
JurnalPost.com – Dalam pengelolaan pembelajaran hendaknya pendidik mampu mendorong semangat Kerjasama dari semua pihak yang terlibat dalam pembelajaran, dan harus pandai dalam memotivasi peserta didik untuk kreatif, responsive, terbuka, dan inisiatif dalam mengikuti kegiatan pembelajaran.
Untuk mengasah kreativitas anak dalam hal motorik halus, ada banyak sekali kegiatan yang dapat diberikan untuk anak usia dini. Salah satu kegiatan yang dapat dilakukan adalah mencocok dan menempel gambar. Dengan media gambar yang berwarna dan menarik yang akan membuat semangat, antusias dan tertarik.
Pada bulan November lalu mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah berkesempatan untuk memberikan pembelajaran untuk mengasah motorik halus anak usia dini tepatnya di TK Sunan Giri II. Acara ini dilakukan untuk membuat penerapan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Mingguan dan Harian (RPPM dan RPPH) juga memenuhi tugas akhir mata kuliah Simulasi Pembelajaran yang di ampu oleh Dr. Endang Sri Redjeki.M.S.
Melalui Kerjasama yang dilakukan oleh mahasiswa PLS membuat anak anak TK Sunan Giri II menjadi teliti karena melibatkan koordinasi mata dengan tangan yang membutuhkan kehati hati an cukup ekstra karena menggunakan alat yang cukup tajam seperti paku pencocok atau jarum.

Terlihat wajah wajah antusias dari anak anak saat diberikan gambar buah semangka yang belum berwarna. Mereka dengan semangat memilih warna sesuai imajinasi dan mewarnainya dilanjutkan mencocok gambar buah semangka yang sudah selesai diwarnai. Mereka sangat enjoy dalam menjalankan kegiatan ini. Setelah itu mereka memulai menempel gambar yang sudah di cocok pada kertas yang sudah disediakan.
Semoga dengan adanya kegiatan yang kami adakan dapat mengembangkan motorik halus pada anak anak usia dini, dan juga dengan adanya kegiatan ini dapat mengasah kreativitas anak anak usia dini di TK Sunan Giri II.
Dosen Mata Kuliah Simulasi Pembelajaran
Dr. Endang Sri Redjeki, M.S.
Nama Penulis dan Kelompok :
1. Cita Prameswari
2. Faiza Restia D.
3. Mochammad Farhan A.
4. N. Hanin Jayyid
5. Syadira Zahra P.