Kembali
Mode hapus aktif. Klik paragraf, foto, judul, tabel, atau bagian lain yang tidak ingin masuk PDF.
JurnalPost.com

Pelatihan Manajemen SDM Sekolah Montessori bersama Dr. Jumadi Subur: Membangun Talenta yang Selaras dengan Jiwa Montessori

Tim Editor: Redaksi · Tanggal: 2 Desember 2025

Jumadi Subur

Jakarta, JurnalPost.com — MHA (Montessori Haus Asia) Business sukses menyelenggarakan Pelatihan Manajemen SDM Sekolah Montessori di Hotel Artotel Mangkuluhur, Jakarta Selatan. Pelatihan ini menjadi ruang belajar komprehensif bagi para pengelola sekolah dalam memahami praktik pengelolaan SDM sesuai karakteristik unik pendidikan Montessori.

Kegiatan ini menghadirkan Dr. Jumadi Subur, seorang Konsultan SDM dan HR Expert yang dikenal luas sebagai Konseptor HR for School dan SDM for UKM. Dengan pengalaman panjang di bidang Performance & Competency Development, Dr. Jumadi menyajikan materi yang aplikatif, sistematis, dan relevan dengan kebutuhan sekolah masa kini. Dalam kegiatan ini, beliau bertindak sebagai pembicara utama sekaligus trainer.

Pelatihan diikuti oleh sekitar 50 peserta yang terdiri dari pengelola lembaga pendidikan, kepala sekolah, dan ketua yayasan dari berbagai daerah. Keberagaman latar belakang peserta menjadikan diskusi semakin kaya, terutama ketika membahas tantangan nyata dalam mengelola SDM di sekolah Montessori. Banyak peserta yang menyampaikan bahwa mereka membutuhkan pendekatan yang lebih terstruktur dan sesuai filosofi Montessori.

Suasana pelatihan berlangsung dinamis sejak sesi pertama dimulai. Para peserta diajak aktif terlibat melalui roleplay, diskusi kelompok, simulasi, hingga games yang dirancang untuk memperkuat pemahaman konsep. Beberapa peserta bahkan menerima hadiah uang tunai sebagai bentuk apresiasi atas keaktifan dan ketepatan menjawab pertanyaan. Hal ini membuat pelatihan semakin hidup dan menyenangkan.

Materi inti mencakup aspek strategis seperti rekrutmen khas Montessori, penyusunan tes masuk, teknik wawancara berbasis karakter, strategi pengembangan kompetensi, perancangan kompensasi dan benefit, serta program retensi karyawan. Setiap poin disampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami dan dikaitkan dengan praktik nyata di sekolah.

Dr. Jumadi menegaskan bahwa sekolah Montessori tidak bisa menggunakan standar yang sama dengan sekolah konvensional. Mereka membutuhkan talenta yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki jiwa Montessori yang kuat. “Sebagai pengelola sekolah Montessori kita harus memahami bahwa yang paling penting adalah bagaimana merekrut orang yang siap dengan jiwa Montessori, mengembangkan talent sesuai prinsip Montessori dan memberikan program retensi agar mereka bertahan bersama kita dan terus berkembang di lingkungan khas Montessori,” ujarnya.

Selain materi teknis HR, peserta juga mendapatkan kesempatan untuk merefleksikan ulang visi dan budaya sekolah mereka. Banyak yang menyadari bahwa akar tantangan SDM justru muncul dari ketidaktepatan dalam proses rekrutmen awal. Melalui diskusi dan simulasi, peserta mulai memahami bagaimana proses seleksi yang tepat dapat mencegah banyak masalah di kemudian hari.

Direktris MHA Business, Ms. Rosa, turut memberikan sesi tambahan tentang simulasi perencanaan bisnis pendidikan. Beliau menekankan bahwa keberlanjutan sebuah sekolah bukan hanya ditentukan oleh model bisnis, tetapi juga oleh kualitas SDM yang menjalankan nilai-nilai Montessori. Ia berharap pelatihan ini menjadi pijakan kuat bagi para pengelola sekolah dalam membangun tim kerja yang solid. “Semoga materi manajemen SDM yang dibawakan hari ini semakin memperkaya wawasan peserta,” ujarnya.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang acara. Banyak yang mengaku memperoleh insight baru yang sebelumnya tidak pernah mereka temukan dalam pelatihan manajemen SDM konvensional. Karakteristik Montessori yang unik membuat pendekatan pengelolaan SDM perlu dirancang secara khusus agar sesuai dengan metode dan filosofi pendidikannya.

Salah satu peserta, Profesor Erni, Guru Besar UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, menyampaikan testimoninya. Ia mengaku sangat terinspirasi oleh perspektif bahwa pengelolaan sekolah bukan sekadar tugas administratif, melainkan bagian dari upaya menyiapkan masa depan terbaik bagi murid. “Kita mengelola sekolah dalam rangka menyiapkan masa depan terbaik murid kita, karena itu kita harus menyiapkan SDM terbaik sesuai misi pendidikan kita,” ungkapnya.

Menjelang sesi penutup, peserta diajak menyusun rencana tindak lanjut (RTL) berupa langkah konkret yang akan mereka terapkan di sekolah masing-masing. Langkah ini membantu peserta memastikan bahwa pengetahuan yang diperoleh tidak hanya berhenti pada tataran konsep, tetapi benar-benar siap diimplementasikan.

Melalui pelatihan ini, MHA Business berharap semakin banyak sekolah Montessori yang memiliki desain manajemen SDM yang kuat, profesional, dan selaras dengan filosofi Montessori. MHA juga berencana menghadirkan pelatihan lanjutan serta sesi mentoring agar para pengelola sekolah dapat terus memperdalam kompetensi mereka dalam pengelolaan SDM secara berkelanjutan.[]

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/read/pelatihan-manajemen-sdm-sekolah-montessori-bersama-dr-jumadi-subur-membangun-talenta-yang-selaras-dengan-jiwa-montessori/21232/
Dicetak dari JurnalPost.com pada 05 November 2026 22:46.