Kembali
Mode hapus aktif. Klik paragraf, foto, judul, tabel, atau bagian lain yang tidak ingin masuk PDF.
JurnalPost.com

KELOMPOK PMM UMM 2024 MENGUBAH GALON BEKAS LEE MINERALE MENJADI POT BUNGA

Tim Editor: Redaksi · Tanggal: 19 Februari 2024

JurnalPost.com – Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) ini adalah untuk mengaplikasikan Hilirisasi hasil Penelitian Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang dilaksanakan di Desa Toyomarto khususnya di Desa Wisata Pentungan Sari.

Para mahasiswa di bawah bimbingan dosen Firda Ayu Amalia, SE., M.SA., Ak merupakan kelompok 29 gelombang 1 yang beranggotakan empat orang yakni Ahmad Fa’iq Naufal, Syarifah Haura Sahdary, Fauzia Mellyana Aprillia, dan Widyastuti Dwi Anggraeni.
Desa Wisata Pentungan Sari Toyomarto, yang terletak di wilayah Malang, Jawa Timur, merupakan destinasi yang menawarkan keindahan alam dan kearifan lokal. Tempat wisata pentungan sari ini terdiri dari beberapa fasilitas yaitu kolan renang dewasa serta anak kecil, kolam terapi ikan, galeri UMKM, serta beberapa gazebo yang nyaman.

Di tengah upaya melestarikan lingkungan dan mempercantik tempat wisata, Kelompok Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melakukan inisiatif untuk mendaur ulang barang bekas dan berhasil menciptakan sebuah inovasi yang tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat dengan memanfaatkan galon bekas Lee Minerale menjadi pot bunga yang unik dan berguna yang akan digunakan untuk mempercantik Desa Wisata Pentungan Sari Toyomarto.

Langkah pertama dalam proses pembuatan pot bunga ini adalah mengumpulkan galon-galon bekas Lee Minerale dari berbagai sumber, seperti rumah tangga atau kos. Setelah dikumpulkan, galon-galon ini kemudian dibersihkan dan dipotong sesuai bentuk pot bunga. Dalam satu galon bisa menjadi 2 pot bunga.

Setelah galon-galon tersebut dibentuk, kelompok 29 gelombang 1 PMM UMM mulai proses transformasi dengan kreativitas mengubah galon-galon bekas tersebut menjadi pot bunga yang menarik dan diwarnai dengan warna yang cerah.

Setelah diwarnai, pot bunga dijemur agar cat mengering, setelah itu mulai memberikan pupuk kedalam pot bunga dan menanam bunga yang sudah disiapkan, lalu mencetak identitas PMM UMM 2024 di pot tersebut, lalu pot tersebut diletakkan didekat kolam terapi ikan dan di pendopo dekat kolam renang agar terlihat indah dan berwarna.

Pot bunga yang dibuat dari galon bekas Lee Minerale bukan hanya sekadar hiasan, tetapi juga merupakan wujud nyata dari upaya daur ulang dan pengurangan limbah plastik. Langkah ini sejalan dengan semangat untuk menjaga kelestarian lingkungan dan mengurangi dampak negatif dari sampah plastik.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat sekitar juga akan terinspirasi untuk turut serta dalam upaya pelestarian lingkungan. Selain itu, pot bunga kreatif ini juga dapat menjadi contoh nyata bagi destinasi wisata lainnya untuk memanfaatkan bahan daur ulang dalam upaya mempercantik lingkungan.

Kehadiran pot bunga dari galon bekas Lee Minerale di Desa Wisata Pentungan Sari Toyomarto diharapkan dapat memberikan nilai tambah yang signifikan bagi keindahan tempat wisata tersebut. Hal ini juga dapat menjadi daya tarik baru yang membedakan destinasi wisata ini dari yang lain, serta memberikan kesan positif bagi pengunjung.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/read/kelompok-pmm-umm-2024-mengubah-galon-bekas-lee-minerale-menjadi-pot-bunga/11579/
Dicetak dari JurnalPost.com pada 05 November 2026 13:22.