Penulis: Ninda Azzahra
JurnalPost.com – Sebagai pusat pemerintahan Provinsi Banten, Kota Serang memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan. Aktivitas ekonomi di kota ini ditopang oleh sektor perdagangan, jasa, serta usaha mikro dan kecil yang berkembang di tengah masyarakat. Meski demikian, pembangunan ekonomi tidak cukup dipahami sebagai peningkatan pendapatan daerah atau pertumbuhan sektor usaha semata. Yang lebih penting adalah bagaimana pembangunan tersebut mampu meningkatkan kesejahteraan sosial secara menyeluruh. Untuk membaca persoalan ini secara lebih mendalam, pemikiran Adam Smith menawarkan kerangka analisis yang masih relevan hingga saat ini.
Adam Smith sering dikenal sebagai tokoh ekonomi pasar bebas. Namun, gagasannya tidak sesederhana membiarkan pasar berjalan tanpa kendali. Dalam The Wealth of Nations, Smith menjelaskan bahwa kebebasan individu dalam bekerja dan berusaha dapat mendorong kemajuan ekonomi karena setiap orang berupaya meningkatkan kondisi hidupnya. Ketika proses tersebut berlangsung dalam sistem yang sehat, kepentingan pribadi secara tidak langsung berkontribusi pada kepentingan bersama. Prinsip ini tampak dalam geliat ekonomi Kota Serang, khususnya pada sektor UMKM yang menjadi tulang punggung perekonomian lokal.
Banyaknya pelaku usaha kecil di Kota Serang menunjukkan bahwa masyarakat memiliki daya adaptasi dan kreativitas ekonomi yang cukup tinggi. Hal ini sejalan dengan konsep pembagian kerja yang dikemukakan Adam Smith, di mana spesialisasi akan meningkatkan efisiensi dan produktivitas. Pedagang, pengrajin, penyedia jasa, hingga pelaku ekonomi kreatif memiliki peran masing-masing dalam membentuk ekosistem ekonomi kota. Ketika setiap aktor ekonomi diberi kesempatan yang sama untuk berkembang, maka roda perekonomian akan bergerak secara lebih dinamis.
Namun, Smith juga menekankan bahwa aktivitas ekonomi tidak boleh dilepaskan dari nilai-nilai sosial. Dalam The Theory of Moral Sentiments, ia menyatakan bahwa manusia pada dasarnya memiliki empati dan rasa keadilan. Artinya, pembangunan ekonomi tidak boleh mengabaikan dimensi moral dan sosial. Jika pertumbuhan ekonomi hanya dinikmati oleh segelintir kelompok, maka tujuan kesejahteraan bersama tidak akan tercapai. Perspektif ini penting untuk melihat kondisi Kota Serang yang masih menghadapi persoalan pengangguran, kemiskinan perkotaan, dan ketimpangan akses ekonomi.
Dalam konteks tersebut, peran pemerintah daerah menjadi sangat krusial. Adam Smith tidak menolak kehadiran negara, melainkan menempatkannya sebagai pengatur agar pasar tidak menciptakan ketidakadilan. Pemerintah Kota Serang perlu memastikan bahwa kebijakan pembangunan ekonomi tidak hanya mendorong investasi dan pertumbuhan usaha, tetapi juga memberikan perlindungan serta pemberdayaan bagi masyarakat kecil. Program pelatihan tenaga kerja, akses permodalan yang adil, serta peningkatan kualitas pendidikan merupakan bentuk intervensi yang sejalan dengan pemikiran sosial Adam Smith.
Pembangunan ekonomi yang berorientasi pada masyarakat akan menciptakan keseimbangan antara efisiensi pasar dan keadilan sosial. Ketika masyarakat memiliki keterampilan dan kesempatan yang memadai, mereka tidak hanya menjadi objek pembangunan, tetapi juga subjek utama dalam proses ekonomi. Hal inilah yang menjadi esensi dari gagasan Adam Smith tentang kesejahteraan: kemajuan ekonomi harus berakar pada kemampuan dan martabat manusia.
Dengan demikian, pembangunan ekonomi Kota Serang dapat dipahami sebagai proses yang tidak hanya bersifat teknokratis, tetapi juga sosial dan moral. Pemikiran Adam Smith memberikan pelajaran bahwa kebebasan ekonomi, jika diimbangi dengan nilai empati dan peran negara yang tepat, dapat menghasilkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Kota Serang memiliki peluang besar untuk mewujudkan model pembangunan tersebut, asalkan pertumbuhan ekonomi selalu diarahkan untuk kepentingan masyarakat secara luas.
Penulis: Ninda Azzahra
Program Studi: Administrasi Negara Universitas: Pamulang Kampus Serang
Dosen pembimbing: Angga Rosidin, S.I.P., M.A.P.
Kepala Prodi: Zakaria Habib Al-Ra’zie, S.I.P., M.Sos.
Kesimpulan
“Artikel ini mengulas bagaimana pemikiran Adam Smith menjadikan pembangunan ekonomi Kota Serang produktif dan berpihak pada masyarakat.”
Tag
#PembangunanEkonomiKotaSerang #EkonomiDaerahBanten #AdamSmith #EkonomiSosialDanMoral #UMKMIndonesia #KesejahteraanMasyarakat #PemerataanEkonomi #PembagianKerjaAdamSmith #EkonomiBerkelanjutan #PeranPemerintahDalamEkonomi #Mahasiswa UNPAM #UNPAM Serang