Kembali
Mode hapus aktif. Klik paragraf, foto, judul, tabel, atau bagian lain yang tidak ingin masuk PDF.
JurnalPost.com

Mengurai Kekacauan Penipuan Siber: Langkah-langkah Tanggap dalam Menghadapi Ancaman Online

Tim Editor: Redaksi · Tanggal: 17 Maret 2024

Oleh: Aqsha Naurah Assifah mahasiswa Komunikasi Digital dan Media

JurnalPost.com – Kasus penipuan sudah sering terjadi di kalangan masyarakat, terlebih semakin canggihnya tekonologi yang berkembang di zaman modern seperti sekarang ini. Banyak sekali penipuan berbasis teknologi seperti QR Code, pinjaman online, embel-embel hadiah dan masih banyak lagi. Kini para penjahat siber telah memutar otaknya untuk melakukan tindak penipuan untuk mendapat keuntungan dengan mudah. Penipuan berkedok hadiah menjadi jenis pesan penipuan yang paling sering diterima responden karena sifatnya yang cenderung disampaikan secara random dan massal melalui berbagai jenis medium, terutama melalui fitur yang melekat pada setiap telepon seluler (panggilan atau SMS). Namun baru-baru ini muncul penipuan online melalu QR Code yang dikirimkan melalui Email. Hal ini tentu sangat meresahkan banyak orang terlebih kalangan pekerja. Komisi Perdagangan Federal (FTC), dikutip dari Antara, memperingatkan bahwa QR Code dapat menjadi ancaman keamanan dan privasi di ruang digital. Terlebih, jika kode QR tersebut disebarkan melalui pesan atau e-mail.

Pelaku penipuan QR Code ini menggunakan Email Perusahaan besaar sebagai modusnya. Para calon korban akan menerima email yang terlihat seakan-akan dikirimkan dari perusahaan besar seperti Microsoft atau layanan cloud Office 365 yang berisi kode QR. Email semacam ini berisi pemberitahuan yang mengatakan bahwa kata sandi akun calon korban akan segera kadaluarsa, setelah itu akan kehilangan akses ke email, sehingga kata sandi harus diubah dan diperlukan pemindaian QR Code di email dan mengikuti instruksinya. Perusahaan keamanan siber Kaspersky menemukan halaman tiruan Microsoft yang meyakinkan yang sebenarnya adalah halaman phishing atau modus pengelabuan untuk mencuri data pribadi, termasuk password akun medsos hingga bank Anda.

Seperti penipuan yang terjadi pada umumnya, jika seseorang membuka QR Code yang dikirimkan oleh pelaku maka data pribadi anda dapat dicuri, termasuk password, dan akun bank anda. Salah satu hal yang akan mudah terlihat jika kode QR penipuan adalah penggunaan sumber daya IPFS (InterPlanetary File System). Ini merupakan protokol komunikasi untuk berbagi file yang memiliki banyak kesamaan dengan torrent.

Langkah-Langkah Antisipatif untuk Mencegah Penupian QR Code
Penting untuk memahami jenis penipuan online yang ada dan bagaimana cara kerjanya. Pendidikan dan kesadaran akan membantu Anda mengenali tanda-tanda penipuan dan mengambil langkah-langkah pencegahan yang sesuai. Sebelum memasukkan informasi pribadi atau keuangan Anda ke dalam suatu situs web, pastikan untuk memeriksa apakah situs tersebut aman. Perhatikan apakah situs memiliki URL yang dimulai dengan “https://” dan cek apakah ada ikon gembok di bilah alamat, yang menunjukkan bahwa koneksi Anda aman. Hindari mengklik tautan yang dikirim melalui email atau pesan teks yang tidak Anda kenal atau yang tampak mencurigakan. Tautan semacam itu mungkin mengarah ke situs palsu yang dirancang untuk mencuri informasi pribadi Anda. Rutin memeriksa aktivitas akun online Anda, termasuk transaksi keuangan dan aktivitas login, dapat membantu Anda mendeteksi aktivitas mencurigakan dengan cepat.

Kejahatan siber terus berkembang, dan pengguna perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap modus penipuan baru. Pemahaman tentang risiko yang terkait dengan pemindaian QR Code yang tidak hati-hati, serta langkah-langkah antisipatif yang diambil, dapat membantu melindungi diri dari ancaman tersebut. Ingatlah bahwa tidak ada sistem autentikasi sah yang meminta pemindaian QR Code sebagai satu-satunya pilihan, dan verifikasi selalu menjadi kunci untuk menghindari penipuan berbasis digital seperti penjelasan diatas.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/read/mengurai-kekacauan-penipuan-siber-langkah-langkah-tanggap-dalam-menghadapi-ancaman-online/12999/
Dicetak dari JurnalPost.com pada 05 November 2026 11:06.