
JurnalPost.com – Kelompok Proyek 05 Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi terdiri dari 20 mahasiswa-mahasiswi dari berbagai fakultas dan program studi di USU. Aisyah Muthi’ah, selaku Ketua Kelompok, menjelaskan bahwa diketahui Warung Nenek sebagai gambaran usaha mikro yang dikelola oleh sepasang lansia, namun memiliki kendala dalam segi strategi pemasaran dan lokasi. Maka dari itu, kami berinisiatif membantu untuk mulai memberikan inovasi dan solusi agar warung tersebut semakin ramai pembeli.
Sepasang lansia tersebut sehari-hari menjual bakso bakar, mie pecal, mie sop, serta berbagai menu makanan rumahan lainnya dari warung kecil meraka. Dikarenakan pemilik adalah sepasang yang berusia senja, tidak memahami penggunaan gadget, media sosial, dan strategi pemasaran digital, adalah tantangan utama bagi mereka, sehingga warung tersebut sulit berkembang dan kurang dikenal oleh masyarakat luas.
Berdasarkan kondisi tersebut, para mahasiswa memutuskan untuk memberikan bantuan sederhana namun berdampak nyata, yaitu membuat dan memasangkan spanduk baru yang lebih menarik, modern, dan informatif agar bisa warung tersebut memiliki tampilan yang baru dan dapat menjadi pusat perhatian para pejalan kaki dan para pengendara jalan raya. Spanduk ini memuat nomor, serta informasi mengenai Warung Nenek tersebut. Kemudian membagikan selebaran brosur mengenai lokasi, dan daftar menu jualan di beberapa tempat yang jauh dari lokasi, agar tidak hanya warga sekitar yang menjadi target pasar. Lalu mengiklankan informasi jualan Warung Nenek di Media Sosial seperti Instagram, dan Youtube. Dengan cara membuat konten foto dan video singkat yang menampilak menu makanan yang menggiurkan, cerita singkat perjuangan sang kakek dan nenek, serta lokasi warung mereka.
Aksi ini dibuat untuk membantu meningkatkan visibilitas usaha tanpa harus mengubah kebiasaan pemilik warung dalam penggunaan teknologi, mengingat keterbatasan usia, dan pemahaman.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah pembelajaran langsung bagi para mahasiswa dalam menerapkan konsep Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi yang dipelajari di kelas. Mereka dapat melihat secara nyata bagaimana inovasi sederhana, seperti peningkatan visual dan distribusi informasi, mampu memberikan dampak positif bagi pelaku usaha mikro.
Mahasiswa juga melakukan sesi wawancara singkat dengan pemilik Warung Nenek untuk mengetahui lebih dalam kebutuhan, kendala, serta harapan mereka terhadap usaha kecil yang telah dijalankan selama bertahun-tahun. Dari hasil wawancara tersebut, para mahasiswa memahami bahwa dukungan sosial dan perhatian dari masyarakat sekitar sangat berarti bagi keberlanjutan usaha.
Kegiatan pemberdayaan ini juga sekaligus mendorong terwujudnya kerja sama antara mahasiswa, pemilik usaha, dan masyarakat sekitar. Dengan adanya aksi nyata seperti ini, diharapkan semakin banyak UMKM yang terdorong untuk berkembang, mampu beradaptasi dengan perubahan zaman, serta mendapatkan kesempatan ekonomi yang lebih baik. Mahasiswa berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi kelompok proyek lain untuk terus berkontribusi dalam memajukan ekonomi lokal.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa warung yang meskipun lokasi penempatannya kurang strategis tetap dapat menarik konsumen karena adanya inovasi pada tempat dan promosi melalui video yang disebar ke media sosial. Dengan kegiatan yang telah dilakukan, harapan kami ke depannya kegiatan ini dapat membantu pelaku usaha dalam memaksimalkan penjualannya, dengan meningkatkan kreatifitas, dan keterampilan dalam penggunaan teknologi,” ujarnya. Program ini tidak hanya membantu meningkatkan kualitas usaha, tetapi juga mendorong terciptanya pekerjaan layak yang sesuai dengan tujuan pembangunan berkelanjutan, khususnya terkait peningkatan ketenagakerjaan yang produktif dan pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Melalui pendampingan ini, mahasiswa berharap UMKM seperti Warung Nenek dapat berkembang secara mandiri, meningkatkan pendapatan, dan memiliki peluang berdaya saing lebih baik di era digital. Dengan adanya dukungan pada sektor usaha mikro seperti ini, pertumbuhan ekonomi masyarakat pada tingkat lokal dapat semakin terdorong dan membuka peluang keberlanjutan ekonomi di masa mendatang.
Tulisan ini merupakan publikasi Kelompok Proyek MKWK 05 Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi USU dalam kegiatan pemberdayaan UMKM yang didampingi oleh Mentor: Retno Lestari, dan Dosen Pembimbing: Meng Lie Amran, S.Ag., M.Pd.