
JurnalPost.com – Selama satu bulan terakhir, saya Muhammad Nur Zulqornain Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya berkesempatan menjalani magang sebagai asisten produser di JTV, sebuah stasiun televisi lokal yang terkenal di Surabaya. Pelaksanaan magang yang dimulai pada awal bulan Maret hingga awal bulan April 2024.Ditempatkan pada divisi Master Control Room (MCR), saya memperoleh banyak pengalaman berharga dan wawasan mendalam mengenai dunia penyiaran yang sebelumnya hanya bisa saya bayangkan.

Divisi MCR di JTV bertanggung jawab atas kontrol teknis dari seluruh siaran yang ditayangkan. Mereka memastikan setiap program yang disiarkan berjalan lancar tanpa gangguan teknis. Sebagai asisten produser, saya mendapat tugas untuk membantu tim MCR dalam mempersiapkan dan mengawasi program-program yang akan ditayangkan, termasuk memastikan semua materi siap sesuai jadwal dan bebas dari kesalahan teknis. Dari sekian banyak program tim produser saya ikut andil dalam menyukseskan program unggulan JTV yaitu Stasiun Dangdut.
Program acara musik dangdut yang tayang live setiap hari mulai pukul 12:00 – 13:00 WIB. Dengan genre musik lokal dan nuansa budaya yang masih sangat kental pastinya program ini sangat dinantikan para pemirsa khususnya pecinta musik dangdut di seluruh Indonesia.
Hari pertama saya mulai dengan perkenalan dengan tim yang sangat profesional dan berpengalaman.
Mereka menyambut saya dengan ramah dan segera memberikan pengarahan singkat mengenai tugas saya di divisi MCR. Setelah memahami dasar-dasar operasional, saya langsung diajak terlibat dalam pengecekan final sebelum siaran dimulai.
Kegiatan ini meliputi pengecekan kualitas audio dan video, memastikan tidak ada gangguan sinyal, serta melakukan backup materi siaran. Selain itu saya juga ikut membantu dalam kegiatan lainya seperti pembuatan rundown program live dan tapping, mempersiapkan segala kebutuhan bummper, LED, konten video, games, ice breaking, dan lain sebagainyadibeberapa segmen program acara Stasiun Dangdut. Semua tugas diatas dirangkum dalam satu peran saya yang tercantum dalam credit tittle diakhir acara yaitu sebagai LED Man.

Salah satu momen paling menantang adalah ketika kami harus mengatasi gangguan teknis mendadak saat live ataupun tapping. Di tengah situasi yang penuh tekanan, saya belajar bagaimana pentingnya ketenangan dan kerja sama tim dalam menangani masalah. Supervisi dari senior sangat membantu dalam menyelesaikan masalah tersebut dengan cepat, dan pengalaman ini memberikan pelajaran berharga tentang pentingnya persiapan dan ketangkasan dalam dunia penyiaran. Selama masa magang, saya juga menyadari pentingnya detail dan ketelitian dalam setiap aspek kerja. Kesalahan kecil bisa berakibat fatal, dan oleh karena itu, setiap tugas harus dikerjakan dengan cermat dan penuh tanggung jawab. Bimbingan dari para senior di MCR sangat membantu saya dalam memahami standar kerja yang tinggi di JTV.
Selain tugas teknis, saya juga berkesempatan mempelajari aspek kreatif dalam produksi. Saya diajak mengikuti rapat produksi, di mana ide-ide kreatif dibahas dan dirancang menjadi sebuah program yang menarik.
Pengalaman ini membuka mata saya terhadap proses kreatif di balik layar, dari brainstorming hingga eksekusi akhir. Tak hanya itu, magang di JTV juga memberikan kesempatan untuk membangun jaringan profesional. Berinteraksi dengan para profesional di industri penyiaran memberikan wawasan tambahan dan membuka peluang untuk masa depan karirsaya. Secara keseluruhan, magang di JTV adalah pengalaman yang sangat berharga. Saya tidak hanya memperoleh keterampilan teknis dan kreatif, tetapi juga belajar tentang etika kerja, kerja sama tim, dan pentingnya profesionalisme. Pengalaman ini menjadi fondasi yang kuat bagi langkah saya selanjutnya dalam mengejar karir di industri penyiaran.