
JurnalPost.com – Literasimedia dan literasi digital merupakanpendekatanyang memilikifokus analisis kritis terhadap konten dari pesan media. Paparanberbagai macam informasi dari media membuat kebanyakanorang kebingungan dalam menyaring informasi. Berkaitandengan adanya fenomena tersebut, pengetahuan literasi media sangat dibutuhkan sebagai modal bagi khalayak untuk memilikikemampuan dalam memilah dan mengevaluasi isi media dengantajam dan teliti sehingga mampu memanfaatkan isi media sesuaidengan kebutuhannya. Setiap orang harus memiliki tanggungjawab atas penggunaan teknologi untuk berinteraksi atauberkomunikasi dalam kehidupannya sehari-hari.
Menangani beraneka informasi, kemampuan dalam menafsirkan pesan dan berkomunikasi secara efektif dengan orang lain merupakanberbagai kemampuan dalam literasi digital. Adanya proses menciptakan, mengolaborasi, mengkomunikasikan berdasarkanetika, memahami kapan dan bagaimana menggunakan teknologisecara efektif merupakan kompetensi digital yang dibutuhkansaat ini.
Dengan adanya teknologi komunikasi yang semakinberkembang, kemampuan literasi juga harus dikembangkanmenjadi literasi digital. Terutama untuk generasi muda yang sejak masa kecil sudah terpapar oleh gadget. Maka dari itu, dosen Ilmu Komunikasi Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur Bersama dengan mahasiswa membuatpengabdian masyarakat kolaborasi dengan SMA Negeri 1 Waru untuk membuat Pelatihan Go Digital dengan tema LiterasiDigital. Menjawab keresahan para guru dan orang tua yang mana mengkhawatirkan generasi saat ini menelan informasimentah-mentah yang tersebar di internet, maka dari itu pelatihankali ini mengajarkan mengenai sikap anti hoax dan kritisterhadap konten maupun informasi yang didapatkan di internet. Materi disampaikan oleh Ibu Dyva Claretta, M.Si, bapak Drs. Saifuddin Zuhri, M.Si dan Ibu Dian Hutami Rahmawati, M.Med.Kom Bersama dengan mahasiswa Ilmu KomunikasiUPN veteran Jawa Timur.
Tidak hanya itu, kegiatan pengabidan masyarakat ini juga menggandeng mahasiswa pertukaran dalamprogram Pertukaran mahasiswa Merdeka Belajar dariUniversitas Sumatera Utara dan Universitas Dehasen Bengkulu.
Pengabdian masyarakat dengan mengusung tema LiterasiDigital salah satu materi yang diusung adalah menjadi “MenjadiNetizen Cerdas Anti Hoax”. Materi mengenai Anti Hoax berfokus kepada pemngenalan berita, sumber berita yang kredibel dan tips menyaring sebelum sharing. Diharapkan siswasiswi yang didominasi oleh Gen-Z yang dibesarkan oleh kehadiran gadget dan internet mampu secara kritis menyaringinformasi yang disebarluaskan di media digital.
Materi yang kedua dengan tema “Memahami SumberBerita”. Materi yang kedua disampaikan oleh Ibu Dyva Claretta, M.Si dan Bapak Drs. Saifuddin Zuhri, M.Si. materi yang keduaberfokus kepada bagaimana audience bisa memahami siapasumber sumber yang bisa dipercaya dalam internet, sehinggamampu memahami berita yang benar. Dalam materi yang disamoaikan membahas mengenai karakteristik sumber beritamulai dari kepercayaan (trustwortniness), keahlian (expertise), dan daya Tarik (attractiveness).
Pelatihan dilakukan dilakukan dalam 3 sesi, denganpembagian 2 kali materi dengan 1 kali berupa sesi diskusi dan tanya jawab. Tema Literasi Digital didapatkan juga dari hasildiskusi dengan pihak sekolah. Kegiatan pelatihan ini diharapkanmampu meningkatkan kemampuan literasi digital bagi siswasiswi SMA Negeri 1 Waru Sidoarjo sehingga mampu menyaringinformasi dari internet dan memahami berita hoax yang tersebar.