
JurnalPost.com, Sragen, 13 Agustus 2023 – Mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro 2022/2023 Wilayah Karanganom, Sukodono, Sragen berhasil menjalankan program kerja multidisiplin yang komprehensif, inovatif, dan berdaya guna sebagai bentuk kesadaran akan pentingnya mencegah stunting dan mengatasi masalah gizi buruk pada anak usia dini yang sampai saat ini masih menjadi permasalahan nasional. Program yang bertajuk “#NYEGAT: Kampanye Cegah Stunting” menggandeng empat disiplin ilmu, yaitu jurusan kedokteran umum, jurusan psikologi, jurusan statistika, dan jurusan ilmu kelautan yang dikemas dalam serangkaian kegiatan dengan tujuan untuk mengidentifikasi, memantau, mencegah, sekaligus mengedukasi masyarakat setempat terkait stunting.
Program ini dimulai sejak Jum’at, 04 Agustus 2023 lalu dan melibatkan kerja sama antara mahasiswa, pihak sekolah TK Tunas Bhakti, serta posyandu setempat. Tahap pertama adalah pelaksanaan kegiatan pemeriksaan tumbuh kembang anak usia dini, mengklasifikasikan indeks pertumbuhan anak usia dini, serta pemeriksaan dan stimulasi motorik anak usia dini. Target dari serangkaian kegiatan tersebut adalah siswa TK Tunas Bhakti yang berusia 48-60 bulan.
Sebagai bagian dari kampanye, pada tahap kedua, mahasiswa juga membagikan permainan stimulasi motorik anak kepada para siswa dan mendonasikan modul pemantauan motorik anak usia dini serta beberapa permainan stimulasi motorik anak kepada sekolah. Tahap ini merupakan bentuk apresiasi serta upaya untuk mendukung sekolah ikut andil dalam memantau perkembangan dan mencegah dampak dari stunting pada anak.
Tahap selanjutnya adalah upaya mencegah stunting dari lingkungan rumah yaitu mengedukasi para ibu lewat kegiatan kampanye “GEMARI: Gemar Makan Ikan”. Gerakan ini berisi tentang pentingnya mengonsumsi ikan dalam pemenuhan gizi anak dengan protein. Kampanye “Gemar Makan Ikan” dilakukan melalui kegiatan interaktif yang melibatkan para ibu dan posyandu. Edukasi ini diharapkan dapat mempromosikan pola makan sehat yang mendukung pertumbuhan anak secara optimal.
Penghujung kegiatan “#NYEGAT: Kampanye Cegah Stunting” ini adalah pemberian timbangan serta alat ukur tinggi badan kepada bidan desa. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan sarana guna mendukung pemantauan pertumbuhan anak.

Respon dari kampanye ini sangat positif. Anak-anak terlihat antusias saat menjalani pemeriksaan. Tak hanya itu, perangkat desa, pihak sekolah, posyandu, dan para ibu turut mendukung serta mengapresiasi upaya yang dilakukan oleh mahasiswa KKN Tim II Undip. Semangat dari kepedulian serta kolaborasi mahasiswa yang direalisasikan dalam program “#NYEGAT: Kampanye Cegah Stunting” ini diharapkan akan terjaga kontinuitasnya di masyarakat.