Kembali
Mode hapus aktif. Klik paragraf, foto, judul, tabel, atau bagian lain yang tidak ingin masuk PDF.
JurnalPost.com

Mahasiswa KKN Untag Surabaya Dorong Digitalisasi UMKM Rumah Rajut di Desa Tamiajeng

Tim Editor: Redaksi · Tanggal: 12 Januari 2026

Penulis: Dian Cipta Nurrohman

MOJOKERTO, JurnalPost.com — Sebagai wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya kembali menerjunkan mahasiswanya untuk mengabdi kepada masyarakat. Melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN), sekelompok mahasiswa ditugaskan di Desa Tamiajeng, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, untuk turut serta mengembangkan potensi desa dan memberdayakan masyarakat setempat, khususnya di sektor usaha mikro dan ekonomi kreatif.

Desa Tamiajeng dikenal memiliki potensi UMKM berbasis kerajinan tangan, salah satunya adalah Rumah Rajut Ruli Zulfa yang memproduksi tas rajut handmade. Produk tas rajut ini memiliki keunggulan dari segi estetika, keunikan desain, serta nilai ramah lingkungan. Namun demikian, potensi tersebut belum dimanfaatkan secara maksimal karena keterbatasan strategi pemasaran, terutama dalam pemanfaatan platform digital selain Instagram.

Melihat kondisi tersebut, mahasiswa KKN Untag Surabaya hadir dengan misi untuk membantu UMKM Rumah Rajut Ruli Zulfa dalam mengoptimalkan pemasaran digital. Pendampingan difokuskan pada pengenalan dan pemanfaatan platform marketplace seperti TikTok Shop dan Shopee, yang dinilai memiliki potensi besar dalam menjangkau konsumen lebih luas dan meningkatkan interaksi dengan pembeli.

Program kerja mahasiswa KKN di Desa Tamiajeng terbagi dalam satu subkelompok utama, yaitu subkelompok Pemasaran Digital. Subkelompok ini dirancang untuk menjawab kebutuhan UMKM yang masih menghadapi kendala literasi digital, khususnya dalam pengelolaan media sosial dan marketplace. Pendampingan dilakukan secara bertahap dan intensif agar mudah dipahami oleh pelaku usaha.

Subkelompok Pemasaran Digital menjadi fokus utama dalam kegiatan KKN ini. Mahasiswa mengawali pendampingan dengan melakukan observasi terhadap sistem pemasaran yang telah berjalan. Selanjutnya, mahasiswa membantu mitra dalam membuat dan mengelola akun TikTok Shop dan Shopee, mulai dari pengunggahan produk, penulisan deskripsi yang menarik, hingga pengaturan tampilan toko secara sederhana namun informatif.

Selain itu, mahasiswa juga memberikan pelatihan pembuatan konten video pendek sebagai media promosi. Konten yang dibuat menampilkan proses pembuatan tas rajut, detail produk, serta contoh penggunaan tas dalam aktivitas sehari-hari. Mahasiswa turut mengenalkan fitur live selling sebagai salah satu strategi promosi interaktif yang memungkinkan pelaku UMKM berkomunikasi langsung dengan calon pembeli.

Antusiasme mitra terlihat dari keterlibatan aktif selama proses pendampingan. Ibu Ruli Zulfa menyampaikan bahwa pendampingan dari mahasiswa KKN membantunya memahami cara memanfaatkan media sosial dan marketplace yang sebelumnya dianggap sulit. Ia juga merasakan adanya peningkatan interaksi dari calon konsumen melalui komentar dan pesan yang masuk.

Selain fokus pada pemasaran digital, mahasiswa KKN juga memberikan edukasi literasi digital dasar agar mitra mampu mengelola akun secara mandiri setelah kegiatan KKN berakhir. Edukasi ini mencakup pemahaman sederhana mengenai konsistensi unggahan, pentingnya interaksi dengan konsumen, serta cara membaca respons pasar melalui media sosial.

Kegiatan KKN ini diharapkan tidak hanya memberikan dampak jangka pendek berupa peningkatan interaksi dan jangkauan pemasaran, tetapi juga dampak berkelanjutan bagi perkembangan UMKM Desa Tamiajeng. Sinergi antara mahasiswa dan pelaku usaha membuktikan bahwa kolaborasi dapat menciptakan inovasi pemasaran digital yang bermanfaat serta memperkuat ekonomi kreatif desa di masa mendatang.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/read/mahasiswa-kkn-untag-surabaya-dorong-digitalisasi-umkm-rumah-rajut-di-desa-tamiajeng/22902/
Dicetak dari JurnalPost.com pada 06 November 2026 00:56.