Kembali
Mode hapus aktif. Klik paragraf, foto, judul, tabel, atau bagian lain yang tidak ingin masuk PDF.
JurnalPost.com

Mahasiswa Untag Surabaya Berdayakan UMKM Tas Rajut melalui TikTok Shop di Desa Tamiajeng

Tim Editor: Redaksi · Tanggal: 12 Januari 2026

Penulis: Aryan Athaillaha Putra Ramadhan

MOJOKERTO, JurnalPost.com 16 Desember 2025 — Mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Tamiajeng, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, sebagai bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat. Salah satu fokus utama kegiatan KKN tersebut adalah pemberdayaan UMKM lokal melalui pemanfaatan teknologi digital.

UMKM yang menjadi mitra dalam kegiatan pendampingan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini adalah Rumah Rajut Ruli Zulfa, sebuah usaha mikro yang bergerak di bidang kerajinan tas rajut handmade. Usaha ini dikelola secara mandiri oleh Ibu Ruli Zulfa dan berlokasi di Desa Tamiajeng. Produk tas rajut yang dihasilkan memiliki karakteristik unik karena dibuat secara manual dengan keterampilan khusus, sehingga setiap produk memiliki nilai seni dan estetika yang tinggi. Selain itu, desain tas rajut yang dihasilkan juga mengikuti tren pasar, sehingga diminati oleh berbagai kalangan, khususnya konsumen muda yang menyukai produk kreatif, unik, dan bernilai lokal.

Meskipun memiliki kualitas produk yang baik dan potensi pasar yang cukup besar, Rumah Rajut Ruli Zulfa masih menghadapi sejumlah kendala, terutama dalam aspek pemasaran. Sebelum kegiatan pendampingan dilakukan, pemasaran produk masih bersifat konvensional dan terbatas pada lingkup lokal, seperti penjualan dari mulut ke mulut, pemesanan langsung, atau melalui media sosial sederhana tanpa strategi yang terstruktur. Pemanfaatan platform digital sebagai sarana promosi dan penjualan belum dilakukan secara optimal. Hal ini menyebabkan jangkauan pasar menjadi sempit dan potensi peningkatan pendapatan belum dapat dimaksimalkan.

Melihat kondisi tersebut, mahasiswa KKN melakukan observasi awal dan wawancara dengan mitra untuk mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi. Dari hasil observasi, diketahui bahwa mitra memiliki keterbatasan pengetahuan dan keterampilan dalam pemasaran digital, khususnya terkait penggunaan platform e-commerce berbasis media sosial. Selain itu, mitra juga belum terbiasa membuat konten promosi yang menarik dan konsisten. Oleh karena itu, diperlukan pendampingan yang tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga memberikan pemahaman mengenai strategi pemasaran digital secara berkelanjutan.

Mahasiswa KKN kemudian melihat bahwa TikTok Shop memiliki potensi besar untuk dijadikan sebagai media promosi dan penjualan bagi UMKM Rumah Rajut Ruli Zulfa. TikTok Shop merupakan platform yang mengintegrasikan media sosial dengan fitur e-commerce, sehingga memungkinkan pelaku usaha untuk melakukan promosi sekaligus transaksi dalam satu aplikasi. Keunggulan utama TikTok Shop terletak pada kemampuannya menjangkau audiens yang luas, khususnya generasi muda, melalui konten video pendek yang kreatif dan interaktif. Selain itu, algoritma TikTok memungkinkan konten untuk menjangkau pengguna yang lebih luas meskipun akun masih tergolong baru, asalkan konten yang dibuat menarik dan relevan.

Berdasarkan pertimbangan tersebut, mahasiswa KKN memilih TikTok Shop sebagai salah satu fokus utama pendampingan pemasaran digital. Pendampingan ini dilakukan oleh subkelompok Pemasaran Digital dengan pendekatan yang bertahap dan berkelanjutan. Tahap awal pendampingan dimulai dengan pengenalan konsep pemasaran digital dan pentingnya adaptasi UMKM terhadap perkembangan teknologi. Mahasiswa menjelaskan bahwa media sosial tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai alat strategis untuk meningkatkan visibilitas produk, membangun brand, dan meningkatkan penjualan.

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan pembuatan akun TikTok Shop untuk Rumah Rajut Ruli Zulfa. Pada tahap ini, mahasiswa mendampingi mitra secara langsung mulai dari proses pendaftaran akun, pengisian profil usaha, hingga pengaturan toko di TikTok Shop. Mahasiswa juga memberikan penjelasan mengenai fitur-fitur dasar yang tersedia, seperti unggah produk, pengaturan harga, deskripsi produk, metode pengiriman, dan sistem pembayaran. Penjelasan ini dilakukan secara sederhana dan praktis agar mudah dipahami oleh mitra.

