Kembali
Mode hapus aktif. Klik paragraf, foto, judul, tabel, atau bagian lain yang tidak ingin masuk PDF.
JurnalPost.com

KKN 07 UNS Mempraktikkan Pembuatan Lilin dari Minyak Jelantah sebagai Upaya Pengelolaan Limbah di Desa Papringan, Kab. Semarang

Tim Editor: Redaksi · Tanggal: 25 April 2024

JurnalPost.com – Mahasiswa Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) 07 Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta mengadakan pelatihan pembuatan lilin dari minyak jelantah bersama kelompok Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di Dusun Mejing, Desa Papringan, Kec. Kaliwungu, Kab. Semarang, pada Sabtu (10/2).

Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk upaya pengelolaan limbah rumah tangga, yaitu dengan mengubah limbah menjadi barang yang dapat digunakan di kehidupan sehari-hari. Upaya tersebut penting dilakukan mengingat limbah rumah tangga merupakan penyumbang limbah terbesar di dunia.

Kegiatan pelatihan pembuatan lilin ini menyasar kepada Ibu Rumah Tangga yang cenderung lebih familiar dengan penggunaan minyak dan mengelola sampah di rumah. Kegiatan ini dilakukan sekaligus bersamaan dengan kegiatan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) bulanan di bulan Februari, yang terkait kesehatan anak, orang tua, dan keluarga di rumah. Mengingat, pengelolaan limbah pun penting bagi kesehatan rumah, sehingga kegiatan pelatihan ini memiliki poin penting dalam kegiatan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK).

Tak hanya itu, pengelolaan limbah di sebagian besar Desa Papringan terbilang kurang baik, mengingat kebanyakan masyarakat hanya menimbun dan membakar sampah dalam mengelola sampah tersebut. Hal tersebut bisa terjadi karena tidak ada angkutan sampah yang disediakan oleh pemerintah setempat untuk memindahkan sampah menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah.

Untuk membuat lilin dari minyak jelantah terbilang mudah, terlihat para peserta kegiatan pelatihan ini dapat mengikuti dengan baik. Langkah pertama dalam proses pembuatan lilin dari minyak jelantah adalah menyaring minyak tersebut untuk menghilangkan kotoran dan zat-zat yang tidak diinginkan. Selanjutnya, minyak yang telah disaring dipanaskan bersama stearin dalam perbandingan 1:1 untuk menciptakan campuran lilin yang stabil.

Adonan lilin kemudian dapat diberi warna dengan menambahkan serpihan krayon yang telah dilelehkan. Setelah campuran warna tercampur rata, lilin siap untuk dicetak ke dalam wadah yang sudah disiapkan dengan sumbu lilin. Biarkan lilin mengeras sepenuhnya sebelum digunakan untuk hasil yang optimal.

“Alhamdulillah, kegiatan ini berjalan dengan sangat lancar, antusias dari ibu-ibu sangat bagus. Saya berharap bisa bermanfaat bagi masyarakat dan juga mengurangi limbah di sini.” Ucap Aini, salah satu mahasiswa dari Kelompok Kuliah Kerja Nyata ((KKN) 07 Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/read/kkn-07-uns-mempraktikkan-pembuatan-lilin-dari-minyak-jelantah-sebagai-upaya-pengelolaan-limbah-di-desa-papringan-kab-semarang/13820/
Dicetak dari JurnalPost.com pada 05 November 2026 10:14.