
Kota Tangerang, JurnalPost.com – Mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI Cimone) melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di SMP Negeri 9 Kota Tangerang pada tanggal 28 April 2026. Kegiatan ini mengangkat tema “Menanamkan Benih Kemanusiaan: Edukasi HAM Interaktif untuk Mencegah Perundungan dan Diskriminasi di Kalangan Siswa SMP.”
Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai pentingnya Hak Asasi Manusia (HAM), serta memberikan edukasi tentang dampak negatif perundungan (bullying) dan diskriminasi di lingkungan sekolah.
Tim PKM terdiri dari Ahmad Khalifah Al-fath selaku ketua tim bersama Gloria Yupita, Trihapsari Annida Fitri, Nagita Aulia Davina, Dinda Astia Dewi, Fauzan Fahlevi, Rivan Andika, dan Sayidi Akbar dari kelompok 2 kelas 19.8A03 Program Studi Sistem Informasi Universitas Bina Sarana Informatika.
Kegiatan diikuti oleh 36 siswa-siswi dilaksanakan secara interaktif melalui penyampaian materi, sesi tanya jawab, dan kegiatan “Kotak Curhat” yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk menyampaikan pengalaman maupun pendapat terkait perundungan secara anonim.
Materi pertama mengenai Hak Asasi Manusia (HAM) disampaikan oleh Ahmad Khalifah Al-fath, sedangkan materi tentang perundungan (bullying) disampaikan oleh Gloria Yupita. Para siswa terlihat antusias mengikuti kegiatan dan aktif berpartisipasi selama sesi diskusi berlangsung. Melalui kegiatan ini, siswa diberikan pemahaman mengenai pentingnya menghargai sesama, menjaga sikap toleransi, serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi seluruh siswa.
Ketua tim PKM, Ahmad Khalifah Al-fath, menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat membantu siswa memahami pentingnya menghormati hak orang lain serta berani mencegah tindakan perundungan di lingkungan sekolah. “Melalui kegiatan ini kami berharap siswa dapat lebih memahami pentingnya menghormati hak orang lain serta mampu menciptakan lingkungan sekolah yang positif dan bebas dari perundungan,” ujarnya.

Pihak SMP Negeri 9 Kota Tangerang menyambut positif kegiatan yang dilaksanakan oleh mahasiswa UBSI. Sekolah berharap program edukatif seperti ini dapat terus berlanjut secara rutin, mengingat isu perundungan masih menjadu tantangan nyata di lingkungan sekolah yang perlu ditangani bersama antara pihak sekolah, orang tua, dan masyarakat luas.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa UBSI ini. Materi yang disampaikan sangat relevan dan dikemas dengan cara yang mudah dipahami oleh siswa. Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus hadir disekolah kami, karena pemahaman tentang HAM dan anti-perundungan sejak dini adalah bekal penting bagi siswa untuk tumbuh menjadi pribadi yang menghargai sesama.” Saiful Adji, Guru Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKN), SMP Negeri 9 Kota Tangerang.
Melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini, mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kesadaran sosial serta nilai-nilai kemanusiaan di lingkungan pendidikan.