Kembali
Mode hapus aktif. Klik paragraf, foto, judul, tabel, atau bagian lain yang tidak ingin masuk PDF.
JurnalPost.com

Mahasiswa KKN UNTAG Surabaya Edukasi Pemisahan Sampah Organik dan Nonorganik di Desa Candiwatu Mojokerto

Tim Editor: Redaksi · Tanggal: 15 Januari 2026
KKN UNTAG Surabaya – Sosialisasi Pemilahan Sampah Organik dan Non Organik

JurnalPost.com – Melalui interaksi langsung di masyarakat, mahasiswa dari Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya menunjukkan dedikasi dalam mendukung keberlanjutan lingkungan dengan melakukan sosialisasi mengenai pemisahan sampah organik dan nonorganik di Desa Candiwatu, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. Aktivitas ini dilaksanakan sebagai bagian dari program Kuliah Kerja Nyata (KKN) sebagai wujud pengabdian mahasiswa dalam menangani isu lingkungan yang masih dihadapi oleh warga desa.

Tantangan pengelolaan sampah di tingkat rumah tangga ternyata cukup rumit, terutama di daerah pedesaan. Sampah yang tidak ditangani dengan benar sering kali menumpuk, menciptakan bau tidak sedap, serta berisiko mencemari lingkungan sekitar. Salah satu penyebab utama dari masalah ini adalah ketidakadanya pemisahan sampah dari sumbernya.

Pemisahan antara sampah organik dan nonorganik merupakan tahap awal yang sangat krusial dalam sistem pengelolaan sampah secara berkelanjutan. Sampah organik bisa diolah menjadi kompos, sedangkan sampah nonorganik dapat didaur ulang atau digunakan kembali. Namun, di lapangan, masih banyak warga yang belum memahami perbedaan antar jenis sampah dan manfaat dari pemisahan tersebut.

Di sisi lain, meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pengelolaan sampah membutuhkan pendekatan edukatif yang berkelanjutan. Minimnya sosialisasi dan dukungan membuat sebagian warga masih menganggap pemisahan sampah sebagai hal yang kompleks dan tidak memberi keuntungan langsung. Situasi ini menunjukkan pentingnya peran aktif berbagai pihak dalam memberikan pemahaman yang benar.

Sebagai agen perubahan, mahasiswa memiliki posisi strategis dalam menghubungkan pengetahuan dan praktik di kalangan masyarakat. Program KKN tidak hanya menjadi sarana belajar bagi mahasiswa, tetapi juga berfungsi sebagai media transfer pengetahuan kepada masyarakat dengan pendekatan yang komunikatif dan partisipatif.

Melalui program KKN Sub Kelompok 6, mahasiswa UNTAG Surabaya menyajikan solusi konkret dengan mengadakan sosialisasi mengenai pemisahan antara sampah organik dan nonorganik. Aktivitas ini mencakup penyampaian informasi tentang berbagai jenis sampah, metode yang tepat untuk memilah, serta manfaat positif dari pemisahan sambil menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan. Strategi yang dipakai menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat agar informasi tersebut bisa dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Sebagai hasil akhirnya, kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran serta keprihatinan warga Desa Candiwatu mengenai urgensi pengelolaan sampah yang baik. Kerja sama antara mahasiswa dan masyarakat menjadi langkah awal untuk membangun lingkungan desa yang bersih, sehat, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat peranan perguruan tinggi dalam pengembangan masyarakat yang berorientasi lingkungan.

Penulis: Abhista Maulana Rizkyansyah
Mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
Pembimbing: Muhammad Ridha Febriyani, S.H., M.Kn., M.H.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/read/mahasiswa-kkn-untag-surabaya-edukasi-pemisahan-sampah-organik-dan-nonorganik-di-desa-candiwatu-mojokerto/23358/
Dicetak dari JurnalPost.com pada 05 November 2026 22:58.