Kembali
Mode hapus aktif. Klik paragraf, foto, judul, tabel, atau bagian lain yang tidak ingin masuk PDF.
JurnalPost.com

Meningkatkan Kreativitas Anak Melalui Pembuatan Kerajinan di Sekolah Al-Fathimiyah

Tim Editor: Redaksi · Tanggal: 25 Oktober 2025

JurnalPost.com – Pelatihan pembuatan kerajinan di lingkungan Sekolah Al-Fathimiyah menjadi wadah untuk menumbuhkan kreativitas dan keterampilan anak-anak, khususnya bagi mereka yang tinggal di panti asuhan. Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh pemahaman baru bahwa kerajinan tangan bukan hanya sekadar aktivitas seni, tetapi juga sarana efektif untuk mengasah imajinasi, ketekunan, dan inovasi anak.

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan pada 14 Juni 2025 dengan tema “Meningkatkan Kreativitas Anak Melalui Pembuatan Kerajinan di Lingkungan Sekolah Al-Fathimiyah.” Pelatihan diikuti oleh 22 siswa dan 1 guru pendamping dari Yayasan Pendidikan Qur’an Fathimiyah Mitra. Program ini merupakan bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian dosen kepada masyarakat.

Gambar 1. Foto pelatihan bersama siswa-siswi Sekolah Al-Fathimiyah (sumber: dok. pribadi)

Pelatihan ini bertujuan untuk mengembangkan cara berpikir kreatif siswa melalui pendidikan seni kerajinan. Anak-anak diajak untuk berani mengeksplorasi ide, memecahkan masalah secara kreatif, serta menghasilkan karya orisinal yang memiliki nilai guna.

Tahapan Pelaksanaan

Kegiatan ini dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu:

  1. Persiapan dan Sosialisasi
    Tahap awal meliputi penentuan lokasi, analisis situasi lapangan, serta penyusunan materi pelatihan yang relevan dengan kebutuhan peserta.
  2. Realisasi Kegiatan
    Pelaksanaan pelatihan meliputi:
    • Penyediaan bahan dan alat pembuatan kerajinan berbasis daur ulang, seperti botol plastik dan kain perca.
    • Penyampaian materi melalui metode ceramah untuk menjelaskan jenis bahan dan langkah-langkah pembuatan.
    • Demonstrasi langsung pembuatan kerajinan tangan, mulai dari pemotongan bahan, penggambaran pola, penempelan, hingga proses menghias.
    • Sesi tanya jawab, yang memberikan ruang bagi peserta untuk mendalami teknik dan ide kreatif mereka.
    • Dokumentasi kegiatan melalui foto dan video.
    • Publikasi hasil kegiatan di Jurnal Wikrama Parahita.
    • Evaluasi serta tindak lanjut kegiatan.

Metode utama dalam pelatihan ini menggunakan pendekatan pembelajaran prakarya, yang mencakup tahapan observasi/eksplorasi, desain/perencanaan, produksi, dan refleksi.

Gambar 2. Peserta melakukan praktik pembuatan kerajinan (sumber: dok. pribadi)

Pada tahap praktik, peserta diajak untuk membuat karya sesuai kemampuan dan kreativitas masing-masing. Materi pelatihan disusun berdasarkan kondisi lapangan yang memungkinkan peserta mengembangkan ide dari bahan-bahan bekas agar menjadi produk yang bermanfaat dan memiliki nilai estetika.

Kesimpulan

Kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis prakarya efektif dalam menumbuhkan keterampilan praktis dan kemampuan berpikir kreatif siswa. Melalui kegiatan yang menyenangkan dan interaktif ini, anak-anak didorong untuk berinovasi serta mengaplikasikan pengetahuan mereka dalam bentuk produk nyata.

Dengan demikian, pelatihan ini tidak hanya meningkatkan kemampuan teknis siswa dalam membuat kerajinan, tetapi juga menanamkan nilai tanggung jawab, kemandirian, dan semangat berkreasi sejak dini.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/read/meningkatkan-kreativitas-anak-melalui-pembuatan-kerajinan-di-sekolah-al-fathimiyah/20383/
Dicetak dari JurnalPost.com pada 05 November 2026 21:51.