Penulis: Rahayu, PGMI-1, Semester V, UINSU
JurnalPost.com – Jumbara PMR-PMI Kota Medan ke-XII tahun 2023 dilaksanakan di Kampung Outbound, Desa Hulu, Kec. Pancur Batu, Kab. Deli Serdang pada 12-15 Oktober 2023 yang bertema “Berakhlak-Berilmu-Beretika”. Jumbara (Jumpa, Bakti & Gembira) adalah ajang bertemunya perwakilan anggota PMR dan PMI. Jumbara juga jadi salah satu wujud mandat PMI sesuai UU Nomor 1 Tahun 2018 tentang Kepalangmerahan yang di dalamnya terdapat mandat pembinaan relawan.
Jumbara merupakan kegiatan yang menanamkan semangat gotong royong dan hidup mandiri pada generasi muda yang mempunyai hati peduli dan ikut serta sebagai relawan dalam berbagai kegiatan. Kegiatan ini berfungsi sebagai forum pertukaran informasi, pengetahuan, keterampilan dan pengalaman serta bertujuan untuk meningkatkan kesukarelaan sejak usia dini. Selain itu, kegiatan ini juga sebagai akomodasi untuk mendorong PMI meningkatkan pelatihan tenaga PMR.
Pada kegiatan ini, terlibat sebanyak 1402 peserta dari 54 sekolah di Kota Medan dan sekitarnya.
Salah satu peserta unit 017 asal sekolah SMP Budi Murni 1 Medan yang bernama Selvi Romauli Siregar, berbagi cerita tentang pengalaman dan pandangannya tentang kegiatan Jumbara. Ini adalah pengalaman pertamanya menjadi peserta Jumbara. Menurutnya “Jumbara adalah tempat dimana menjadikan kita pribadi yang lebih mandiri, berbeda dengan ketika kita berada di rumah semua yang kita perlukan kemungkinan mudah untuk didapatkan. Kita belajar untuk hidup apa adanya, mensyukuri semua yang ada dan tidak merasa kekurangan. Melalui jumbara kita juga dapat belajar menjadi lebih optimis dalam segala hal.” Ungkapnya, Jumat (13/10/23).
Adapun hal yang berkesan yang ia rasakan selama mengikuti Jumbara, yaitu “Kalau untuk pribadi saya sendiri, Melalui kegiatan-kegiatannya saya dapat lebih mengenal diri saya, dari kemampuan saya hingga ke hal-hal yang kurang dari diri saya. Selain itu, kebersamaannya, bisa dapat teman baru dari sekolah-sekolah lain dan bisa hidup mandiri tanpa orang tua.” Ungkapnya.
Namun, Tidak dapat dipungkiri bahwa kekurangan selalu ada dalam setiap hal. Adapun kekurangan dalam kegiatan ini menurutnya, “keseringan mati lampu. Mungkin itu disebabkan oleh kondisi juga ya. Selain itu tidak ada lagi sih, hanya itu yang saya rasa kurang.” Tutupnya.