari pelatihan hingga praktik langsung di lapangan.

Datok Penghulu Kampung Simpang Lhee yaitu T. Safrul Jamil menyampaikan apresiasi atas kegiatan yang dilaksanakan oleh tim pengabdian. “Kami sangat berterima kasih atas kehadiran tim dari Universitas Samudra yang telah memberikan solusi nyata bagi masyarakat kami. Kegiatan ini tidak hanya membantu dari segi ekonomi, tetapi juga memberikan semangat baru bagi warga,” ujarnya.

Ketua tim pengabdian menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata peran perguruan tinggi dalam membantu masyarakat menghadapi dan bangkit dari bencana. “Kami berharap penyerahan tanaman dan media tanam ini dapat terus dikembangkan oleh masyarakat sehingga memberikan manfaat jangka panjang, baik secara ekonomi maupun sosial,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat Kampung Simpang Lhee dapat bangkit secara mandiri, serta mampu mengubah dampak negatif bencana menjadi peluang yang produktif dan berkelanjutan.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/read/pemulihan-ekonomi-dan-psikososial-masyarakat-pascabanjir-melalui-pemanfaatan-lumpur-sebagai-media-tanam-di-kampung-simpang-lhee-kecamatan-manyak-payed/24619/
Dicetak dari JurnalPost.com pada 05 November 2026 20:02.