Kembali
Mode hapus aktif. Klik paragraf, foto, judul, tabel, atau bagian lain yang tidak ingin masuk PDF.
JurnalPost.com

MARAK PEMBAKARAN SAMPAH, MAHASISWA TIM II KKN UNDIP 2022/2023 MANFAATKAN SAMPAH DAUN KERING MENJADI PUPUK KOMPOS

Tim Editor: Redaksi · Tanggal: 12 Agustus 2023

JurnalPost.com – Boyolali (25/07/2023) Desa kalangan merupakan salah satu desa dari 13 desa yang terletak di Kecamatan Klego, Kabupaten Boyolali. Desa ini terdiri dari 9 dusun, yaitu Cengklik, Kalangan, Karanglo, Kopen, Kenteng, Jaten, Blimbing, Tugu, dan Sedayu.  Mayoritas masyarakat di desa Kalangan berprofesi sebagai petani. Kebanyakan dari mereka menanam tanaman semusim, seperti padi, jagung, dan kacang tanah.

Selain itu, di desa ini juga terdapat banyak tanaman perkebunan seperti pohon jati. Pohon jati memiliki kebiasaan meranggas atau menggugurkan daunnya pada saat musim kemarau guna mengurangi tingkat penguapan. Hal tersebut mengakibatkan banyaknya sampah daun yang berserakan di sepanjang desa. Masyarakat biasanya akan meminggirkan daun-daun tersebut kemudian membakarnya. Hal ini menimbulkan permasalahan baru, yaitu pencemaran udara akibat pembakaran sampah yang marak dilakukan oleh masyarakat di Desa Kalangan.

Pembakaran sampah merupakan salah satu penyebab pencemaran lingkungan. Sampah yang dibakar akan menghasilkan gas beracun seperti karbonmonoksida (CO). Membakar daun di area terbuka dapat menghasilkan hidrokarbon yang mengandung sejumlah senyawa racun, iritan, dan karsinogenik penyebab kanker.

Daun yang terbakar melepaskan zat pengiritasi ke udara yang dapat menyebabkan masalah pernapasan dan masalah kesehatan lainnya. Pembakaran sampah banyak terjadi dikarenakan masyarakat beranggapan bahwa hal tersebut merupakan metode paling mudah untuk mengurangi jumlah sampah di rumah. Oleh sebab itu, dilakukan pelatihan pembuatan pupuk kompos dari daun kering guna mengurangi jumlah sampah daun yang dibakar oleh masyarakat. Program kerja ini diharapkan dapat memberikan sokusi alternatif bagi masyarakat dan dijadikan sebagai salah satu opsi untuk mengurangi sampah daun yang ada di desa.

Program kerja diawali dengan kegiatan sosialisasi kepada anggota kelompok tani Makaryo 4. Sosialisasi membahas mengenai pentingnya pertanian organik serta pengenalan terhadap pupuk kompos. Pengenalan pupuk kompos diharapkan agar petani nantinya berkeinginan untuk melakukan pertanian organik karena bahan pembuatannya yang cukup sederhana.

Kegiatan selanjutnya adalah pelatihan pembuatan pupuk kompos. Sebelumnya, bahan dan alat pembuatan pupuk sudah terlebih dahulu disediakan oleh mahasiswa KKN Tim II 2022/2023 Universitas Diponegoro. Petani kemudian akan melakukan pembuatan pupuk dengan dibantu arahan dari mahasiswa. Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan gambaran kepada petani mengenai tata cara pembuatan pupuk kompos dari daun kering.

Penulis : Annisa Putri Aurora Permata Syarifadila

DPL :
Reni Wiyatasari, S.S, M.Hum
Dr. Ir. Baginda Iskandar Moeda Tampoebolon, M.Si, IPM
Irfan Murtadho Yusuf, S.A.P, MPM
 

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/read/marak-pembakaran-sampah-mahasiswa-tim-ii-kkn-undip-2022-2023-manfaatkan-sampah-daun-kering-menjadi-pupuk-kompos/3599/
Dicetak dari JurnalPost.com pada 05 November 2026 16:07.