Kembali
Mode hapus aktif. Klik paragraf, foto, judul, tabel, atau bagian lain yang tidak ingin masuk PDF.
JurnalPost.com

Pemilu dan Pilpres 2024 di Indonesia Berpeluang atau Beresiko Terhadap Ekonomi Indonesia

Tim Editor: Redaksi · Tanggal: 21 Desember 2023
Figure 1 Logo Pemilu 2024

Nama : Marisyah ‘Aulia ‘Ilmi H
NIM : 22323268
Jurusan : Hubungan Internasional
Angkatan : 2022
Universitas : Unversitas Islam Indonesia

Sumber : https://www.google. com/url?sa=i&url= https%3 A%2F%2Fumsu.ac.id%2Fartikel%2Fjadwal-lengkap-pemilu-2024-dan-prosedurnya %2F&psig=AOvVaw 382O1b bHflo5i6WEul6 Gnd&ust=170323577 3759000&source=images&cd=vfe&opi=89978449&ved=0CBEQjRxqFwoTCKD88u6VoIMDFQAAAAAdAAAAABAD

Pada tahun 2024, Indonesia akan mengalokasikan anggaran sebesar Rp 71,3 triliun untuk memastikan kesuksesan Pemilu, yang mencakup pemilihan presiden, pemilihan legislatif nasional dan regional, serta pemilihan kepala daerah. Stabilitas politik yang dihasilkan dari Pemilu dan Pilpres yang aman dan damai diharapkan dapat memberikan kepastian bagi pelaku usaha dan investor, yang pada gilirannya dapat mendukung pertumbuhan ekonomi Negara. Menurut laporan Asian Development Outlook (ADO) September 2023, ekonomi Indonesia diperkirakan akan tumbuh sebesar 5.0% pada tahun 2023, dengan proyeksi pertumbuhan yang sama pada tahun 2024.

Menurut Andry Asmoro, Pemilu dan Pilpres pada 2024 diperkirakan tidak akan merugikan kestabilan ekonomi; sebaliknya, diyakini akan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi, tingkat inflasi, dan investasi di Indonesia. Meskipun demikian, ada satu faktor utama yang perlu dipertimbangkan terkait dampak Pemilu dan Pilpres 2024 terhadap ekonomi Indonesia,yaitu stabilitas politik dan keamanan selama periode Pemilu dan Pilpres yang dapat memengaruhi kepercayaan investor dan pasar keuangan. Dalam konteks ini, kebijakan yang diambil oleh pemerintah terkait dengan stabilitas politik dan keamanan akan berdampak langsung pada kinerja ekonomi. Meskipun demikian, laporan dari Bloomberg menyebutkan bahwa Presiden Joko Widodo berencana untuk menggandakan upaya dalam menarik investasi langsung asing ke sektor industri berat sebelum masa jabatannya berakhir di pertengahan tahun 2024.

Dengan demikian, meskipun proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia cukup optimis, terdapat beberapa faktor yang perlu diperhatikan terkait dengan kebijakan fiskal, moneter, stabilitas politik, dan keamanan selama periode Pemilu dan Pilpres 2024. Hal ini menunjukkan bahwa ada potensi baik dan risiko yang perlu dipertimbangkan terhadap ekonomi Indonesia dalam konteks perhelatan politik tersebut.

Proses Pemilu dan Pilpres di Indonesia dapat memengaruhi stabilitas ekonomi melalui dampaknya terhadap sentimen bisnis dan investasi. Periode transisi panjang hingga pemerintahan berikutnya mengambil alih jabatan dapat memperpanjang sentimen “wait-and-see” oleh sektor swasta dan dapat menghambat pertumbuhan kredit dan investasi. Ketidakpastian politik selama periode transisi pemerintahan baru dapat mempengaruhi keputusan investasi perusahaan dan dapat berdampak pada pertumbuhan ekonomi. Selain itu, proses Pemilu dan Pilpres di Indonesia juga dapat memengaruhi stabilitas ekonomi melalui pengaruhnya terhadap kepercayaan masyarakat dan investor. Pemilu yang demokratis, transparan, dan damai dapat menciptakan kepercayaan masyarakat dan investor, yang pada gilirannya dapat meningkatkan investasi dan pertumbuhan ekonomi.

A. Potensi Peluang Ekonomi yang Dapat Muncul Sebagai Dampak Positif Dari Pemilu dan Pilpres 2024
Pemilu dan Pilpres 2024 di Indonesia memiliki potensi untuk menciptakan peluang ekonomi yang dapat memberikan dampak positif pada pertumbuhan ekonomi negara. Pemilu 2024 di Indonesia diperkirakan akan menyebabkan “massive money injection” ke ekonomi yang diinduksi oleh pengeluaran kampanye dan pengeluaran publik yang didorong secara politis. Hal ini dapat mempengaruhi inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan stabilitas mata uang negara. Selain itu, Pemilu dan Pilpres yang demokratis, transparan, dan damai dapat menciptakan kepercayaan masyarakat dan investor, yang pada gilirannya dapat meningkatkan investasi dan pertumbuhan ekonomi. Pemilu dan Pilpres yang aman dan damai dapat memberikan kepastian bagi pelaku usaha dan investor, yang pada gilirannya dapat mendukung pertumbuhan ekonomi Negara.

B. Risiko Politik Yang Terkait Dengan Pemilu dan Pilpres 2024 Dapat Memberikan Dampak Negatif Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
Risiko politik yang terkait dengan Pemilu dan Pilpres 2024 dapat memberikan dampak negatif terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia. Risiko ini dapat berasal dari dinamika politik yang terjadi selama proses Pemilu dan Pilpres, seperti dinasti politik, penyalahgunaan kekuasaan, dan praktik korupsi yang terkait dengan proses politik. Risiko ini juga dapat berasal dari friksi politik di dalam koalisi pemerintahan, yang dapat mengganggu stabilitas politik dan menghambat pertumbuhan ekonomi.

