Kembali
Mode hapus aktif. Klik paragraf, foto, judul, tabel, atau bagian lain yang tidak ingin masuk PDF.
JurnalPost.com

Mahasiswa UNTAG Surabaya Terapkan Teknologi Tepat Guna: Alat Pencetak Kerupuk Samiler di Desa Tamiajeng, Kec. Trawas

Tim Editor: Redaksi · Tanggal: 13 Januari 2026

Penulis: Adhindha Putri Mayangsari

MOJOKERTO, JurnalPost.com — Mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Surabaya melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat melaksanakan program kerja sub kelompok 2 yaitu penerapan Teknologi Tepat Guna (TTG) berupa alat pencetak kerupuk pada salah satu UMKM kerupuk di Desa Tamiajeng, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto. Program ini menjadi bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mendukung penguatan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai tulang punggung perekonomian masyarakat desa.

UMKM kerupuk samiler milik Bu Cianah di Desa Tamiajeng selama ini masih mengandalkan metode pencetakan manual dengan alat sederhana. Kondisi tersebut menyebabkan proses produksi berjalan kurang efisien, terutama saat permintaan pasar meningkat. Keterbatasan alat membuat kapasitas produksi sulit ditingkatkan dan tenaga kerja harus bekerja lebih keras untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Melihat permasalahan tersebut, mahasiswa UNTAG Surabaya menghadirkan solusi melalui penerapan Teknologi Tepat Guna yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi mitra UMKM.

Kegiatan pengabdian diawali dengan proses identifikasi masalah dan analisis kebutuhan mitra melalui observasi langsung serta diskusi dengan pelaku UMKM. Berdasarkan hasil identifikasi tersebut, tim mahasiswa merancang dan membuat alat pencetak kerupuk yang sederhana, mudah dioperasikan, aman digunakan, dan sesuai dengan kapasitas produksi UMKM setempat. Selain itu, desain alat juga memperhatikan aspek kebersihan dan keamanan pangan agar produk yang dihasilkan tetap memenuhi standar kualitas.

Setelah proses perancangan dan pembuatan selesai, tim mahasiswa UNTAG Surabaya melaksanakan uji coba alat pencetak kerupuk secara langsung di lokasi produksi UMKM. Uji coba ini bertujuan untuk memastikan alat dapat berfungsi dengan baik dan terintegrasi dengan alur produksi yang sudah ada. Hasil uji coba menunjukkan bahwa penggunaan alat pencetak kerupuk mampu meningkatkan jumlah output dalam satu kali proses pencetakan, serta mempercepat waktu produksi dibandingkan metode manual sebelumnya.

Tidak hanya berhenti pada penyerahan alat, tim pengabdian juga memberikan pelatihan penggunaan alat kepada mitra UMKM. Pelatihan meliputi tahapan persiapan adonan, teknik pencetakan yang benar, hingga proses pembersihan alat setelah digunakan. Mahasiswa juga memberikan edukasi terkait perawatan alat agar tetap awet, aman, dan dapat digunakan secara berkelanjutan dalam jangka panjang.

Sebagai bentuk komitmen terhadap keberlanjutan program, dilakukan penyerahan resmi Teknologi Tepat Guna alat pencetak kerupuk kepada mitra UMKM Desa Tamiajeng. Penyerahan tersebut dilengkapi dengan buku panduan penggunaan dan perawatan alat sebagai pedoman praktis bagi mitra dalam mengoperasikan alat secara mandiri. Seluruh rangkaian kegiatan ini didokumentasikan sebagai bagian dari laporan pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat.

Melalui program pengabdian ini, mahasiswa UNTAG Surabaya berharap penerapan Teknologi Tepat Guna dapat memberikan dampak positif bagi UMKM Desa Tamiajeng, khususnya dalam meningkatkan produktivitas, efisiensi waktu kerja, serta kualitas produk kerupuk. Dengan meningkatnya kapasitas produksi, diharapkan UMKM setempat mampu memenuhi permintaan pasar secara lebih optimal dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat desa secara berkelanjutan.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/read/mahasiswa-untag-surabaya-terapkan-teknologi-tepat-guna-alat-pencetak-kerupuk-samiler-di-desa-tamiajeng-kec-trawas/22977/
Dicetak dari JurnalPost.com pada 06 November 2026 00:15.