JurnalPost.com – Semangat pelayanan dan pengabdian mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali tercermin melalui kegiatan Program Pengabdian Mahasiswa (PMM). Kali ini, kelompok 74 gelombang 5 memilih tindakan konkret dengan menyampulkan dan mengedit buku administrasi desa di Desa Sumbersekar, Kecamatan Dau. Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) ini adalah untuk mengaplikasikan Hilirisasi hasil Penelitian Universitas Muhammadiyah Malang (UMM)
Dengan determinasi tinggi, mahasiswa UMM ini terlibat dalam proyek penyampulan dan pengeditan 101 buku administrasi desa dengan judul yang berbeda. Setiap buku menjadi wadah informasi berharga mengenai tata kelola dan perkembangan desa. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan aksesibilitas informasi administratif masyarakat setempat.
Bukan hanya itu, kelompok mahasiswa ini juga aktif dalam menciptakan struktur organisasi desa yang lebih baik. Dengan menggandeng tokoh masyarakat setempat, mereka berkolaborasi dalam menyusun organisasi yang mencerminkan kebutuhan dan aspirasi masyarakat Desa Sumbersekar.
Salah satu anggota kelompok, Yusrina, menyampaikan, “Kami berkomitmen untuk memberikan kontribusi positif yang nyata pada pengembangan desa. Penyampulan buku administrasi dan pembuatan struktur organisasi adalah langkah awal kami untuk memberikan fondasi yang kuat bagi kemajuan desa ini.”

Penduduk Desa Sumbersekar menyambut baik kehadiran mahasiswa tersebut, menganggapnya sebagai momentum penting dalam membangun desa yang lebih modern dan terorganisir. Aktivitas penyampulan buku dan penyusunan struktur organisasi desa tidak hanya memberikan manfaat praktis, tetapi juga membangun hubungan yang erat antara mahasiswa dan masyarakat.
Program Pengabdian Mahasiswa di UMM terus menunjukkan arti sejati dari interaksi antara universitas dan masyarakat. Melalui dedikasi dan kontribusi mahasiswa kelompok 74 gelombang 5, diharapkan Desa Sumbersekar dapat melangkah menuju perkembangan yang berkelanjutan, dengan buku administrasi yang lebih terstruktur dan organisasi desa yang mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.