
oleh : Faricha Nanda Agustin Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
JurnalPost.com – Surabaya dikenal sebagai kota pendidikan yang terus mendorong lahirnya generasi kreatif dan berpikir kritis. Salah satu upaya tersebut tampak dari kegiatan pengembangan literasi di SMPN 41 Surabaya melalui praktik creative writing atau menulis kreatif. Kegiatan ini menjadi ruang bagi siswa untuk mengasah imajinasi, mengekspresikan diri, sekaligus meningkatkan kemampuan berbahasa.
Di SMPN 41 Surabaya, kegiatan menulis kreatif menjadi sarana efektif untuk menumbuhkan minat baca dan tulis. Mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya berperan sebagai fasilitator yang mendorong siswa agar tidak takut salah dalam menulis. Kesalahan dipandang sebagai bagian dari proses belajar, sementara ide-ide unik justru diapresiasi. Hal ini menciptakan suasana belajar yang lebih santai dan menyenangkan.
Mengasah imajinasi lewat creative writing juga berdampak pada perkembangan karakter siswa. Saat menulis cerita, siswa belajar memahami sudut pandang orang lain, membangun empati, dan merefleksikan nilai-nilai kehidupan. Cerita yang diangkat sering kali terinspirasi dari pengalaman sehari-hari di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat sekitar, sehingga terasa dekat dengan realitas mereka.

Melalui kegiatan menulis kreatif, SMPN 41 Surabaya menunjukkan komitmennya dalam mendukung gerakan literasi sekolah. Creative writing menjadi salah satu langkah strategis untuk membekali siswa dengan keterampilan seperti kreativitas, komunikasi, dan kepekaan sosial. Dengan imajinasi yang terus diasah sejak dini, diharapkan siswa mampu tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri, kritis, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Pembelajaran Creative Writing mengajarkan siswa untuk percaya diri dan mengasah imajinasinya