Kembali
Mode hapus aktif. Klik paragraf, foto, judul, tabel, atau bagian lain yang tidak ingin masuk PDF.
JurnalPost.com

Mahasiswa Kesejahteraan Sosial USU Ajak Anak Panti Meningkatkan Kemampuan Dasar Membaca dan Menghitung

Tim Editor: Redaksi · Tanggal: 22 Desember 2023

Oleh: Elisabet Ronauli Hutapea (200902046)

JurnalPost.com – Kegiatan Praktek Kerja Lapangan II dilaksanakan di Panti Asuhan Raphael yang beralamat di Perum Simalingkar No.4 – 6, Jl. Rotan Raya No.9, Simalingkar A, Kec. Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, dengan mahasiswa praktikan saya sendiri, Elisabet Ronauli Hutapea (200902046) dengan dosen supervisor lapangan ibu Dra. Tuti Atika, MSP.

Kegiatan PKL II ini berlangsung kurang lebih dalam kurun waktu 3 bulan dimulai dari bulan September hingga Desember. Panti asuhan ini menampung kurang lebih 50 anak dengan 20 anak sebagai fokus program yang saya buat.

Pada bulan September, saya menghubungi pengurus panti dan menjelaskan maksud saya ingin mengambil tempat PKL di Panti Asuhan Raphael yang kemudian disambut baik oleh pengurus panti. Setelah selesai menghubungi ibu panti, kemudian kami mengatur jadwal agar anak panti tidak terganggu dengan kedatangan saya ketika saya melakukan program. Ibu panti mengizinkan saya untuk memberikan program pengajaran kepada anak yang masih berada di tingkat SD dan dibagi menjadi 3 kelompok, yaitu kelas 1 dan 2 di satu hari yang sama, kelas 3 dan 4 di satu hari yang sama, dan kelas 5 dan 6 di satu hari yang sama, begitulah sistem yang dibuat oleh ibu panti agar saya dapat lebih mudah dalam memberikan program pengajaran.
Di hari pertama saya datang ke panti, saya disambut dengan ceria oleh anak panti dan melakukan perkenalan dengan anak-anak. Kemudian saya memulai program saya dengan mengajar mereka membaca. Kebetulan di hari pertama saya mendapat jadwal untuk mengajar anak kelas 1 dan 2 yaitu difokuskan dalam belajar membaca.

Dalam pelaksanaan PKL II ini, saya mendapat kesulitan dalam memberikan program pengajaran membaca dan menghitung yang disebabkan minimnya pengetahuan anak panti akan dasar-dasar membaca dan menghitung yang diberikan oleh guru mereka. Dengan melihat masalah ini, saya membuat mini project untuk meningkatkan minat dan kemampuan dasar anak dalam membaca dan menghitung yang diharapkan dapat berjalan dengan baik.

Mini project dibuat dengan menggunakan tahapan social groupwork, yang mana kelompok tersebut dibagi menurut tingkatan kelas masing-masing anak, yaitu kelas 1-2 SD di kelompok 1, kelas 3-4 SD di kelompok 2, dan kelas 5-6 SD di kelompok 3.

Tahapan social groupwork
1. Tahap Persiapan
Pada tahapan ini saya mempersiapkan pendekatan yang akan dilakukan untuk pengembangan kelompok anak guna memaksimalkan tujuan dari mini project yang dibuat. Kemudian pada tahap ini juga saya mempersiapkan materi yang akan diajarkan kepada tiap kelompok.

2. Tahap Assessment
Pada tahapan ini saya mencari masalah yang ada pada tiap kelompok anak. Saya menemukan permasalah yang berbeda pada anak di tiap kelompok yang berbeda. Hasil yang saya dapat adalah melalui hasil pengamatan saya dan juga hasil tanya jawab yang saya lakukan kepada anak di tiap kelompok yang berbeda. Setelah mendapatkan inti permasalahan, yaitu mereka yang kesulitan untuk mengikuti pelajaran dikarenakan kurangnya kemampuan baca, dan juga kesulitan dalam pembelajaran matematika yang disebabkan kurangnya pembelajaran dari sekolah masing-masing.

3. Tahap Perencanaan Alternatif Program
Pada tahap ini saya kemudian merencanakan program pembelajaran kepada kelompok anak panti tersebut. Di sini peran saya adalah sebagai edukator dan fasilitator dalam mini project pengajaran saya. Saya mengupayakan untuk dapat mengajarkan pelajaran yang tidak mereka ketahui yang tidak diajarkan ulang di sekolah. Dengan demikian anak-anak dapat mengikuti pembelajaran mereka di sekolah.

4. Tahap Formulasian Rencana Akhir
Pada tahap ini, tiap anak diharuskan supaya dapat memahami pembelajaran yang diajarkan agar dapat mengerti pembelajaran selanjutnya. Anak-anak setuju dan mengikuti pembelajaran dengan baik meskipun ada beberapa yang kurang dapat mengerti dan saya meminta tolong kepada anak yang telah mengerti untuk dapat mengajarkan yang lain ketika saya tidak ada.

5. Tahap Pelaksanaan Program (Implementasi)
Pada tahapan ini saya melakukan program yang telah direncanakan. Pelaksanaan program yaitu dengan mengajarkan kepada mereka cara membaca dan menulis, serta mengajarkan beberapa topik pembelajaran matematika yang mungkin kurang mereka mengerti. Dalam melaksanakan program ini, saya harus mempersiapkan materi yang diajarkan sehari sebelum saya datang agar dapat mengajarkannya secara maksimal.

6. Tahap Evaluasi
Pada tahapan ini, setelah saya melaksanakan program pengajaran kepada mereka, saya membuat kuis kecil dan juga menyuruh mereka untuk mengerjakan beberapa soal yang dapat menguji mereka apakah mereka mengerti dengan pelajaran yang diajarkan di hari itu. Dan dari hasil yang saya dapatkan, sekitar 80% anak mengerti dengan apa yang diajarkan.

7. Tahap Terminasi
Pada tahapan ini, merupakan tahapan yang dimana sudah selesainya program yang dijalankan. Dengan demikian saya dapat memutus hubungan dengan panti. Pemutusan hubungan pertama kali dilaksanakan dengan mengucapkan terima kasih kepada ibu panti dan juga anak-anak panti yang telah bekerja sama selama saya melakukan praktik di panti tersebut.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/read/mahasiswa-kesejahteraan-sosial-usu-ajak-anak-panti-meningkatkan-kemampuan-dasar-membaca-dan-menghitung/9745/
Dicetak dari JurnalPost.com pada 05 November 2026 13:28.