Kembali
Mode hapus aktif. Klik paragraf, foto, judul, tabel, atau bagian lain yang tidak ingin masuk PDF.
JurnalPost.com

Mahasiswa PMM UMM Kelompok 74 Gelombang 8 Meningkatkan Daya Literasi Baca Siswa dengan Membuat Pojok Baca Di SMP Ma’arif Batu

Tim Editor: Redaksi · Tanggal: 27 Februari 2024

JurnalPost.com, Malang, 12 Februari 2024 , Program Pengabdian Masyarakat Oleh Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang Kelompok 74 Gelombang 8 yang beranggotakan Raka Adyatma Bimasakti, Wulan Sheli Andani, Enya Ebina Almeyra, Adhim Hendra Maulana, Farid Anugraha berasal dari prodi Teknik Informatika dan Manajemen. Serta Dosen Pembimbing Lapang (DPL) Mahar Faiqurahman, S.Kom., M.T.

Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) menjadi wadah bagi mahasiswa menyalurkan berbagai macam kegiatan positif pada masyarakat. PMM sendiri bertujuan untuk mengaplikasikan Hilirisasi bagi penelitian Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Salah satunya adalah dengan meningkatkan daya literasi baca siswa dengan membuat suatu wadah berupa ruang baca

Sekolah adalah tempat di mana pembelajaran bukan hanya terjadi di dalam kelas, tetapi juga melalui lingkungan yang mendukung pertumbuhan dan minat siswa. Di tengah tantangan untuk meningkatkan minat baca di kalangan siswa, kami Kelompok 74 Gelombang 8 dari PMM UMM telah merintis proyek pengabdian masyarakat yang memfokuskan pada revitalisasi perpustakaan sekolah.

Perpustakaan, sebagai pusat pengetahuan di sebuah institusi pendidikan, menjadi ruang yang memegang peranan penting dalam membentuk minat literasi dan pembelajaran siswa. Dalam melihat latar belakang dibuatnya ruang baca di perpustakaan, kita dapat memahami bagaimana transformasi ini menjadi langkah kritis menuju peningkatan kualitas pendidikan di sekolah kita.

Sebelum adanya ruang baca yang diperbarui, perpustakaan sekolah menghadapi tantangan besar dalam meningkatkan minat baca di kalangan siswa. Fasilitas yang kurang nyaman dan kurangnya keberagaman koleksi buku menjadi faktor utama yang menghambat keterlibatan siswa dalam membaca.

Sebelum dimulainya proyek ini, perpustakaan sekolah ini sangat jauh dari citra yang mengundang untuk membaca. Ruang yang berantakan dan minim fasilitas membuat siswa kurang tertarik untuk menghabiskan waktu membaca di sana. Inilah titik awal yang mendorong kami untuk melakukan perubahan positif.

Proses transformasi dimulai dengan perencanaan yang matang. Bersama kelompok, kami mengidentifikasi kebutuhan dan merancang ruang perpustakaan yang lebih menyenangkan dan memotivasi. Ruang yang sebelumnya sempit dan berantakan diubah menjadi area terbuka dengan desain yang menarik perhatian.

Kami melibatkan berbagai pihak, termasuk siswa dan juga guru setempat. Dengan dukungan mereka, kami dapat mengumpulkan dana, tenaga kerja sukarela, dan ide-ide segar untuk menciptakan perpustakaan yang benar-benar menjadi pusat pembelajaran di sekolah.

Kami memastikan bahwa perpustakaan tidak hanya tampak menarik tetapi juga menyediakan fasilitas yang mendukung kegiatan membaca. Penambahan kursi, meja, dan sudut-sudut baca yang nyaman menjadi bagian dari renovasi. Selain itu, kami juga mengembangkan koleksi buku yang relevan dan menarik bagi berbagai tingkatan usia.

Untuk meningkatkan minat baca, kami meluncurkan program pembacaan dan kegiatan kreatif rutin di perpustakaan. Book club, dan diskusi literasi menjadi kegiatan yang mendukung pembelajaran siswa di luar kelas. Melalui program literasi seperti klub buku, lokakarya menulis, dan pertunjukan buku, ruang baca kami bukan hanya sebagai tempat penyimpanan buku, tetapi menjadi pusat kegiatan yang mendorong keberlanjutan minat baca dan penulisan.

Renovasi juga mencakup pengembangan koleksi buku yang lebih luas dan relevan. Dari buku-buku tradisional hingga sumber daya digital, perpustakaan kami sekarang menjadi sumber daya literasi yang beragam dan dapat diakses oleh semua siswa.

Dampak positif dari renovasi ini tidak hanya tercermin dalam jumlah siswa yang lebih sering mengunjungi perpustakaan, tetapi juga dalam respon positif dari guru yang melihat perubahan signifikan dalam semangat belajar siswa.

Transformasi ruang baca dari renovasi perpustakaan yang sempit ini adalah bukti bahwa investasi dalam lingkungan literasi yang memadai dapat membuka pintu untuk peningkatan minat baca dan pembelajaran di kalangan siswa. Sebuah langkah kecil yang diyakini akan menciptakan efek positif dalam perjalanan literasi sekolah kami.

Dengan peluncuran perpustakaan yang baru, kami secara aktif mengukur keberhasilan proyek ini melalui peningkatan minat baca siswa, partisipasi dalam kegiatan perpustakaan, dan hasil tes literasi. Dampak positif tidak hanya terlihat dalam jumlah buku yang dipinjam tetapi juga dalam semangat belajar siswa.

Proyek ini bukan hanya tentang memperbaiki perpustakaan SMP Maarif Batu, tetapi juga memberikan inspirasi bagi sekolah-sekolah lain untuk melakukan langkah serupa. Berbagi pengalaman sangat kami diharapkan dapat menjadi dorongan bagi komunitas pendidikan lainnya.
Ruang baca juga dirancang untuk menjadi tempat yang mengundang kreativitas dan diskusi. Dengan menyediakan area khusus untuk pertemuan kelompok, seminar buku, dan lokakarya menulis, perpustakaan menjadi pusat kegiatan literasi yang beragam.

Dibuatnya ruang baca ini bertujuan untuk mendorong partisipasi aktif siswa dalam aktivitas literasi. Program-program seperti klub buku, pertunjukan buku, dan tantangan membaca dirancang untuk memotivasi siswa untuk terlibat secara langsung dengan literatur.

Dengan pengabdian masyarakat ini, perpustakaan sekolah kami kini telah menjadi tempat yang menyenangkan, mendukung, dan menginspirasi minat baca siswa. Transformasi ini adalah bukti nyata bahwa upaya bersama dalam komunitas dapat menciptakan perubahan yang positif untuk masa depan pendidikan.

Pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh kelompok kami telah menghasilkan transformasi luar biasa pada perpustakaan yang sebelumnya berantakan dan kurang nyaman untuk membaca. Dengan tekad untuk meningkatkan minat baca di kalangan siswa, kami memulai proyek penyelenggaraan kembali ruang perpustakaan menjadi tempat yang nyaman dan inspiratif bagi para siswa.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/read/mahasiswa-pmm-umm-kelompok-74-gelombang-8-meningkatkan-daya-literasi-baca-siswa-dengan-membuat-pojok-baca-di-smp-maarif-batu/11964/
Dicetak dari JurnalPost.com pada 05 November 2026 12:51.