
JurnalPost.com – Praktik kerja lapangan (PKL) merupakan kegiatan yang biasanya dilakukan oleh mahasiswa. Tujuan dari PKL adalah memberikan pengalaman kerjaa nyata di lapangan kepada masyarakat, untuk memungkinkan mahasiswa untuk menerapkan pengetahuan yang mahasiswa pelajari di kelas. Vivi Rahmadani Siregar (210902027), mahasiswi Kesejahteraan Sosial FISIP USU dengan supervisor Dr. Hairani Siregar, S.Sos. MSP dan dosen pengampu bapak Fajar Utama Ritonga S.Sos, M.Kesos. Praktikum ini berlangsung selama kurang lebih 3 bulan dimulai pada tanggal 18 Maret 2024 dan berakhir 03 Juni 2024. Saya melakukan praktikum di Rumah Singgah Central Kasih Agave di Jln Bunga Lau Dalam Perum SB No.36 Medan.
Rumah singgah Central Kasih Agave merupakan rumah singgah yang berada di belakang Rumah Sakit Adam Malik, tempat pasie-pasien sakit yang membutuhkan tempat tinggal sementara selama proses penyembuhan berlangsung. Rumah singgah Central Kasih Agave memberikan tempat timggal yang aman dan nyaman, disini banyak pasien dan keluarga pasien yang memberi dukungan satu sama lain. Para pasien dan keluarga juga sering berkumpul dan berbagi cerita bersama.
Pertama-tama saya melakukan pendekatan kepada orang-orang yang tinggal di Rumah Singgah dan mengajak orang-orang yang ada di rumah singgah untuk mengobrol bersama. Pada saat mengobrol bersama saya mendapati bahwasanya permasalahan orang-orang yang berada di rumah singgah berbeda-beda. Setelah beberapa minggu saya berbaur dan mengobrol banyak kepada orang-orang di rumah singgah, saya akhirnya menemukan satu klien yang bernama ibu Rika Sitorus berusia 61 tahun yang mengidap penyakit kanker payudara yang memiliki semangat besar untuk sembuh. Adapun permasalahan yang dihadapi ibu Rika tidak memiliki ketrampilan apa pun. Ketika ibu Rika mengatakan tidak memiliki ketrampilan saya akhirnya memutuskan untuk mini project saya akan mengajari ibu Rika membuat gelang dari manik-manik.

Ketika saya mengatakan untuk mengajarkan ibu Rika membuat gelang, hal baik itu disambut baik oleh ibu Rika. Ibu Rika bilang “saya senang kamu mau mengajari saya, nanti kalau saya sudah bisa saya mau jual buat menambah pemasukan”. Ketika mendengar perkataan ibu Rika saya sebagai calon pekerja sosial siap membantu klien dalam meningkatkan kreativitas. Saya menggunakan metode casework dengan tahapan intervensi secara umum dan berikut tahapan-tahapan yang saya lakukan untuk membantu klien:
1. Engagement, intake, contract
Pada tahap ini saya memperkenalkan diri dan menjelaskan maksud dan tujuan saya kepada klienn, disini saya juga menjelaskan apa itu profesi pekerja sosial dengan menggunakan bahasa yang sederhana agar klien saya paham apa yang saya katakan. Selain itu saya juga mengajak klien untuk berbincang-bincang sedikit untuk memahami klien. Setelah itu saya menanyakan kesediaan klien.
2. Assesment
Tahap assessment merupakan proses mengumpulkan data-data mengenai klien. Pada tahap ini saya menggunakan tools assessment pohon masalah. Dari hasil assessment saya menemukan 2 permasalahan yang pertama yaitu ibu Rika tidak pernah mendapatkan bantuan sosial apa pun dari pemerintah dikarenakan lurah tempat tinggal ibu Rika tidak pernah mendata ibu Rika padahal sebenarnya ibu Rika sangatlah perlu untuk dibantu, dan yang kedua tidak memiliki ketrampilan apa pun yang dapat membantu untuk mendapatkan penghasilan. Ketika ditanya ibu Rika menjawab “ia ingin mempunyai ketrampilan kerajinan tangan yang hasilnya bisa dijual atau sekedar untuk hobi saja”.
3. Planning (Perencanaan)
Pada tahap ini saya merencanakan strategi untuk menyelesaikan permasalahan klien. Dalam merencanakan strategi, saya melakukannya dengan melibatkan partisipasi klien. Karena ibu Rika ingin mempunyai ketrampilan akhirnya saya mengajarkan ibu Rika membuat gelang dari manik-manik dan sebelum mengajarkan saya membuat contohnya terlebih dahulu.
4. Intervensi
Tahap intervensi merupakan proses pelaksanaan strategi program yang sudah direncanakan sebelumnya. Melalui tahap perencanaan yang sudah direncanakan, ibu Rika sangat senang membuat gelang. Saya mengajari ibu Rika bagaimana cara memadukan warna manik-manik, menyusun, dan mengikat gelangnya. Ketika sudah melihat contoh dari saya ibu Rika membuat sendiri dan saya memperhatikannya.
5. Evaluasi
Pada tahap ini menilai bagaimana proses berlangsung, pada tahap ini saya melakukan evaluasi terhadap program yang sudah saya dan klien laksanakan. Saya melihat ibu Rika bisa membuat gelang dan menjadi senang. Sehingga dapat dikatakan tujuan saya dalam meningkatkan kreativitas ibu Rika sudah tercapai.
6. Terminasi
Pada tahap ini artinya pemutusan kontrak. Karena program saya sudah tercapai saya bisa menghentikan proses pemberian pertolongan kepada klien.