Kembali
Mode hapus aktif. Klik paragraf, foto, judul, tabel, atau bagian lain yang tidak ingin masuk PDF.
JurnalPost.com

MAHASISWA KUKERTA UNRI 2023 Sukses Melaksanakan Program Unggulan Pencegahan Sunting Dengan  Pemberian PMT dan Penyebaran Brosur Pentingnya Posyandu Untuk Meningkatkan Literasi Masyarakat Desa Teluk Latak

Tim Editor: Redaksi · Tanggal: 14 Agustus 2023

JurnalPost.com – Mahasiswa kukerta Unri memberikan pemahaman terkait penting nya posyandu dengan cara penyebaran brosur dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT), hal ini merupakan langkah awal dari pencegahan stunting di Desa Teluk Latak Keb. Bengkalis, Kec. Bengkalis

Berdasarkan hasil Rapat Kerja Nasional BKKBN kementerian kesehatan mengumumkan hasil survei terkait stunting dimana prevalensi stunting di Indonesia turun dari 24,4% di tahun 2021 menjadi 21,6% di 2022. Namun, hal ini belum sesuai standar WHO terkait prevalensi stunting harus di angka kurang dari 20%. Stunting merupakan masalah gizi kronis akibat kurangnya asupan gizi dalam jangka waktu panjang, Stunting sangat berbahaya bagi tumbuh kembang anak dan hal ini juga membuat  tinggal badan anak terhambat, sehingga lebih rendah dibandingkan anak-anak seusianya.

Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 14, 17, dan 18 Juli 2023. Adapun Tim Kukerta Membangun Desa di Desa Teluk Latak diketuai oleh  Muhammad Rifai (FISIP) dan anggotanya meliputi Sri Rahayu (FKIP), Nandita Oktaviana (FKIP), Roza Aulia MZ (FKIP), Rifka Safira (FAPERTA), Ajeng Retno Setiawati (FAPERTA), Awibi Permana MP (FAPERTA),  Nolianus Hogejau (FH),  Yuni Rahmawati Simangunsong (FEB), Yessy Maharani (FEB).

Sebelum melakukan kegiatan stunting mahasiswa kukerta mengambil data anak pada kader tiap-tiap posyandu di Desa Teluk Latak, dengan tujuan pemberian PMT sesuai dengan umur anak dan juga bekerja sama dengan staff posyandu dengan tujuan kegiatan ini sesuai dengan arahan yang benar.

Mahasiswa kukerta bangun kampung UNRI memberikan PMT sebagai salah satu cara pencegahan stunting di Desa Teluk Latak, pemberian PMT ini dilaksanakan  pada 3 (tiga) posyandu di Desa Teluk Latak yaitu posyandu pare, posyandu daun singkong, dan posyandu bayam merah. Meskipun di Desa Teluk Latak tidak memiliki kasus stuting namun kegiatan ini diharapkan sebagai tindakan preventif pencegahan sunting, sehingga dapat mempertahankan 0% sunting di Desa Teluk Latak.

Selain pemberian PMT mahasiswa Kukerta UNRI tahun 2023 Desa Teluk Latak juga memberikan brosur dan kunjungan (sweeping) kerumah orang tua yang memiliki balita namun tidak hadir pada saat kegiatan posyandu tiap bulannya. Tindakan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran orang tua untuk lebih memperhatikan tumbuh kembang anak, karena sebagian orang tua tidak membawa balita ke posyandu dikarenakan sibuk bekerja yang notabene perkejaannya sebagai nelayan. Di dalam brosur dijelaskan pengertian stunting, kapan terjadinya stunting, akibat terjadinya stunting dan cara pencegahan stunting.

Ketua kelompok berharap dengan adanya program ini dapat meningkatkan kesadaran orang tua agar lebih memperhatikan perkembangan anak. Harapan kami mahasiswa kukerta dengan berjalan penyuluhan ini dapat meningkatkan penurunan stunting di Indonesia agar sesuai standar WHO dan dapat menurun 14% di tahun 2024 agar Indonesia menjadi negri yang sehat.

Kegiatan ini mendapatkan tanggapan dan respon yang positif dari masyarakat desa teluk latak, serta diharapkan dapat menjadikan balita di Desa Teluk Latak sehat tanpa stunting.
 
Editor (Sri Rahayu)

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/read/mahasiswa-kukerta-unri-2023-sukses-melaksanakan-program-unggulan-pencegahan-sunting-dengan-pemberian-pmt-dan-penyebaran-brosur-pentingnya-posyandu-untuk-meningkatkan-literasi-masyarakat-desa-tel/4349/
Dicetak dari JurnalPost.com pada 05 November 2026 12:16.