
JurnalPost.com – MBKM adalah suatu program yang dibuat oleh KEMENDIKBUDRISTEK yang mempunyai tujuan agar mahasiswa memperoleh sebuah pengalaman dan ilmu dalam hal soft skill maupun hard skill jika sudah memasuki didunia kerja. Program MBKM yang dibuat ada sembilan, salah satunya yaitu Kampus Mengajar (KM). Kampus mengajar adalah pelaksanaan pembelajaran diluar kampus tepatnya di sekolah terdekat dengan tempat tinggal kita selama satu semester dengan menjadi mitra guru dalam hal berinovasi saat pengajaran agar dapat berdampak kepada siswa.
Sebelum melaksanakan penugasan, kami terlebih dahulu melakukan pembekalan selama 3 minggu, lalu pada saat masa penugasan kita tidak berjalan sendiri. Dalam hal ini, kita berkelompok dengan 5 anggota dari berbeda universitas yaitu ada Valensia Putri Erlina (UNESA), Cicilia Dwi Nabila (UNIPA), Nadyah Amelia (UNTAG), Diasyifa Martha (UNESA), dan Viona Erlanda (UNTAG) dan mempunyai Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) yaitu bapak Fajar Luqman Tri Ariyanto, S.Pd., M.Pd. dari Universitas Trunojoyo Madura serta guru pamong dari sekolah UPT SD Negeri 206 Gresik yang dipilih oleh Kepala Sekolah yaitu bapak Khusnul Sajidin, S.Pd. SD. Ibu Anggraeny Puspaningtyas, S.AP., M.AP. merupakan dosen pembimbing saya dalam proses pengerjaan luaran MBKM, beliau mengarahkan saya dalam mengerjakan sebuah artikel ilmiah, artikel media online, video kegiatan dan laporan akhir MBKM.
Saat penugasan, kami membuat berbagai progam kerja demi bekal masa depan siswa di UPT SD Negeri 206 Gresik, salah satunya yaitu program sosialisasi stop bullying. Bullying merupakan tindakan kekerasan dengan sengaja baik fisik maupun non fisik yang dilakukan oleh sekelompok orang kepada individu yang merasa lemah dibanding mereka. Bullying ini sering terjadi di sekolah. Seperti contoh dari berita sekolah yang kini sedang viral, membully dengan teman sebaya, kakak kelas membully adik kelas begitupun sebaliknya. Dan jika dilakukan dengan berulang-ulang, hal ini sangat berpengaruh pada kesehatan mental korban bahkan akan mengakibatkan kejadian yang tidak kita inginkan.

Gambar diatas merupakan kegiatan stop bullying yang kami lakukan pada hari jum’at 13 Oktober 2023, disini kami mengambil tema “Meningkatkan Berteman Dengan Empati dan Cinta, Bukan Kekerasan” dengan pemateri kak Muhammad La Rayba Fie yang merupakan mahasiswa Universitas Negeri Surabaya prodi psikologi. Pokok pembahasan kami disini yaitu bentuk-bentuk bullying, dampak bullying, penyebab bullying, cara mengatasi bullying, dan menampilkan video motivasi tentang bullying. Kami berharap dengan adanya sosialisasi yang diberikan dapat bermanfaat kepada siswa-siswi, menyadarkan akan dampak bullying, mengurangi perbuatan bullying kepada teman, dan akan menjadikan siswa-siswi di sekolah UPT SD Negeri 206 Gresik menyayangi temannya.
Nama penulis : Viona Erlanda Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya Prodi Administrasi Publik
Dosen Pembimbing : Ibu Anggraeny Puspaningtyas, S.AP., M.AP.