
Malang – Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) menjadi wadah bagi para mahasiswa menyalurkan berbagai macam kegiatan positif pada masyarakat. PMM sendiri bertujuan untuk mengaplikasikan Hilirisasi hasil penelitian Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Salah satunya yang dilakukan oleh kelompok 155 gelombang 6 pada hari Jumat, 18 Agustus 2023. Dengan beranggotakan M. Fajar Saifullah, Nava Amalia Islami, Salsa Bila Jihan Farikha, Ihsan Sutanto, dan Fiko Dwipio Rahman yang berasal dari prodi Ilmu Komunikasi dan didampingi oleh Hafid Adam Pradana, MA selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL).
Bersama anak-anak Save Street Child Malang (SSCM) berkesempatan ikut serta membantu dan memeriahkan perayaan HUT RI Ke-78 dengan mengadakan berbagai macam perlombaan. Acara kemerdekaan ini dilaksanakan di dua tempat yaitu, Kampung Arjosari pada tanggal 17 Agustus 2023 dan Kampung Muharto pada tanggal 18 Agustus 2023.
Kegiatan perlombaan kali ini bertujuan untuk mengenalkan semangat kemerdekaan sejak dini melalui berbagai game kreatif yang diikuti kurang lebih 35-40 anak SSCM mulai dari usia Taman Kanak-Kanak (TK) hingga Sekolah Dasar (SD). Pada pelaksanaannya, kegiatan ini dimulai dengan menyanyikan lagu wajib nasional untuk menambah rasa nasionalisme dan menarik antusias dari anak-anak SSCM.
Pihak SSCM sendiri merasa terbantu dan sangat mendukung adanya kegiatan ini “Anak-anak sangat senang dan antusias dengan perlombaan yang diadakan teman-teman PMM UMM, saya ucapkan banyak terimakasih untuk kerjasamanya” ujar Yudhono selaku salah satu pengurus dari SSCM.

Kegiatan perlombaan di SSCM terbagi menjadi dua hari. Perlombaan hari pertama di Arjosari terdapat lomba estafet gelang karet menggunakan sedotan, lomba tebak gambar dengan kertas, dan lomba tiup ulat kertas menggunakan sedotan. Sedangkan untuk hari kedua di Muharto terdapat lomba estafet gelas plastik menggunakan sedotan, lomba estafet bola menggunakan kertas dan lomba kekompakan tim dengan membuat yel-yel kelompok.
Koordinator PMM kelompok 155 Muhammad Fajar Saifullah mengatakan acara perlombaan kemerdekaan di SSCM kali ini mengusung lomba-lomba yang mengajarkan kekompakan tim. “Agenda Semarak Kemerdekaan ini mudah-mudahan bisa menjadi salah satu bentuk mengenalkan semangat kemerdekaan dan rasa solidaritas antar tim yang dikemas melalui perlombaan games kreatif” ujarnya.
Kegiatan semarak kemerdekaan ini diharapkan bisa menjadikan anak-anak SSCM memiliki jiwa kebersamaan antar kelompok yang tinggi untuk meraih sebuah pencapaian. Penting bagi anak usia dini untuk mengenal dan belajar dengan konsep berkelompok, dengan begitu dapat membuat mereka semakin solid dan bisa bekerjasama dengan siapapun di dalam sebuah tim.
Oleh: Salsa Bila Jihan Farikha
Ilmu Komunikasi
Universitas Muhammadiyah Malang