Nama : Roswita Mbaro
NIM : 2022008102
JurnalPost.com – Pandemi Covid-19 pada tahun 2020 lalu memiliki dampak yang cukup besar terhadap kemerosotan ekonomi. Salah satu dampak ini dirasakan oleh berbagai bidang sektor Usaha. Pada masa pandemi saat itu, ada banyak pelaku usaha yang harus mengalami penurunan pendapatan secara drastis atau bahkan gulung tikar.
Hal itu juga dirasakan oleh Resa yang kala itu terpaksa menutup usaha rental mobilnya, karena desakan lockdown yang semakin membuat pendapatan usaha transportasinya itu merosot. Akan tetapi, dengan tekat yang kuat untuk bertahan, Resa dengan modal nekatnya berhasil membangun usaha baru di bidang kuliner.
Ide usaha kulinernya ini ia dapatkan dari pemikirannya yang kala itu tercetus untuk membuka usaha yang mana masyarakat tidak akan stop konsumsi dan produknya tak akan sekali buang jika tidak habis di hari itu. Dengan idenya itu, pria yang berasal dari Yogyakarta ini memutuskan untuk membuka usaha kuliner yang bernama “Kedai Dibakarin” Kedai ini menjual berbagai macam menu ayam bakar dengan cita rasa yang khas. Lokasi kedai ini terletak di Jalan Kenari No.63-61, Muja Muju, Kec. Umbulharjo, Kota Yogyakarta.
Usaha yang Resa rintis membuahkan hasil. Memanfaatkan sistem pembelian makanan secara online melalui aplikasi, seperti Shopee, Gopay, dan Grab, usaha kedai ayam bakar ini selalu ramai diserbu pembeli. Bahkan, kedai ini pada saat pandemi kala itu sempat buka selama 24 jam.
Berkembangnya usaha yang dirintis oleh Resa ini, tidak luput dari kerjasama antar pegawainya yang bekerja secara solid. Karena pegawai yang bekerja di Kedai Dibakarin ini rata-rata dari kerabat Resa. Jadi, sistem kerja pegawainya serabutan, bisa Resa saling membantu pekerjaan satu sama lain.
Dengan modal tekat dan nekat-nya ini, Resa berhasil bangkit dari keterpurukan. Hingga saat ini, usaha kulinernya masih berdiri kokoh dan bahkan membuka cabang yang letaknya berada di Universitas Gadjah Mada (UGM).