Kembali
Mode hapus aktif. Klik paragraf, foto, judul, tabel, atau bagian lain yang tidak ingin masuk PDF.
JurnalPost.com

PAJAWO (PUDING,AYAM,JAGUNG,WORTEL): Inovasi Puding Bergizi Tinggi Solusi PMT Balita

Tim Editor: Redaksi · Tanggal: 9 Maret 2026

Penulis: Ringga Fardhani Saputri

JurnalPost.com  – Masalah gizi di Indonesia masih menjadi perhatian nasional yang krusial, termasuk kondisi underweight (berat badan kurang menurut umur). Berdasarkan data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 yang dirilis oleh Kementerian Kesehatan, prevalensi balita underweight di Indonesia berada di angka 17,1% (Kemenkes RI, 2024).

Angka tersebut menunjukkan bahwa prevalensi masih cukup tinggi dan belum mencapai target nasional yang ditetapkan dalam RPJMN 2020-2024, yaitu sebesar 15% (Bappenas, 2020), yang menandakan masalah ini masih menjadi tantangan serius bagi ketahanan sumber daya manusia. Balita merupakan kelompok umur yang akan menjadi generasi masa depan. Balita dengan asupan status gizi baik berpeluang tinggi menjadi generasi masa depan yang cerdas dan produktif.

 

Asupan Makanan Menentukan Tumbuh Kembang Balita

Makanan mempunyai peran penting dalam tumbuh kembang anak. Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dengan bahan pangan lokal termasuk salah satu upaya pemerintah dalam menangani masalah gizi pada ibu hamil dan balita. Bahan pangan lokal digunakan sebagai bahan utama makanan tambahan bagi ibu hamil dan balita dengan masalah gizi dapat berperan dalam mengoptimalkan status gizi dengan tetap mempertahankan perputaran ekonomi.

Modifikasi resep merupakan strategi penting untuk meningkatkan daya terima makanan pada balita. Tujuan utamanya adalah meningkatkan cita rasa, mengurangi kebosanan, serta menyesuaikan nilai gizi agar sesuai dengan kebutuhan pertumbuhan anak. PAJAWO (Puding Ayam Jagung Wortel) hadir sebagai bentuk modifikasi resep dari menu lama (Puding Gula Merah Keju) dengan mengoptimalkan bahan makanan dan teknik pengolahan.

Pemberian Makanan Tambahan(PMT)

Intervensi gizi melalui Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbasis bahan pangan lokal menjadi strategi utama dalam penanganan masalah gizi spesifik di tingkat masyarakat. Berdasarkan standar teknis terbaru, sasaran prioritas penerima PMT lokal meliputi:

  • Kelompok Balita: Balita dengan indikator berat badan tidak naik (T), balita dengan berat badan kurang (underweight), serta balita dengan status gizi kurang.
  • Kelompok Ibu Hamil: Ibu hamil dengan kondisi Kurang Energi Kronis (KEK) dan ibu hamil yang memiliki risiko KEK.

Pemberian PMT berbahan pangan lokal ini dilakukan secara intensif dengan ketentuan kelompok usia sebagai berikut:

  1. Anak Usia 6-59 Bulan: Mendapatkan tambahan asupan gizi melalui menu lokal yang padat protein hewani untuk mendukung pertumbuhan fisik.
  2. Anak Usia 6-23 Bulan: Mendapatkan PMT bahan pangan lokal sebagai Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) yang berkualitas, dengan tetap melanjutkan pemberian ASI secara optimal.

Standar Penyelenggaraan PMT Lokal bagi Balita

Penyelenggaraan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbasis pangan lokal bagi balita dengan masalah gizi harus memenuhi kriteria kualitas tertentu agar efektif dalam memperbaiki status gizi. Berdasarkan tinjauan literatur dan kebijakan kesehatan, standar tersebut meliputi:

  1. Densitas Gizi dan Protein Hewani: PMT diberikan dalam bentuk makanan siap santap, baik berupa makanan lengkap maupun kudapan, dengan penekanan pada kandungan protein hewani yang tinggi untuk mendukung sintesis pertumbuhan linear dan peningkatan berat badan (Setyawati & Sitorus, 2024).
  2. Fungsi Suplementasi: Makanan yang diberikan bersifat sebagai asupan tambahan dan bukan merupakan pengganti makanan utama harian yang harus disediakan oleh keluarga di rumah (Kemenkes RI, 2023).
  3. Metode Intervensi Edukatif: Proses pemberian makanan wajib disertai dengan edukasi gizi praktis, seperti demonstrasi masak, guna mengubah perilaku pengasuh dalam mengolah bahan pangan lokal secara mandiri (Agustia dkk., 2023).

Demonstrasi Masak PMT PAJAWO: Puding Ayam Jagung Wortel

Modifikasi resep merupakan upaya mengubah resep asli menjadi resep baru untuk meningkatkan cita rasa, mengurangi kebosanan, serta mengubah nilai gizi guna meningkatkan daya terima makanan. Menu PAJAWO (Puding Ayam Jagung Wortel) menggunakan bahan pangan lokal yang bertujuan untuk memberikan inovasi dalam pembuatan PMT bagi balita.Menu puding ini menggunakan bahan-bahan yang mengandung gizi seimbang, meliputi sumber protein hewani (dada ayam fillet dan susu UHT), sumber vitamin dan serat (wortel dan jagung manis), serta bahan tambahan lainnya seperti agar-agar dan gula .Perhitungan nilai gizi untuk resep baru (PAJAWO) adalah energi sebesar 180,3 kkal, protein 8 gr, dan lemak 5,2 gr. Nilai gizi ini telah disesuaikan dan dinyatakan terpenuhi berdasarkan standar Kemenkes untuk usia 9-11 bulan yang menetapkan rentang energi 175-200 kkal, protein 3,5-8 gr, dan lemak 4,4-13 gr.Hasil uji organoleptik yang dilakukan menunjukkan tingkat kesukaan yang tinggi dari para panelis. Secara keseluruhan, terdapat 14 responden sangat suka dan 6 responden suka terhadap menu PAJAWO. Panelis menyukai menu ini karena kandungan kalori dan protein yang tinggi, warna yang menarik, serta aroma yang tidak amis sehingga disukai oleh balita.

Referensi:
Bappenas. (2020). Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024. Jakarta: Kementerian PPN/Bappenas.

Kementerian Kesehatan RI. (2024). Laporan Hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. Jakarta: Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan (BKPK), Kementerian Kesehatan RI.

Kementerian Kesehatan RI. (2024). Buku Saku Hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah. (2023). Pedoman Pelaksanaan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Lokal pada Balita dan Ibu Hamil. Semarang: Dinkes Jateng.

Setyawati, V. A. V., & Sitorus, R. J. (2024). “Efektivitas Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Pemulihan Berbasis Pangan Lokal terhadap Peningkatan Status Gizi Balita Kurang Gizi”. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 19(1), 45-52.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/read/pajawo-pudingayamjagungwortel-inovasi-puding-bergizi-tinggi-solusi-pmt-balita/24162/
Dicetak dari JurnalPost.com pada 08 November 2026 07:23.