
Surakarta, JurnalPost.com – Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta bersama UMKM Batik Sukoharjo meluncurkan inovasi produk budaya melalui program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bertajuk “Pendampingan Penciptaan Kostum Tari Berbasis Seni Batik Abstrak” yang diketuai oleh Nur Rokhim, S.Sn., M.Sn. (29 Agustus 2025)
Kolaborasi ini menyatukan keahlian dosen dan mahasiswa Jurusan Tari serta Desain Mode Batik ISI Surakarta dengan kemampuan produksi batik tulis dan ciprat (abstrak) yang dimiliki UMKM. Tujuannya adalah untuk mendiversifikasi produk batik UMKM ke sektor seni pertunjukan dan memenuhi kebutuhan pelaku seni tari akan kostum yang inovatif dan ekspresif.

Hasilnya adalah kostum tari kontemporer berbahan batik abstrak dengan pewarna alami , yang dinilai berhasil memperkuat ekspresi visual gerak penari di panggung.
Proses ini meningkatkan kapasitas mitra dalam eksplorasi desain dan membuka akses pasar baru ke komunitas seni pertunjukan. Program ini diharapkan dapat menjadi model kolaborasi berkelanjutan antara perguruan tinggi dan UMKM lokal.
Narahubung: Nur Rokhim, S.Sn., M.Sn. (Ketua Pelaksana PKM)