
Aceh Tamiang, JurnalPost.com – Dosen Matematika Universitas Samudra (Unsam), Mawarni, S.Pd., M.Si.P., bersama tim mahasiswa melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dengan menyalurkan bantuan fasilitas istirahat darurat kepada warga terdampak banjir bandang di Desa Mesjid, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang, Senin (16/02/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian akademisi terhadap masyarakat yang masih merasakan dampak bencana banjir bandang akibat Siklon Tropis Senyar yang terjadi pada 27 November 2025. Hingga kini, sejumlah warga masih membutuhkan dukungan, terutama dalam pemulihan kondisi sosial dan infrastruktur.
Program pengabdian dipimpin langsung oleh Mawarni selaku ketua tim bersama tiga mahasiswa anggota. Bantuan yang disalurkan berupa fasilitas istirahat darurat seperti tikar plastik foam dan selimut yang dapat dimanfaatkan warga dalam kegiatan sosial desa maupun saat kondisi darurat.
Dalam sambutannya, Mawarni menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus memperkuat solidaritas antara perguruan tinggi dan lingkungan sekitar. “Meskipun bencana terjadi beberapa bulan lalu, dampaknya masih dirasakan oleh masyarakat. Karena itu, kami hadir untuk memberikan dukungan nyata,” ujarnya.

Bantuan diserahkan secara simbolis kepada perwakilan perangkat Desa Mesjid dan disaksikan langsung oleh warga setempat. Perwakilan pemerintah desa mengapresiasi kepedulian dosen dan mahasiswa Universitas Samudra yang dinilai sangat membantu proses pemulihan masyarakat.
Selain penyaluran bantuan, kegiatan PKM juga diisi dengan sosialisasi kesiapsiagaan bencana serta edukasi menjaga kesehatan selama masa pemulihan pasca-banjir. Para mahasiswa turut memberikan pendampingan langsung kepada warga terkait pemanfaatan fasilitas darurat secara optimal.
Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dapat terus terjalin, sekaligus menjadi bagian dari upaya pemulihan berkelanjutan di Desa Mesjid, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang.