
Disusun oleh: Fauziah Nursya’bani Fadillah
JurnalPost.com – Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu program pengabdian masyarakat yang diadopsi oleh perguruan tinggi di Indonesia. Program ini bertujuan untuk memberikan kontribusi positif kepada masyarakat sekitar melalui berbagai kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa. Salah satu kegiatan yang sering dilakukan dalam program KKN adalah pembuatan pupuk kompos. Pupuk kompos merupakan salah satu solusi yang ramah lingkungan dan efektif dalam meningkatkan produktivitas pertanian. Artikel ini akan menjelaskan tentang pupuk kompos dan bagaimana kegiatan KKN dapat mempromosikan penggunaannya.
Pupuk kompos merupakan pupuk organik yang dihasilkan melalui proses penguraian bahan organik seperti sisa tanaman, sampah dapur, dan bahan organik lainnya oleh mikroorganisme. Proses pengomposan ini menghasilkan pupuk yang kaya akan nutrisi dan bermanfaat bagi pertumbuhan tanaman. Selain itu, penggunaan pupuk kompos juga dapat membantu mengurangi limbah organik yang dihasilkan oleh masyarakat. Manfaat Pupuk Kompos : Meningkatkan kesuburan tanah, Meningkatkan daya tahan tanaman terhadap penyakit dan hama dan juga Mengurangi penggunaan pupuk kimia.
Peran Kegiatan KKN dalam Promosi Pupuk Kompos:Dalam kegiatan KKN, mahasiswa dapat berperan aktif dalam mempromosikan penggunaan pupuk kompos kepada petani dan masyarakat sekitar. Beberapa cara yang dapat dilakukan antara lain: Pelatihan dan penyuluhan, Demonstrasi pembuatan pupuk kompos, Pendampingan dan monitoring.
Pupuk kompos merupakan solusi yang efektif dalam meningkatkan produktivitas pertanian secara berkelanjutan. Melalui kegiatan KKN, mahasiswa dapat memainkan peran penting dalam mempromosikan penggunaan pupuk kompos kepada petani dan masyarakat sekitar. Dengan demikian, penggunaan pupuk kompos dapat ditingkatkan, manfaatnya dapat dirasakan oleh petani, dan lingkungan pun akan terjaga.