Kembali
Mode hapus aktif. Klik paragraf, foto, judul, tabel, atau bagian lain yang tidak ingin masuk PDF.
JurnalPost.com

Mahasiswa KKN Undip Ajarkan Cara Berbudidaya Sistem “BUDIKDAMBER” (Budidaya Ikan Dalam Ember) Sederhana Skala Rumah Tangga Menggunakan Media Barang Bekas Di Desa Kalangan

Tim Editor: Redaksi · Tanggal: 10 Agustus 2023
Gambar 1. Sosialisasi program kerja kepada kelompok sasaran

JurnalPost.com – Kalangan, Boyolali (5/08/2023). Kelurahan kalangan merupakan salah satu kelurahan di Kabupaten Boyolali yang termasuk kedalam wilayah kecamatan Klego. Desa kalangan merupakan desa dengan mayoritas penduduknya berprofesi sebagai petani. Namun, ada beberapa warga yang juga memiliki profesi sampingan sebagai pembudidaya ikan lele. Beberapa kendala yang sering dihadapi oleh para pembudidaya lele di Desa Kalangan yaitu keterbatasan air karena sumber air yang sulit di jangkau.

Budikdamber adalah teknologi budidaya atau budidaya ikan yang menggabungkan budidaya tanaman dalam wadah budidaya, seperti ember. Dalam hal ini Mahasiswa program studi Akuakultur KKN Reguler Tim 2 Universitas Diponegoro 2023 memberikan inovasi mengenai Budikdamber dengan menggunakan media barang bekas. Sistem ini merupakan penggabungan dari berbudidaya ikan dan sayuran yang di gabungkan dalam satu wadah budidaya. Salah satu jenis ikan dan sayur yang dapat digunakan yaitu ikan lele dan  kangkung.

Kegiatan ini dilakukan pada hari Selasa (25/07/2023) pukul 13.00 WIB, bertempat di mushola  RT 01 Desa Kalangan dengan sasaran dari program ini yaitu Kelompok Tani . Rangkaian kegiatan yang dilakukan pada pertemuan ini adalah diawali dengan pengenalan terhadap alat dan bahan apa saja yang dibutuhkan apabila ingin membuat budikdamber, seperti ember bekas cat, ikan lele, gelas plastik bekas yang sudah dilubangi, tanaman kangkung, arang,  dan pakan ikan lele, cara pemeliharaan serta manfaat atau keuntungan dari budikdamber.

Pada sosialisasi Budikdamber, para warga terlihat antusias dan aktif bertanya mengenai bagaimana cara berbudidaya ikan dan sayur yang di gabungkan menggunakan ember bekas. Setelah itu kegiatan dilanjutkan dengan perancangan prototype bersama dengan masyarakat. Adanya budikdamber ini juga dapat membuat warga lebih peduli akan hadirnya lingkungan yang sesuai dengan SDG’s point 15 dan menerapkan serta memanfaatkannya dengan baik.

Gambar 2. Proses pemeliharaan BUDIKDAMBER

Pemeliharaan Budikdamber dilakukan dengan cara meletakkan ember di tempat yang terkena sinar matahari. Tanaman kangkung yang dipakai adalah tanaman kangkung dewasa yang telah dipotong, dan diambil bagian akarnya agar mudah tumbuh dan berkembang. Tanaman kangkung akan mulai terlihat tumbuh pada hari ke 3 setelah proses penanaman. Pemberian pakan pada ikan dilakukan sebanyak 2 kali pada pagi dan sore hari, metode pemberian pakan dilakukan dengan cara memberikannya hingga ikan kenyang dan pakan tidak bersisa. Keuntungan dari Budikdamber sendiri yaitu hasil panen yang didapatkan ada 2 jenis yaitu ikan dan sayuran, serta dapat menggunakan lahan serta air yang terbatas. Ikan dapat dipanen setelah 2,5-3 bulan masa pemeliharaan, serta tanaman kangkung dapat di panen setiap seminggu sekali setelah penanaman.
 
Penulis : Rahmat Musthofa/Akuakultur
Lokasi : Desa Kalangan, Kecamatan Klego, Kabupaten Boyolali

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/read/mahasiswa-kkn-undip-ajarkan-cara-berbudidaya-sistem-budikdamber-budidaya-ikan-dalam-ember-sederhana-skala-rumah-tangga-menggunakan-media-barang-bekas-di-desa-kalangan/3089/
Dicetak dari JurnalPost.com pada 05 November 2026 14:49.