GRESIK, JurnalPost.com – Sampah plastik merupakan salah satu jenis sampah yang sulit terurai dan berdampak buruk bagi lingkungan. Namun, sampah plastik juga bisa menjadi sesuatu yang memiliki nilai manfaat jika dikelola dengan baik. Hal ini yang ingin disampaikan oleh Mahasiswa KKN Kelompok 3 Teknik Lingkungan Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur dengan mengadakan kegiatan sosialisasi sampah plastik menjadi solusi inovatif untuk pengelolaan sampah di salah satu kampung di Kabupaten Gresik.
Dalam sosialisasi ini, mahasiswa memberikan materi tentang dampak apa saja yang dapat ditimbulkan dari sampah plastik terhadap kesehatan dan lingkungan, seperti pencemaran tanah, air, udara, serta penyakit-penyakit yang ditimbulkan akibat sampah plastik. Mahasiswa juga menjelaskan cara untuk mengolah sampah plastik menjadi produk yang memiliki nilai ekonomis, seperti tas, dompet, kerajinan botol plastik, dan lain sebagainya.

Selain memberikan materi, mahasiswa juga melakukan praktik bersama masyarakat tentang cara membuat botol plastikprak bekas menjadi wadah sampah. Cara yang dapat dilakukan untuk mengolah botol plastik bekas menjadi tempat sampah adalah dengan memotong bagian kepala botol bekas menggunakan pisau atau cutter. Kemudian susun kumpulan botol bekas yang sudah dipotong bagian kepala hingga menyerupai bentuk tabung. Apabila botol plastik bekas sudah disusun maka rekatkan setiap botol yang disusun menggunakan lem tembak. Gunakan triplek pada bagian bawah tempat sampah sebagai alas penopang. Lalu rekatkan triplek dengan botol menggunakan lem tembak. Tidak lupa dengan menambahkan kain flanel pada dalam botol agar lebih berwarna dan tidak monoton. Setelah itu, rekatkan kain flanel pada dalam botol menggunakan lem tembak. Selain menambahkan kain flanel sebagai pewarna botol bekas, kain flanel juga dapat digunakan sebagai hiasan bunga agar lebih menarik. Langkah terakhir adalah dengan merekatkan hiasan bunga pada luar botol tabung menggunakan lem tembak.

Hasil dari sosialisasi ini adalah masyarakat memahami bagaimana cara untuk memanfaatkan sampah menjadi sesuatu yang memiliki nilai manfaat. Masyarakat tidak hanya menghasilkan karya yang monoton, tetapi juga menciptakan sesuatu yang unik dan memiliki nilai jual. Tempat sampah ini dapat digunakan di rumah, sekolah, atau tempat umum lainnya. Selain itu, tempat sampah ini juga dapat menghemat biaya, mengurangi konsumsi plastik baru, dan mengurangi jumlah sampah plastik yang dibuang. Sosialisasi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan di Kabupaten Gresik. Mahasiswa KKN Kelompok 3 Teknik Lingkungan Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur berharap bahwa kegiatan ini bisa menjadi inspirasi bagi masyarakat lain untuk mengolah sampah plastik menjadi produk yang bermanfaat.