
JurnalPost.com – Mahasiswa Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam (MPAI) Universitas Ahmad Dahlan melaksanakan kegiatan sosialisasi bertajuk “Akhlak Bermedia Sosial dan Strategi Monetisasi Digital bagi Pengurus IPM SMK Muhammadiyah 1 Purbalingga” pada Kamis, 14 Mei 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di SMK Muhammadiyah 1 Purbalingga dan diikuti oleh pengurus Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) dengan antusias dan penuh semangat.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari tugas PRODAMAT mahasiswa MPAI UAD yang bertujuan untuk mengimplementasikan nilai-nilai pendidikan agama Islam melalui kegiatan edukatif dan pengabdian kepada masyarakat, khususnya di kalangan pelajar. Adapun kegiatan ini diselenggarakan oleh Yusron Latif, Anisa Dwi Hartanti, dan Dewi Kartika dengan menghadirkan narasumber Riko Adi Viantono, S.Pd.
Dalam kegiatan ini, peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga akhlak dan etika dalam menggunakan media sosial di era digital. Materi yang disampaikan menekankan bahwa media sosial tidak hanya digunakan sebagai sarana hiburan dan komunikasi, tetapi juga dapat menjadi media dakwah, edukasi, serta pengembangan kreativitas secara positif.
Narasumber menjelaskan bahwa pelajar harus mampu menggunakan media sosial secara bijak dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai akhlak Islami, seperti menyebarkan informasi yang benar, menghindari ujaran kebencian, menjaga sopan santun dalam berkomentar, serta memanfaatkan media sosial untuk hal-hal yang bermanfaat.

Selain membahas akhlak bermedia sosial, peserta juga mendapatkan materi mengenai strategi monetisasi digital. Dalam sesi tersebut dijelaskan berbagai peluang yang dapat dimanfaatkan pelajar di era digital, seperti membuat konten edukatif, desain grafis, pengelolaan media sosial, hingga pemanfaatan platform digital sebagai sarana produktif dan kreatif.
Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Para peserta terlihat aktif dalam menyampaikan pendapat dan pertanyaan terkait penggunaan media sosial maupun peluang penghasilan melalui platform digital.
Keberhasilan kegiatan ini juga terlihat dari hasil pretest dan posttest yang dilakukan sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil tersebut menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai akhlak bermedia sosial serta strategi monetisasi digital setelah mengikuti sosialisasi. Dengan demikian, kegiatan ini dinilai memberikan dampak positif dalam meningkatkan literasi digital dan kesadaran pelajar terhadap pentingnya etika dalam penggunaan media sosial.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para pengurus IPM mampu menjadi pelopor pelajar yang cerdas bermedia sosial, berakhlak baik, serta mampu memanfaatkan perkembangan teknologi digital untuk kegiatan yang positif, kreatif, dan produktif.