Setelah akun TikTok Shop berhasil dibuat dan diatur, pendampingan dilanjutkan dengan pengenalan alur penjualan di TikTok Shop. Mahasiswa menjelaskan bagaimana proses penjualan berlangsung, mulai dari calon pembeli melihat konten, mengklik produk, melakukan pemesanan, hingga proses pengemasan dan pengiriman. Dengan pemahaman alur ini, mitra diharapkan dapat mengelola pesanan secara mandiri dan lebih percaya diri dalam menjalankan penjualan secara online.

Tahap berikutnya adalah pendampingan dalam pembuatan konten video promosi. Mahasiswa membantu mitra dalam merancang konsep konten yang menampilkan keunikan tas rajut, seperti proses pembuatan yang dilakukan secara handmade, detail rajutan, pilihan warna, serta kegunaan tas dalam aktivitas sehari-hari. Konten juga dibuat dengan gaya yang sederhana namun menarik, menyesuaikan dengan karakter mitra dan target pasar. Mahasiswa memberikan contoh pengambilan video, teknik pencahayaan sederhana, serta penggunaan musik dan caption yang relevan untuk meningkatkan daya tarik konten.

Selain konten promosi biasa, mahasiswa juga mengenalkan fitur live selling sebagai salah satu strategi pemasaran interaktif di TikTok Shop. Live selling memungkinkan mitra untuk berinteraksi langsung dengan calon pembeli secara real time. Dalam kegiatan ini, mitra diajak untuk memperkenalkan produk secara langsung, menjelaskan spesifikasi tas, menunjukkan detail produk, serta menjawab pertanyaan dari penonton. Mahasiswa mendampingi mitra dalam mempersiapkan live selling, mulai dari penataan produk, alur penyampaian, hingga cara berkomunikasi dengan penonton agar lebih menarik dan persuasif.

Pendekatan live selling ini bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan konsumen, karena calon pembeli dapat melihat produk secara langsung dan berinteraksi dengan penjual. Selain itu, live selling juga dapat menciptakan hubungan yang lebih dekat antara penjual dan konsumen, sehingga meningkatkan peluang terjadinya pembelian. Mahasiswa menjelaskan bahwa kepercayaan merupakan salah satu faktor penting dalam pemasaran online, terutama bagi UMKM yang masih membangun brand awareness.

Selama proses pendampingan, terlihat antusiasme yang tinggi dari pelaku UMKM. Ibu Ruli Zulfa terlibat aktif dalam setiap sesi, baik dalam pelatihan maupun praktik langsung. Ia mengungkapkan bahwa penggunaan TikTok Shop memberikan pengalaman baru dalam memasarkan produknya. Awalnya, mitra merasa ragu dan kurang percaya diri dalam menggunakan teknologi digital, namun seiring berjalannya pendampingan, mitra mulai memahami manfaat dan peluang yang ditawarkan oleh platform tersebut.

Selain keterampilan teknis, mahasiswa juga memberikan pemahaman mengenai pentingnya konsistensi dalam membuat konten dan menjaga interaksi dengan konsumen. Mahasiswa menjelaskan bahwa keberhasilan pemasaran digital tidak dapat dicapai secara instan, melainkan membutuhkan proses, komitmen, dan konsistensi. Mitra didorong untuk rutin mengunggah konten, merespons komentar dan pesan dari konsumen, serta terus belajar mengikuti tren yang berkembang di media sosial.

Pendampingan ini diharapkan mampu memberikan dampak jangka panjang bagi UMKM Rumah Rajut Ruli Zulfa. Dengan meningkatnya keterampilan pemasaran digital, mitra diharapkan dapat mengelola TikTok Shop secara mandiri dan berkelanjutan. Selain itu, pemanfaatan TikTok Shop diharapkan dapat memperluas jangkauan pasar, tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga regional bahkan nasional.

Secara keseluruhan, kegiatan KKN ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun UMKM yang lebih mandiri, adaptif, dan berdaya saing di era digital. Pemanfaatan TikTok Shop sebagai media pemasaran digital merupakan salah satu upaya strategis untuk mendorong UMKM Desa Tamiajeng agar mampu berkembang seiring dengan perubahan tren pemasaran. Dengan dukungan pendampingan yang tepat, UMKM diharapkan dapat meningkatkan pendapatan secara berkelanjutan dan memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian desa

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/read/mahasiswa-untag-surabaya-berdayakan-umkm-tas-rajut-melalui-tiktok-shop-di-desa-tamiajeng/22908/
Dicetak dari JurnalPost.com pada 06 November 2026 01:06.