
JurnalPost.com – Karanganyar, Pekalongan (03/08/2023) 1000 hari pertama kehidupan merupakan fase kehidupan yang dimulai sejak terbentuknya janin pada saat kehamilan (270 hari) sampai dengan anak berusia 2 tahun (730 hari). Masa ini sifatnya krusial dalam pertumbuhan dan perkembangan anak. Pada periode inilah organ-organ vital, seperti : otak, hati, jantung, ginjal, tulang, tangan atau lengan, kaki dan organ tubuh lainnya, mulai terbentuk dan terus berkembang sehingga pada periode ini asupan nutrisi dan gizi sangat diperlukan.
Permasalahan asupan nutrisi dan gizi pada fase awal kehidupan ini seringkali diabaikan karena keterbatasan pengetahuan dan ekonomi keluarga. Hal tersebut terlihat dari masih adanya kejadian stunting di Desa Kulu, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan. Oleh karena itu, diperlukan sosialisasi terkait asupan nutrisi dan gizi pada keluarga dengan balita. Salah satu upaya yang dilakukan dengan memberikan pengetahuan terkait ASI eksklusif dan MP-ASI.
Pentingnya kesadaran masyarakat terkait fase krusial 1000 hari pertama kehidupan mendorong KKN Tim II Universitas Diponegoro Tahun 2022/2023 untuk memberikan edukasi terkait asupan nutrisi dan gizi untuk keluarga yang memiliki balita dengan berkolaborasi bersama kader posyandu Desa Kulu.

Kegiatan berkolaborasi dengan kegiatan posyandu yang diadakan pada Selasa, 2 Agustus 2023 dan Rabu, 3 Agustus 2023 di Dukuh Kaum dan Dukuh Kulu Timur, Desa Kulu. Kegiatan diawali dengan kegiatan rutin posyandu seperti: penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan dan imunisasi untuk baduta. Setelah kegiatan rutin posyandu, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi terkait pentingnya 1000 hari pertama kehidupan yang mencakup ASI ekslusif, cara pemberian ASI yang benar dan cara pemberian MP-ASI yang benar. Kegiatan dilanjutkan dengan pembagian contoh MP-ASI yang sehat dan bergizi.
Dalam hal ini, Tim II KKN Universitas Diponegoro Tahun 2022/2023 Desa Kulu memberikan mashed potato dengan ayam dan sayuran yang dibuat khusus dengan mempertimbangkan tekstur dan rasa untuk baduta. Selain pemberian contoh MP-ASI, Tim II KKN Undip juga menjalaskan resep MP-ASI yang sehat dan bergizi untuk membantu ibu dan keluarga menyiapkan MP-ASI yang baik.

Untuk pemahaman lebih lanjut, dibagikan brosur terkait pentingnya 1000 hari pertama kehidupan yang dilengkapi dengan link untuk mengakses booklet yang berisi penjelasan lebh lengkap terkait pentingnya 1000 hari pertama kehidupan. Kegiatan Ditutup dengan penyerahan buku “Pentingnya 1000 Hari Pertama Kehidupan” kepada bidan Desa Kulu untuk keberlanjutan dalam pemberantasan stunting di Desa Kulu.
Dengan diadakannya edukasi terkait pencegahan PTM, TIM II KKN Undip sudah mendukung tujuan SDGs poin ke-3 yaitu ‘Kesehatan yang baik dan kesejahteraaan’.

Harapannya, melalui program ini, keluarga yang memiliki balita di Desa Kulu lebih paham terkait pentingnya 1000 hari pertama kehidupan. Bukan hanya itu, program ini diharapkan dapat membantu kader posyandu dalam pemberian edukasi di masa selanjutnya sebagai upaya pengoptimalan asupan nutrisi dan gizi pada balita serta mewujudkan Desa Kulu sebagai desa bebas stunting.