Dinasti politik dapat menghambat pertumbuhan ekonomi dengan membatasi akses kekuasaan dan sumber daya ekonomi hanya pada kelompok tertentu, sehingga menghambat persaingan dan inovasi. Penyalahgunaan kekuasaan dan praktik korupsi yang terkait dengan proses politik dapat mengganggu stabilitas politik dan menghambat pertumbuhan ekonomi dengan mengurangi kepercayaan masyarakat dan investor.

Dalam rangka meminimalkan risiko politik yang terkait dengan Pemilu dan Pilpres 2024, kerja sama antara pemerintah dan para pelaku bisnis sangat diperlukan guna menciptakan suatu atmosfer yang mendukung pertumbuhan ekonomi negara, serta untuk menjamin bahwa penyelenggaraan Pemilu dan Pilpres 2024 dapat berlangsung secara aman, damai, dan transparan. Selain itu, diperlukan upaya untuk memperkuat lembaga-lembaga yang bertanggung jawab atas pemerintahan dan pengawasan, serta memperkuat sistem hukum untuk mencegah dan menindak tindak korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan.

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Pemilu dan Pilpres di Indonesia memiliki potensi pengaruh yang signifikan terhadap stabilitas ekonomi negara. Pemilu 2024 diperkirakan akan menghasilkan “massive money injection” ke ekonomi melalui pengeluaran kampanye dan publik yang dipicu secara politis. Dampaknya dapat terlihat pada kebijakan fiskal dan moneter, sentimen bisnis, investasi, dan kepercayaan masyarakat. Meskipun ada potensi peluang ekonomi positif, seperti pertumbuhan sektor jasa dan pariwisata, risiko politik, seperti dinasti politik, penyalahgunaan kekuasaan, dan korupsi, dapat memberikan dampak negatif terhadap pertumbuhan ekonomi. Dengan demikian, kolaborasi antara pemerintah dan aktor bisnis, bersama dengan perkuatan lembaga dan sistem hukum, menjadi sangat penting guna mengurangi risiko dan mengoptimalkan peluang demi mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia.

DAFTAR PUSTAKA
CS.Purwowidhu. (2023). Pemilu Serentak Berpotensi Genjot Perekonomian Indonesia 2024. Mediakeuangan.Kemenkeu.Go.Id. https://mediakeuangan.kemenkeu.go.id/article/show/pemilu-serentak-berpotensi-genjot-perekonomian-indonesia-2024
Dadang I K Mujiono. (2023). 4 alasan mengapa Pilpres 2024 bisa jadi ancaman bagi demokrasi Indonesia. The Conversation.Com. https://theconversation.com/4-alasan-mengapa-pilpres-2024-bisa-jadi-ancaman-bagi-demokrasi-indonesia-216437
Davis, R. (2023). Indonesia’s Economy Looking Robust in 2023 and 2024. Asian Development Bank. https://www.adb.org/news/indonesia-economy-looking-robust-2023-and-2024-adb#
Desi Wahyuni. (2019). DAMPAK PILPRES TERHADAP GEJOLAK EKONOMI: EFEK PERBEDAAN 3 PEMILU MASA CAPRES TERHADAP VOLATILITAS IHSG. Adzkiya: Jurnal Hukum Dan Ekonomi Syariah, 7(2), 309–324. https://doi.org/https://doi.org/10.32332/adzkiya.v7i2.1455
Fika Nurul Ulya, N. S. (2023). Gubernur Lemhannas: Risiko Tertinggi Pemilu 2024 Bukan Keamanan, tapi Friksi Politik Koalisi Pemerintah. Kompas.Com. https://nasional.kompas.com/read/2023/10/03/23205631/gubernur-lemhannas-risiko-tertinggi-pemilu-2024-bukan-keamanan-tapi-friksi
Grace Sihombing, Chandra Asmara, and F. M. (2023). Indonesia Latest: Jokowi Sees 2024 Budget Gap at 2.29% of GDP. Bloomberg. https://www.bloomberg.com/news/articles/2023-08-16/indonesia-latest-jokowi-set-to-unveil-2024-economic-targets#xj4y7vzkg
Jahen F.Rezki, Syahda Sabrina, Teuku Riefky, Amalia Cesarina, Faradina Alifia Maizar, Yoshua Caesar, Nismara Pramayoga, T. Y. (2023). MACROECONOMIC ANALYSIS SERIES: Indonesia Economic Outlook 2024. LPEM FEB UI. https://www.lpem.org/wp-content/uploads/2023/11/IEO2024-EN.pdf
M. Zubakhrum B. Tjenreng. (2020). DEMOKRASI DI INDONESIA MELALUI PILKADA SERENTAK. Papas Sinar Sinanti. http://eprints2.ipdn.ac.id/id/eprint/1003/1/Demokrasi di Indonesia Melalui Pilkada Serentak %28Papas Sinar Sinanti ISBN 978-602-1374-52-8%29.pdf
Muhammad Kevandra. (2023). Finance Ministry allocates Rp 71.3 trillion to ensure success of Pemilu 2024. TheJakartaPost. https://www.thejakartapost.com/business/2023/10/10/finance-ministry-allocates-rp-71-3-trillion-to-ensure-success-of-pemilu-2024.html

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/read/pemilu-dan-pilpres-2024-di-indonesia-berpeluang-atau-beresiko-terhadap-ekonomi-indonesia/9682/
Dicetak dari JurnalPost.com pada 05 November 2026 13:45.