
JurnalPost.com – Wulan Purnama Sari Simatupang 200902013, mahasiswi Ilmu Kesejahteraan Sosial Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sumatera Utara dengan Supervisor sekaligus Dosen Pengampu mata kuliah Praktik Kerja Lapangan (PKL) 2 yaitu Bapak Fajar Utama Ritonga S.Sos., M.Kesos, melakukan kegiatan PKL 2 selama satu semester di Panti Asuhan Penunh Pengharapan.
Praktik Kerja Lapangan (PKL), merupakan mata kuliah wajib untuk seluruh mahasiswa/i Ilmu Kesejahteraan Sosial dalam salah satu proses untuk sebagai calon Pekerja Sosial. Kegiatan ini dilakukan mulai tanggal 11 September 2023 sampai 8 Desember 2023. Adapun harapan selama berlangsungnya PKL 2 ini yaitu mahasiswi dapat mengimplementasikan konsep-konsep teoritis yang telah di pelajari selama perkulihan.
Kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL) 2 kali ini dilakukan di Panti Asuhan Penuh Pengharapan. Panti Asuhan Penuh Pengharapan merupakan Panti Asuhan yang berlokasi di Jln. Pembangunan No.86, Beringin, Kecamatan Medan Selayang,Kota Medan. Adapun total anak di Panti Asuhan saat ini yaitu sebanyak 26 anak. Keseharian anak di Panti Asuhan Penuh Pengharapan yaitu kegiatan belajar formal disekolah umum, Ibadah, bersih-bersih dan lain sebagainya.
Dalam kegiatan menggambar bersama di Panti Asuhan Penuh Pengharapan dalam meningkat minat belajar anak terdapat tahapan yang digunakan yaitu tahapan umum (genaral Method); Engagement, Intake & Contract, Assesment, Planning, Intervensi, Evaluasi dan Terminasi. Metose ini membantu dalam membangun hubungan yang baik dengan anak-anak di Panti Asuhan Penuh Pengharapan.
Adapun rangkaian kegiatan mengenai tahapan umum yang digunakan yaitu:
1. Engagement, Intake & Contract
Pada tahapan ini merupakan awal dalam menyelesaikan masalah, yang dimana pada tahap ini saya melakukan pendekatan diri terhadap klien dan menjalin hubungan yang baik. Intake merupakan perkenalan kepada klien dalam menyelesaikan masalah. Terakhir Contract adalah membuat kesepakatan atau kontrak mengenai berapa lama proses yang dilakukan.
2. Assesment
Tahap kedua yaitu Assesment, pada tahap ini merupakan tahap penyelesaian masalah. Adapun cara yang saya lakukan yaitu melalui wawancara kepada klien agar mengetahui permasalahannya, yang dapat saya temukan yaitu masih ada klien yang memiliki minat belajar rendah.
3. Planning
Tahap ketiga yaitu Planning, tahapan ini merupakan tahap perencanaan antara saya dengan klien, yaitu membantu klien dalam meningkatkan minat belajar melalui media gambar.
4. Intervensi
Tahap ke empat yaitu Intervensi, dalam tahap ini merupakan pelaksanaan program untuk menyelesaikan permasalahan klien. Dalam hal ini saya menggunakan media gambar untuk meningkatkan minat belajar klien.
5. Evaluasi
Tahap ke lima yaitu Evaluasi, dalam tahap ini sesi pemantauan terhadap program yang berlajan, dan saya melihat adanya perkembangan terhadap klien dalam meningkatkan minat belajar melalui media gambar.
6. Terminasi
Tahap ini adalah tahapan terakhir dalam penyelesaian masalah yang dimana, dalam tahap saya memberhentikan konrak dengan klien karena sudah mencapai tujuan dan rancangan yang disetujui. Oleh itu saya memutuskan kontrak kerjasama dengan klien.
( Wulan Simatupang mahasiswa USU)